Porprov XVI Makin Dekat: Mentawai Tuntas, Sejumlah Daerah Kejar Registrasi

PADANG— Proses registrasi kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 terus bergerak. Hingga Sabtu (19/9/2026), enam dari 19 kontingen tercatat telah melakukan registrasi atlet dalam Sistem Informasi Porprov (Sirimau). Ketua PB Porprov XVI Sumbar, Editiawarman, mengatakan Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi salah satu daerah yang telah menuntaskan pendaftaran atlet. “Mentawai sudah 100 persen mendaftarkan atlet. Bahkan sudah dilengkapi dengan SK kontingen,” kata Editiawarman didampingi Wakil Ketua II PB Porprov Dolla Indra, di Sekretariat Panitia, Sabtu (19/9/2026). Berdasarkan data Sirimau yang diperbarui 19 September 2026 pukul 19.11 WIB, Mentawai tercatat mendaftarkan 312 atlet dengan 646 nomor pertandingan. Kontingen tersebut juga telah mendaftarkan 44 ofisial. Selain Mentawai, sejumlah kontingen juga sudah mencatatkan atlet dalam sistem. Secara keseluruhan, Sirimau mencatat terdapat 972 atlet yang telah masuk dalam sistem dengan 1.653 nomor pertandingan. Dari jumlah tersebut, 609 merupakan atlet putra dan 363 atlet putri. Sementara itu, total ofisial yang tercatat mencapai 230 orang. Editiawarman mengatakan sejumlah daerah lainnya juga tengah mempercepat proses pendaftaran atlet maupun kontingen. Hal itu penting mengingat masa registrasi Porprov XVI Sumbar berlangsung hingga 24 September 2026 pukul 23.59 WIB. “Kita berharap daerah-daerah yang belum mendaftarkan atlet maupun kontingennya segera menuntaskan proses administrasi. Sejumlah daerah juga akan mengkebut pendaftaran,” ujarnya. Data Sirimau menunjukkan masih terdapat 13 kontingen yang belum mencatatkan atlet dalam sistem. Beberapa di antaranya telah mencatatkan ofisial, namun data atlet belum masuk. Dari sisi verifikasi, seluruh 1.653 nomor pertandingan masih berstatus menunggu pemeriksaan. Demikian pula 230 ofisial masih berada dalam status menunggu pemeriksaan. Untuk kelengkapan BPJS atlet, dari 972 atlet yang telah masuk sistem, sebanyak 336 orang atau 34,6 persen tercatat lengkap. Sementara 636 atlet atau 65,4 persen masih berstatus ditunda. Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026. Proses registrasi atlet dan kontingen sendiri dibuka sejak 8 September dan akan berakhir 24 September 2026 pukul 23.59 WIB. PB Porprov terus mendorong seluruh daerah peserta mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi agar proses verifikasi dapat segera dilakukan sebelum pertandingan dimulai. (*)

Taekwondo Sumbar Tegaskan Siap 100 Persen Menghadapi Porprov 2–14 Oktober

PADANG — Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumatera Barat memastikan diri siap tempur menghadapi Porprov XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung 2–14 Oktober 2026. Bahkan, Pengprov TI Sumbar menegaskan tidak membutuhkan tambahan waktu untuk mematangkan persiapan. Jika Porprov digelar lebih cepat sekalipun, taekwondo mengaku sudah siap bertanding. “Taekwondo Sumbar siap 100 persen. Singkatnya, kalau Porprov digelar besok, kami siap mengikuti,” tegas Sekretaris Umum Pengprov TI Sumbar, Yudha Agusti Nugraha, saat pembukaan Diklat dan Penyegaran Pelatih Daerah Taekwondo Indonesia Sumbar di UNP Hotel & Convention Padang, Sabtu (19/9/2026). Yudha mengatakan, persiapan menghadapi Porprov sudah dilakukan sejak awal tahun. Begitu mendapat informasi dari KONI Sumbar mengenai rencana pelaksanaan Porprov sekitar Januari 2026, Pengprov TI Sumbar langsung menyurati Pengcab TI kabupaten/kota agar mempersiapkan atlet. “Sejak Februari atlet dari Pengcab sudah mempersiapkan diri untuk Porprov. Persiapan terus berlangsung sampai sekarang,” ujarnya. Persiapan tersebut, lanjut Yudha, dilakukan secara bertahap melalui program umum, program khusus, prapertandingan hingga program pertandingan. Program umum difokuskan pada penjaringan dan pengumpulan atlet. Selanjutnya atlet yang telah terjaring masuk dalam program khusus melalui latihan terarah, kemudian menjalani tahapan prapertandingan dan pertandingan. “Semua sudah dirancang untuk menghadapi Porprov 2–14 Oktober 2026. Jadi jangan ada lagi penundaan. Kasihan atlet dan pelatih. Program sudah berjalan. Kalau diundur, kami akan mulai dari nol lagi,” katanya. Perkuat Pelatih Jelang Porprov Untuk memperkuat kualitas pembinaan menjelang Porprov, Pengprov TI Sumbar menggelar Diklat dan Penyegaran Pelatih Daerah pada 18–20 September 2026. Kegiatan itu diikuti sekitar 60 pelatih dojang se-Sumatera Barat, dan menghadirkan instruktur berpengalaman Hari Suprianto. Ia memiliki pengalaman sebagai atlet hingga tingkat nasional dan melanjutkan karier kepelatihan sampai level internasional. “Kita jadikan momentum kebersamaan dan mencari ilmu. Kita ingin kompak dan berprestasi,” kata Yudha. Ia berharap diklat tersebut melahirkan instruktur dan pelatih berpengalaman yang mampu membawa atlet Sumbar berprestasi tidak hanya pada level provinsi, tetapi juga nasional dan internasional. Menurut Yudha, penataan pelatih merupakan bagian penting dalam pembinaan prestasi. Pelatih yang tidak tertata dan tidak memiliki kompetensi yang memadai, menurutnya, dapat merugikan dojang maupun atlet. “Ini langkah awal kebangkitan TI Sumbar. Setelah ini akan ada pelatihan nasional,” ujarnya. Selain Porprov, peningkatan kapasitas pelatih juga dipersiapkan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang menghadapi BK PON 2027. KONI Perkuat Sistem Satu Data Diklat tersebut dibuka Ketua KONI Sumbar yang diwakili Wakil Ketua Umum VII KONI Sumbar bidang digitalisasi dan sertifikasi, Dolla Indra. Dolla mengatakan KONI Sumbar saat ini terus menerapkan sistem database melalui program Satu Data. Sistem tersebut juga menjadi role model bagian dari pengembangan Satu Data yang diterapkan KONI Pusat. Untuk launching secara nasional direncanakan pada November mendatang di Padang. Melalui sistem itu, data atlet dapat diketahui secara lebih jelas dan akurat, mulai dari asal daerah, tempat latihan hingga data pembinaan lainnya. “Semua data atlet tercatat dalam satu sistem. Dengan begitu tidak ada lagi pencurian atlet karena data atlet jelas,” kata Dolla. Khusus taekwondo, database Satu Data KONI Sumbar mencatat 343 atlet dan 57 pelatih. Sementara atlet taekwondo yang telah diinput dalam aplikasi Sirimau untuk kebutuhan Porprov tercatat sebanyak 61 atlet. Dolla mengimbau atlet dan pelatih taekwondo di kabupaten/kota yang belum terdata agar segera melakukan pendaftaran melalui KONI kabupaten/kota masing-masing. Ia berharap diklat tersebut mampu melahirkan pelatih berkualitas sekaligus memperkuat persiapan taekwondo Sumbar menghadapi Porprov XVI. “Kita berharap kegiatan ini melahirkan pelatih-pelatih yang berkualitas,” ujarnya. (*)

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat