Dekopinwil Sumbar Dorong Lahirnya Koperasi Olahraga, KONI Siap Bersinergi

PADANG — Gerakan koperasi mulai diarahkan untuk masuk lebih jauh ke ekosistem olahraga Sumatera Barat. Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumbar menggagas pembentukan Koperasi Olahraga Sumatera Barat yang diharapkan menjadi wadah bersama bagi atlet, pelatih, pengurus dan pelaku olahraga. Gagasan tersebut mengemuka saat jajaran Dekopinwil Sumbar bersilaturahmi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar di Kantor KONI Sumbar, Rabu (16/9/2026). Ketua Umum Dekopinwil Sumbar Gun Sugianto mengatakan, komunitas olahraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya dari sisi pembinaan prestasi, tetapi juga ekonomi. Menurut dia, koperasi dapat menjadi ruang bersama bagi insan olahraga untuk mengembangkan kegiatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter ekosistem olahraga. KONI Didorong Jadi Penghubung Gun Sugianto berharap KONI Sumbar dapat mengambil peran sebagai penghubung dalam proses penjajakan pembentukan koperasi olahraga tersebut. Ia juga mengajak jajaran KONI serta pelaku olahraga di Sumbar untuk ikut menjadi bagian dari gerakan koperasi. “Kami berharap KONI Sumbar dapat menjadi jembatan untuk mendorong terbentuknya koperasi olahraga di Sumatera Barat. Dengan bergabung dalam koperasi, para pelaku olahraga tidak hanya bergerak dalam bidang prestasi, tetapi juga memiliki wadah untuk membangun kemandirian ekonomi,” ujar Gun. Menurutnya, koperasi olahraga nantinya bisa dikembangkan berdasarkan kebutuhan anggota. Bentuk kegiatan usahanya pun dapat diarahkan pada berbagai sektor yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas olahraga. Konsep tersebut dinilai dapat membuka ruang bagi atlet, pelatih, pengurus organisasi olahraga dan unsur pendukung lainnya untuk memiliki aktivitas ekonomi secara kolektif. Hamdanus Sambut Gagasan Koperasi Olahraga Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menyambut positif gagasan yang disampaikan Dekopinwil Sumbar. Ia menyatakan kesiapan KONI Sumbar untuk mendukung program yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hamdanus juga mengaitkan gagasan tersebut dengan sejarah Sumatera Barat dalam perkembangan gerakan koperasi di Indonesia. Ia menyebut Mohammad Hatta atau Bung Hatta, putra Minangkabau sekaligus Proklamator Kemerdekaan RI, yang dikenal luas sebagai Bapak Koperasi Indonesia. “Ini gagasan yang baik. KONI Sumbar siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah terkait koperasi. Apalagi kita memiliki sejarah yang kuat dengan koperasi melalui Bung Hatta, putra Minangkabau dan Proklamator Republik Indonesia,” kata Hamdanus. Sinergi Olahraga dan Ekonomi Pertemuan Dekopinwil dan KONI Sumbar juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara gerakan koperasi dan dunia olahraga. Sinergi itu diarahkan agar pembinaan olahraga tidak berhenti pada pencapaian prestasi. Aspek kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para pelaku olahraga juga mendapat ruang untuk dikembangkan. Koperasi olahraga yang tengah dijajaki nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi anggota dalam menjalankan aktivitas ekonomi secara bersama dan berkelanjutan. Rombongan Dekopinwil Sumbar dipimpin Gun Sugianto. Turut hadir Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Pengembangan Koperasi Syariah Nasrul A., Wakil Ketua Umum Bidang Informasi Teknologi dan Komunikasi Dolla Indra, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Budiman, serta tim sekretariat Rila, Lendra dan Afdal. (*)
Ngobrol Santai di Kantor ANTARA, Hamdanus Tegaskan Porprov XVI Tetap Sesuai Jadwal

PADANG— Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus bersilaturahmi ke Kantor Biro Perum LKBN ANTARA Sumatera Barat di Padang, Rabu (16/9/2026). Ia disambut Kepala Biro ANTARA Sumbar Ikhwan Wahyudi. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan olahraga Sumatera Barat, termasuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI 2026. Hamdanus menegaskan Porprov XVI tetap digelar pada 2–14 Oktober 2026. Menurutnya, penetapan jadwal tersebut melalui proses regulasi, koordinasi dengan kepala daerah, penyesuaian teknis, serta pembahasan kesiapan anggaran di masing-masing daerah. “Penetapan tanggal 2 sampai 14 Oktober ini melalui proses yang cukup panjang. Ada regulasi dan koordinasi dengan kepala daerah serta berbagai penyesuaian yang dilakukan,” ujar Hamdanus. Semula, Porprov XVI direncanakan berlangsung pada Juni-Juli 2026. Rencana itu mengacu pada SK Gubernur Sumbar Nomor 426-615-2025 yang kemudian diperkuat SK Nomor 426-815-2025. Dalam proses persiapan, pemerintah daerah memerlukan waktu tambahan. Konsep penyelenggaraan juga dimatangkan dengan pola tuan rumah bersama, sehingga pelaksanaan tidak hanya ditanggung satu daerah. Pembahasan mengenai perubahan jadwal berlanjut dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kepala Daerah di Istana Gubernur pada 28 Januari 2026. Forum yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy itu menyepakati pelaksanaan Porprov digeser ke Oktober untuk memberi waktu bagi daerah menyiapkan kontingen, venue, kepanitiaan, dan anggaran. Kesepakatan tersebut diperkuat melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026, yang menetapkan Porprov XVI berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Selanjutnya, SK Gubernur Sumbar Nomor 426-377-2026 mengatur pembagian tuan rumah bersama, cabang olahraga, dan jadwal pertandingan. Kepastian pelaksanaan kembali ditegaskan melalui soft launching Porprov XVI pada 27 Agustus 2026 di Istana Gubernur Sumbar. Soft launching tersebut dihadiri dan dilakukan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy setelah rangkaian rapat dengan kepala daerah se-Sumbar. Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi salah satu tuan rumah bersama 11 kabupaten kota lainnya, dan akan menggelar sejumlah pertandingan. Pembukaan Porprov dijadwalkan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Solok pada 2 Oktober 2026, sedangkan penutupan digelar di Main Stadium Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, pada 14 Oktober 2026. Hamdanus mengatakan masih terdapat dinamika di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk terkait kesiapan anggaran perubahan. KONI Sumbar terus berkoordinasi dengan KONI kabupaten dan kota untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut. “Kami memahami dinamika di daerah, termasuk terkait sinkronisasi anggaran perubahan. Tetapi sekarang fokus kami adalah memastikan persiapan di seluruh titik tuan rumah terus berjalan sesuai jadwal,” katanya. Porprov XVI merupakan ajang olahraga tingkat provinsi pertama di Sumatera Barat pasca vakum sejak 2018. Karena itu, Hamdanus menilai publikasi kegiatan perlu diperluas. Kepala Biro ANTARA Sumbar Ikhwan Wahyudi menyatakan ANTARA siap mendukung publikasi Porprov XVI. Menurutnya, ajang tersebut penting untuk memperkenalkan perjuangan atlet, persiapan kontingen, serta potensi olahraga daerah kepada masyarakat luas. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen untuk memperkuat publikasi Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. (*)