KONI Sumbar Dorong Penguatan Organisasi ABTI untuk Hadapi Agenda Kompetisi Daerah

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola organisasi cabang olahraga, salah satunya melalui dukungan terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026) pukul 10.00 hingga 16.00 WIB di Ruang Banggar DPRD Provinsi Sumatera Barat ini mengusung tema “Optimalisasi Pengprov, Pengkab dan Pengkot ABTI Mengikuti Agenda Kompetisi Daerah Sumatera Barat.” Rakerda ABTI Sumbar dibuka langsung oleh Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, secara virtual melalui Zoom. Sementara itu, kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Umum ABTI Sumatera Barat, Muhayatul, dan dihadiri oleh jajaran pengurus provinsi serta perwakilan dari 16 Pengkab dan Pengkot ABTI se-Sumatera Barat. Kehadiran Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, bersama Kabid Organisasi KONI Sumbar, Syahindra Nurben, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan organisasi dan pembinaan cabang olahraga bola tangan di daerah. KONI Sumatera Barat memandang Rakerda ini sebagai langkah strategis dalam menyatukan visi dan meningkatkan kesiapan organisasi ABTI di semua tingkatan. Optimalisasi peran Pengprov, Pengkab, dan Pengkot dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk event tingkat provinsi maupun nasional. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antar pengurus serta konsistensi dalam pembinaan atlet sejak daerah. Menurutnya, kekuatan olahraga Sumatera Barat sangat ditentukan oleh soliditas organisasi di tingkat bawah. “Rakerda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi dan memastikan setiap daerah memiliki kesiapan menghadapi kompetisi. KONI Sumbar akan terus mendorong setiap cabang olahraga, termasuk ABTI, untuk aktif, terukur, dan berorientasi pada prestasi,” ujarnya. Melalui forum ini, KONI Sumbar berharap ABTI dapat semakin solid dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.

KONI Sumbar: Rakerprov Wushu Indonesia Sumbar Perkuat Sinergi Pembinaan Menuju Prestasi dan Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menilai pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Barat sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga daerah. Rakerprov yang digelar di Padang, Minggu (19/4/2026), mengusung tema “Sinergitas Dalam Pembinaan Atlet untuk Prestasi” dan diikuti oleh 15 Pengurus Cabang (Pengcab) WI kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus. Ketua Umum Pengprov WI Sumbar, Yanisman, menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan prestasi atlet melalui program pembinaan berkelanjutan, termasuk keikutsertaan dalam kejuaraan nasional, pelaksanaan kejuaraan tingkat provinsi, serta peningkatan kualitas wasit dan juri. “Kami terus berupaya meningkatkan prestasi atlet melalui berbagai program strategis. Pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet berdaya saing,” ujar Yanisman. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 sebagai momentum evaluasi pembinaan sekaligus ajang melahirkan atlet potensial dari seluruh daerah. “Porprov menjadi tolok ukur hasil pembinaan yang telah dilakukan. Kami siap berkontribusi menyukseskan, baik dari sisi atlet maupun perangkat pertandingan,” tegasnya. KONI Sumbar memandang bahwa pemerataan pembinaan di seluruh kabupaten dan kota merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet. Upaya pemusatan latihan serta program pelatihan berkelanjutan dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi prestasi ke depan. Tren positif juga mulai terlihat dari capaian prestasi wushu Sumbar di tingkat nasional. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta, kontingen Sumbar berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu. Terkait Porprov 2026, cabang olahraga wushu direncanakan berpeluang dipertandingkan di Kota Bukittinggi, meskipun penetapan resmi masih menunggu keputusan pemerintah daerah. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa keberhasilan prestasi tidak terlepas dari tata kelola organisasi yang baik. Ia mengapresiasi Pengprov WI Sumbar yang telah menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. “Tidak mungkin ada prestasi tanpa organisasi yang dikelola dengan baik. WI Sumbar telah menunjukkan komitmen dan capaian yang positif di tingkat nasional,” ujar Hamdanus. Ia juga memastikan bahwa Porprov Sumbar 2026 tetap akan dilaksanakan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Hingga saat ini, sudah ada tujuh kepala daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Lebih jauh, Hamdanus menegaskan bahwa Porprov menjadi bagian penting dalam menyiapkan data atlet menuju ajang yang lebih besar, seperti Porwil dan Pra PON 2027, hingga puncaknya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB–NTT. “Kita menargetkan masuk 10 besar pada PON 2028 dengan raihan sekitar 20 medali emas. Target ini harus menjadi motivasi bersama,” tegasnya. KONI Sumbar optimistis, melalui sinergi yang kuat antara pengurus, pelatih, dan atlet, prestasi olahraga Sumatera Barat, khususnya cabang olahraga wushu, akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026, Fokus Prestasi dan Tuan Rumah Cabor

LIMAPULUH KOTA — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, baik dari sisi prestasi maupun kesiapan sebagai tuan rumah cabang olahraga. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, saat menerima kunjungan Ketua KONI Sumbar Hamdanus bersama Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Septri, di rumah dinas bupati, Sabtu (18/4/2026) malam. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum KONI Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2025–2029 Taufik Hidayatullah Ihsan, Sekretaris Umum Afri Yunaldi, Kabid Olahraga Farid, serta Riza Rahmawati. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Safni menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah berkomitmen untuk ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut, terlebih setelah Porprov sempat vakum selama delapan tahun. “Kalau tidak ikut Porprov, itu menjadi beban moril bagi kami. Maka saya pastikan Lima Puluh Kota ikut. Kami ingin pesta olahraga ini berjalan sukses,” tegasnya. Meski demikian, Safni mengakui kondisi keuangan daerah saat ini menjadi tantangan, sehingga partisipasi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Kami tidak memaksakan mengikuti semua cabang olahraga, tetapi akan fokus pada yang benar-benar siap,” ujarnya. Sebagai bentuk keseriusan, Lima Puluh Kota juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga strategis. “Kami siap menjadi tuan rumah pencak silat dan panahan,” tambah Safni. Sementara itu, Ketua KONI Lima Puluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga unggulan yang berpotensi meraih medali. “Kami fokus pada cabor yang punya peluang besar. Dengan keterbatasan anggaran, strategi kami adalah memaksimalkan atlet yang benar-benar siap bersaing,” ujarnya. Ia juga menyebut pembinaan atlet telah berjalan sejak jauh hari dengan intensitas latihan yang terus meningkat. “Semangat atlet sangat tinggi. Sejak awal tahun lalu mereka sudah menunjukkan keseriusan dalam latihan. Ini menjadi modal penting untuk tampil kompetitif di Porprov,” katanya. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah sangat menentukan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi. “Kalau anggaran tidak siap, atlet bisa saja memilih membela daerah lain. Dukungan kepala daerah sangat penting,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya Porprov sebagai bagian dari siklus pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurutnya, vakumnya Porprov dalam beberapa tahun terakhir berdampak pada penurunan prestasi Sumatera Barat. “Porprov adalah fondasi menuju PON. Tanpa itu, pembinaan tidak terukur dan berdampak pada prestasi,” ujarnya. Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Septri, menambahkan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga di Sumatera Barat. “Porprov menjadi sarana evaluasi pembinaan olahraga sekaligus mempererat persatuan antar daerah. Kami berharap seluruh daerah berpartisipasi optimal sesuai kemampuan masing-masing,” katanya. Ia juga menilai kesiapan daerah menjadi tuan rumah cabang olahraga merupakan kontribusi nyata dalam menyukseskan Porprov secara keseluruhan. “Partisipasi sebagai tuan rumah menunjukkan komitmen kuat daerah, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi,” tutupnya.

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat