Hamdanus Apresiasi ICF Gelar Porprov Mandiri, Ingatkan Pembinaan Atlet Jangan Terhenti

PADANG — Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengapresiasi Pengurus Provinsi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ICF) Sumbar yang mampu menggelar cabang olahraga (cabor) balap sepeda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 secara mandiri, tanpa bergantung pada kabupaten atau kota sebagai tuan rumah. Apresiasi tersebut disampaikan Hamdanus saat membuka pertandingan cabor balap sepeda Porprov, di Velodrom Rimbo Data, Kota Padang, Minggu (4/10/2026). Menurut Hamdanus, kemampuan ICF Sumbar menyelenggarakan pertandingan secara mandiri menjadi bukti bahwa pembinaan dan pengelolaan cabor dapat terus berjalan dengan memaksimalkan potensi serta aset yang dimiliki. Ia juga menegaskan, pelaksanaan Porprov bukanlah akhir dari proses pembinaan atlet. Sebaliknya, ajang olahraga tingkat provinsi tersebut harus menjadi pijakan untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih besar. Hamdanus memastikan Porprov XVI Sumbar kembali digelar pada 2028. Karena itu, ia meminta ICF Sumbar terus mengawal aset, menjaga keberlangsungan pembinaan, serta memastikan para atlet tetap menjalani latihan secara rutin setelah Porprov berakhir. “Jangan sampai setelah Porprov selesai, pembinaan ikut berhenti dan atlet tidak lagi berlatih. Setelah Porprov, masih ada agenda yang lebih besar, seperti Kejurnas, Pra-PON, hingga PON NTB-NTT 2028,” tegasnya. Menurut Hamdanus, kesinambungan program latihan menjadi kunci agar atlet balap sepeda Sumbar mampu meningkatkan kemampuan dan bersaing dengan pebalap dari provinsi lain. Sementara itu, Sekretaris Umum ICF Sumbar, Budi Azwar, menyebut cabang balap sepeda memiliki peluang untuk menyumbangkan prestasi bagi Sumatera Barat pada PON NTB-NTT 2028. Budi mengungkapkan, saat ini sedikitnya lima pebalap Sumbar dinilai memiliki potensi untuk bersaing memperebutkan podium pada pesta olahraga nasional tersebut. Potensi itu, menurutnya, perlu didukung pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas latihan, serta kesempatan bertanding dalam berbagai kejuaraan sebagai bagian dari persiapan menuju PON. Pelaksanaan cabor balap sepeda Porprov XVI Sumbar 2026 memasuki hari kedua pada Minggu (4/10/2026). Pada hari pertama, Sabtu (3/10/2026), dua nomor final putra dan putri telah diselesaikan. Pada hari kedua, panitia menjadwalkan tiga nomor final. Pertandingan balap sepeda, lanjut Budi, tersebar di sejumlah lokasi, yakni nomor sepeda gunung gunung di kawasan Kampus Universitas Andalas (Unand), nomor track di Velodrom Rimbo Data, Kota Padang, serta nomor road race di Kota Solok. Secara keseluruhan, terdapat 21 nomor yang dipertandingkan dalam cabor balap sepeda Porprov XVI Sumbar 2026. Dengan target prestasi menuju PON 2028, Porprov diharapkan menjadi momentum penting bagi ICF Sumbar untuk memetakan kekuatan atlet, mengevaluasi hasil pembinaan, sekaligus mempersiapkan pebalap terbaik Sumatera Barat menghadapi persaingan di tingkat nasional. (*)  

Tuntaskan 41 Nomor, Kota Padang Unggul Jauh dalam Perburuan Medali Porprov XVI Sumbar

PADANG— Kontingen Kota Padang masih memimpin perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Hingga Minggu (4/10/2026) pukul 23.08 WIB, Padang telah mengumpulkan 13 medali emas, 11 perak, dan sembilan perunggu dari hasil pertandingan yang telah dirilis. Berdasarkan pembaruan klasemen resmi Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar 2026, posisi kedua ditempati Kota Solok dengan empat emas, tiga perak, dan enam perunggu. Kota Bukittinggi berada di urutan ketiga dengan raihan empat emas, tiga perak, dan dua perunggu. Data tersebut dihimpun dari 41 nomor pertandingan yang telah menyelesaikan perebutan medali pada enam cabang olahraga, yakni taekwondo, petanque, balap sepeda, panahan, tenis meja, dan arung jeram. Padang Unggul, Persaingan Papan Atas Berlanjut Keunggulan Kota Padang di puncak klasemen terlihat dari selisih sembilan medali emas dibandingkan dua pesaing terdekatnya. Meski demikian, persaingan antarkontingen masih berpeluang berubah seiring berjalannya pertandingan di berbagai cabang olahraga. Di bawah Kota Solok dan Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman menempati posisi keempat dengan tiga emas, lima perak, dan enam perunggu. Kabupaten Sijunjung mengikuti di peringkat kelima setelah mengoleksi tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Kabupaten Dharmasraya berada di posisi keenam dengan tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu. Perolehan medali di kelompok ini memperlihatkan persaingan yang cukup rapat. Tambahan emas dari nomor-nomor berikutnya berpotensi mengubah susunan peringkat. Seluruh Kontingen Mulai Mengumpulkan Medali Di bagian bawah klasemen, sejumlah daerah juga telah mencatatkan hasil dari cabang olahraga yang diikuti. Kota Padang Panjang berada di peringkat ke-15 dengan satu emas dan satu perunggu. Solok Selatan menempati posisi ke-16 dengan dua perak dan dua perunggu, disusul Pasaman Barat di urutan ke-17 dengan satu perak dan satu perunggu. Kabupaten Agam dan Kabupaten Kepulauan Mentawai menempati posisi ke-18 dan ke-19. Kedua kontingen sama-sama telah mengoleksi dua medali perunggu. Perolehan tersebut menunjukkan bahwa persaingan medali tidak hanya berlangsung di kelompok teratas. Setiap kontingen masih memiliki kesempatan memperbaiki posisinya melalui pertandingan yang belum selesai. PB Porprov Terus Memutakhirkan Data Medali Ketua PB Porprov XVI Sumbar 2026, Editiawarman, membenarkan pembaruan klasemen yang dirilis pada Minggu malam tersebut. Ia menjelaskan, tim teknologi informasi bersama Technical Delegate masing-masing cabang olahraga terus melakukan pendataan dan verifikasi hasil pertandingan sebelum dimasukkan ke dalam klasemen resmi. “Alhamdulillah, per malam ini, Minggu 4 Oktober 2026 pukul 23.08 WIB, sudah 41 nomor lomba yang telah diterbitkan hasilnya. Data perolehan medali per kontingen diurutkan berdasarkan emas terbanyak,” ujar Editiawarman. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dalam mengikuti gelaran Porprov XVI Sumbar 2026. Kelancaran pertandingan hingga saat ini diharapkan terus terjaga, dengan seluruh atlet dan kontingen tetap mengedepankan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Klasemen sementara ini menjadi gambaran awal persaingan antardaerah. Perubahan posisi masih terbuka seiring bertambahnya nomor pertandingan yang menyelesaikan perebutan medali. (*)

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat