KONI Sumbar Finalisasi Lokasi Venue Porprov XVI 2026, Mayoritas Cabor Sudah Direkomendasikan

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026. Salah satu progres signifikan yang telah dicapai adalah penetapan lokasi venue pertandingan untuk puluhan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Berdasarkan data terbaru per 17 April 2026, mayoritas cabang olahraga telah mendapatkan rekomendasi resmi dari masing-masing Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor terkait lokasi pertandingan yang akan digunakan. Dari total cabor yang disiapkan, sebagian besar venue telah dinyatakan “rekomendasi oke”, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Kota Padang Dominasi Venue Utama Kota Padang menjadi pusat pelaksanaan dengan jumlah venue terbanyak. Sejumlah cabang olahraga seperti atletik, bola basket, futsal, bulutangkis, hingga e-sport akan digelar di ibu kota provinsi tersebut. Selain itu, beberapa cabor lain seperti sambo, gimnastik, dan arung jeram masih dalam tahap proses finalisasi rekomendasi. Dukungan Multi Daerah Tidak hanya terpusat di Padang, Porprov XVI juga akan melibatkan banyak daerah sebagai tuan rumah bersama, di antaranya: Kota Pariaman: sepatu roda, teqball, dan soft tenis Kota Bukittinggi: dance sport, pickleball, tenis meja, dan wushu Kabupaten Kepulauan Mentawai: selancar ombak dan kabaddi Kota Solok: aero sport, angkat besi, taekwondo, dan hapkido Kota Sawahlunto: kempo, bridge, dan MMA Kabupaten Padang Pariaman: sepak bola, aquatik, panjat tebing, hingga judo Kabupaten Tanah Datar: bola voli dan tinju Kabupaten Lima Puluh Kota: pencak silat dan menembak Kabupaten Solok: balap sepeda road race, karate, dan kick boxing Seluruh penunjukan lokasi ini merupakan hasil koordinasi intensif antara KONI Sumbar dan Pengprov masing-masing cabang olahraga guna memastikan kesiapan teknis dan kelayakan venue. Beberapa Cabor Masih Tahap Proses Meski sebagian besar telah direkomendasikan, terdapat beberapa cabang olahraga yang masih dalam tahap proses penilaian, seperti: Sambo Gimnastik Arung Jeram Balap Motor Road Race Binaraga Catur KONI Sumbar menargetkan seluruh venue dapat difinalisasi dalam waktu dekat agar tahapan berikutnya, seperti persiapan teknis dan operasional, dapat berjalan optimal. Ketua OC: Porprov Akan Sukses dan Obati Kerinduan Atlet Ketua Organizing Committee (OC) Porprov XVI Sumbar, Septri, menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan saat ini masih terus berjalan secara bertahap dan terukur. “Proses ini masih berlangsung dan kita pastikan semua berjalan sesuai tahapan. Kami optimistis Porprov XVI tahun 2026 akan terlaksana dengan sukses,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ajang ini memiliki makna penting bagi para atlet di Sumatera Barat yang sudah cukup lama menantikan kompetisi tingkat provinsi tersebut. “Porprov ini bukan sekadar event, tetapi akan menjadi momentum untuk mengobati kerinduan atlet Sumatera Barat yang sudah lama tidak merasakan atmosfer kompetisi daerah secara besar. Ini menjadi kebangkitan olahraga Sumbar,” tambahnya. Komitmen Sukseskan Porprov XVI KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Porprov XVI 2026 secara profesional, merata, dan berdampak bagi pengembangan olahraga di seluruh daerah. Dengan keterlibatan banyak kabupaten dan kota, Porprov kali ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pemerataan pembangunan olahraga serta peningkatan ekonomi daerah. Download Data per 17 April 2026

KONI Sumbar Panggil 53 Cabor, Bahas Alokasi Dana Porprov XVI 2026

Padang, KONI Sumbar — Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat memanggil 53 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Pertemuan berlangsung pada 10–11 April 2026 di Kantor KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said, Padang. Kegiatan ini melibatkan Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), serta Bidang Perencanaan (Rena) KONI Sumbar untuk membahas alokasi anggaran bagi masing-masing cabang olahraga. Ketua OC Porprov, Septri, menyampaikan bahwa dari total cabor yang diundang, masih terdapat beberapa yang belum hadir, di antaranya panjat tebing, akuatik, menembak, atletik, dan sambo. Dalam forum tersebut, setiap cabang olahraga diberikan pemahaman terkait besaran anggaran yang akan dialokasikan melalui APBD Provinsi Sumatera Barat. Septri menegaskan bahwa pembagian dana tidak dilakukan secara merata, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabor. “Setiap cabor memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari honor wasit dan juri, konsumsi, hingga kebutuhan teknis lainnya. Karena itu, alokasi anggaran disesuaikan secara proporsional,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara cabang olahraga dengan daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Hal ini karena pemerintah daerah turut menanggung sejumlah kebutuhan teknis pelaksanaan pertandingan. “Daerah tuan rumah bertanggung jawab terhadap penginapan wasit dan juri, penyediaan venue, layanan kesehatan, kebersihan, keamanan, hingga panitia lokal. Karena itu, cabor harus segera berkoordinasi,” tambahnya. Sementara itu, cabang olahraga sambo terancam tidak dapat berpartisipasi dalam Porprov 2026. Hingga saat ini, persyaratan administrasi belum terpenuhi, termasuk pengajuan venue dan penunjukan technical delegate. “Jika persyaratan tidak segera dilengkapi, maka sambo berpotensi tidak dapat dipertandingkan,” tegas Septri. Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dan diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet daerah sekaligus ajang seleksi menuju kompetisi tingkat nasional.

KONI Sumbar Lepas Kontingen PABSI ke Kejurnas Angkat Besi Senior 2026

Padang, KONI Sumbar — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, secara resmi melepas kontingen Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia Sumatera Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Angkat Besi Senior 2026. Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Kantor KONI Sumbar, Rabu (8/4/2026). Sementara itu, Kejurnas akan berlangsung pada 15–20 April 2026 di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat. Dalam arahannya, Hamdanus menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik atlet dalam menghadapi persaingan tingkat nasional. “Kejurnas ini bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum untuk membuktikan bahwa atlet Sumatera Barat mampu bersaing di level nasional. Tampilkan performa terbaik dan junjung tinggi sportivitas,” ujarnya. Kontingen Sumatera Barat diperkuat enam atlet, terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri. Untuk kategori putra, yakni Pardani (60 kg), Jovan Zellyan (65 kg), dan Nathan Valentino (70 kg). Sementara pada kategori putri, tampil Mayang Sari (69 kg), Selvyin Islami Mahesa (57 kg), dan Afridayenti (53 kg). Para atlet akan didampingi dua pelatih berlisensi nasional level 2, yakni Tento Perdana Harfefa dan Martin. Ketua Pengprov PABSI Sumbar, Wilda Welis, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan tim yang akan bertanding. “Persiapan atlet telah dilakukan secara matang, baik dari sisi teknik maupun fisik. Kami optimistis mereka mampu memberikan hasil terbaik bagi Sumatera Barat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan KONI Sumbar menjadi motivasi penting bagi para atlet untuk tampil percaya diri di ajang nasional. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Harian PABSI Sumbar Edwarsyah, Sekretaris Umum Hilmainur Syampurma, serta Ketua Bidang Pembinaan Prestasi April. Edwarsyah dan April juga dijadwalkan bertugas sebagai dewan wasit dan wasit pada kejuaraan tersebut. Dari jajaran KONI Sumbar, hadir pula Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi Septri dan Wakil Sekretaris Umum Zaimul Bahri beserta pengurus lainnya. Dengan persiapan yang matang, kontingen PABSI Sumatera Barat diharapkan mampu bersaing secara optimal dan meraih prestasi terbaik pada Kejurnas Angkat Besi Senior 2026.

Kapolda Sumbar Dukung Penuh Porprov XVI 2026 dan Program Strategis KONI Sumbar

Padang, KONI Sumbar — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 serta berbagai program strategis Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat dalam meningkatkan prestasi atlet. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus KONI Sumbar di Mapolda Sumbar, Selasa (7/4/2026). Rombongan dipimpin Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, didampingi Sekretaris Umum Anandya Dipo Pratama serta pengurus lainnya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Hamdanus menegaskan bahwa pihaknya tengah mematangkan persiapan Porprov XVI yang akan digelar pada 2–14 Oktober 2026. “Porprov ini tidak boleh ditunda lagi. Sudah delapan tahun tidak terlaksana, sehingga berdampak pada pembinaan dan prestasi atlet,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi dukungan Polda Sumbar yang membuka peluang bagi atlet berprestasi untuk berkarier di kepolisian melalui jalur bintara maupun perwira. Selain itu, KONI Sumbar saat ini tengah menjalankan program Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda besar olahraga, termasuk target meraih sekitar 20 medali emas dan menembus 10 besar nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menyampaikan bahwa organisasi terus berbenah, termasuk melalui digitalisasi data atlet dan sistem pengelolaan keuangan. “Kami sudah mulai menerapkan sistem digitalisasi atlet dan keuangan, serta memberikan uang pembinaan kepada atlet sebagai bentuk dukungan peningkatan prestasi,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kapolda Gatot Tri Suryanta menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung penuh pelaksanaan Porprov sebagai momentum kebangkitan olahraga di Sumatera Barat. “Kami siap mendukung penuh Porprov XVI Sumbar 2026. Ini momentum penting untuk menghidupkan kembali prestasi olahraga daerah,” ujarnya. Ia juga memastikan dukungan tidak hanya terbatas pada Porprov, tetapi mencakup seluruh program pembinaan atlet dan penyelenggaraan kejuaraan. Namun demikian, Kapolda menyoroti keterbatasan anggaran KONI Sumbar yang dinilai masih minim untuk mencapai target besar. “Dengan anggaran sekitar Rp5 miliar per tahun, tentu menjadi tantangan. Karena itu, KONI perlu mencari sumber pendanaan alternatif,” ungkapnya. Ia mendorong KONI untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, swasta, dan kalangan pengusaha guna memperkuat dukungan finansial. “Libatkan berbagai pihak. Dengan kolaborasi, target prestasi akan lebih realistis dicapai,” katanya. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan atlet agar tidak berpindah ke daerah lain. “Potensi atlet Sumbar sangat besar. Harus dijaga dan diperhatikan agar tetap membela daerah,” tegasnya. Sebagai bentuk dukungan konkret, Kapolda juga membuka peluang bagi cabang olahraga untuk menggelar kejuaraan bertajuk “Kapolda Cup” guna meningkatkan frekuensi kompetisi. Dengan sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian, diharapkan pembinaan olahraga di Sumatera Barat semakin kuat dan mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Bukittinggi Miliki Lapangan Padel Pertama, KONI Sumbar Dorong Pembinaan Atlet

Bukittinggi, KONI Sumbar — Kota Bukittinggi kini memiliki fasilitas olahraga modern berupa lapangan padel pertama yang diresmikan oleh Koperasi Saudagar Minang Raya di kawasan Makodim 0304/Agam, Sabtu (4/4/2026). Lapangan yang dibangun di atas lahan seluas 1.100 meter persegi ini menelan investasi sekitar Rp2,6 miliar dan diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga baru di daerah tersebut. Peresmian berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Komandan Kodim 0304/Agam Slamet Dwi Santoso serta Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis. Kegiatan ditandai dengan pertandingan perdana yang melibatkan unsur pemerintah daerah, investor, dan pengurus KSMR. Slamet Dwi Santoso mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kehadiran lapangan padel ini melengkapi fasilitas olahraga yang sudah ada, termasuk mini soccer. Ke depan kawasan ini berpotensi menjadi pusat olahraga terpadu,” ujarnya. Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyatakan dukungan penuh. Ibnu Asis menilai fasilitas berstandar nasional ini membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan swasta, khususnya dalam pembinaan atlet dan penyelenggaraan event olahraga. “Ini peluang besar untuk mengembangkan sport tourism di Bukittinggi sekaligus meningkatkan kualitas olahraga,” katanya. Dukungan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyebut kehadiran lapangan padel menjadi momentum penting dalam pengembangan cabang olahraga baru di Sumatera Barat. “Kami sangat mendukung. Dengan adanya fasilitas ini, pembinaan atlet bisa segera dimulai dan ke depan diharapkan lahir atlet padel berprestasi dari Sumbar,” ujarnya. Hamdanus juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu Surat Keputusan kepengurusan organisasi padel di tingkat provinsi sebagai dasar legalitas pengembangan olahraga tersebut. Sementara itu, investor lapangan dari Saudagar Minang Raya, Dasriel, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga sebagai wadah aktivitas positif bagi generasi muda. Ketua KSMR, Syahrudin, menambahkan bahwa fasilitas ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan olahraga terpadu yang sebelumnya telah memiliki lapangan mini soccer. “Ini lapangan padel pertama di Bukittinggi. Kami berharap dapat menjadi pusat olahraga baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Padel sendiri merupakan olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash, dimainkan secara ganda di lapangan yang lebih kecil dan dikelilingi dinding kaca. Olahraga ini relatif mudah dipelajari sehingga berkembang pesat di berbagai negara dan mulai diminati di Indonesia. Dengan hadirnya lapangan padel ini, Bukittinggi dinilai memiliki peluang besar mengembangkan sport tourism berbasis olahraga modern yang dipadukan dengan potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki.

Hamdanus Buka Turnamen Sepak Takraw Ermizen Cup 2026 di Pesisir Selatan

Pesisir Selatan, KONI Sumbar — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, secara resmi membuka turnamen sepak takraw Ermizen Cup 2026 yang digelar di Lapangan Mini Barung-Barung Balantai, Kabupaten Pesisir Selatan. Turnamen berskala nasional ini berlangsung meriah dengan diikuti 16 klub dari berbagai provinsi di Indonesia, di antaranya Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, serta Sumatera Barat sebagai tuan rumah. Ketua panitia pelaksana, Niofrianto, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara maksimal demi menjamin kelancaran pelaksanaan turnamen. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Sementara itu, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Ermizen, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari program Pokok Pikiran (Pokir) yang bertujuan untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga sepak takraw, baik di Sumatera Barat maupun secara nasional. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen ini didukung anggaran sekitar Rp43 juta, yang dialokasikan untuk mendukung kelancaran kompetisi sekaligus peningkatan kualitas pembinaan atlet. Dalam sambutannya, Hamdanus menegaskan bahwa turnamen ini menjadi momentum strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial di cabang olahraga sepak takraw. “Melalui turnamen ini, kita berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya. Turnamen Ermizen Cup 2026 memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah, dengan rincian juara pertama sebesar Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp8 juta. Besaran hadiah tersebut diharapkan mampu memotivasi peserta untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ketua KONI Pesisir Selatan, M. Adli, beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di daerah. Penyelenggaraan Ermizen Cup 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan sepak takraw serta melahirkan atlet-atlet unggulan yang dapat mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional.

KONI Sumbar Dukung Atlet Taekwondo Ikuti Seleksi Bintara Polri

Padang, KONI Sumbar — Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat menyerahkan surat rekomendasi kepada tiga atlet taekwondo sebagai salah satu persyaratan mengikuti seleksi calon Bintara Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penyerahan dilakukan di kantor KONI Sumbar, Jumat (27/3/2026). Ketiga atlet tersebut adalah Jordi Yunior Marta, Latifa Bayana Insan Kamila Rosa, dan Shahira Asyfa Ramadhani. Mereka merupakan atlet berprestasi yang selama ini aktif mengharumkan nama daerah di cabang olahraga taekwondo, sekaligus dikenal memiliki disiplin dan dedikasi tinggi. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan bahwa rekomendasi ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi atlet yang ingin melanjutkan pengabdian melalui institusi kepolisian. “Kami tentu sangat mendukung langkah para atlet ini. Prestasi dan karakter yang mereka miliki di dunia olahraga diharapkan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi Bintara Polri,” ujarnya. Menurut Hamdanus, pemberian rekomendasi juga menjadi bagian dari komitmen KONI Sumbar dalam memperhatikan masa depan atlet, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga aspek kesejahteraan dan karier. “Kami ingin atlet memiliki masa depan yang jelas, baik di bidang olahraga maupun profesi lainnya. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam mendukung perjalanan mereka,” tegasnya. Ia juga berharap ketiga atlet tersebut dapat melalui seluruh tahapan seleksi dengan baik dan berhasil menjadi bagian dari Polri, sekaligus tetap membawa semangat sportivitas dalam menjalankan tugas. “Semoga mereka sukses dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa atlet juga memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, termasuk di kepolisian,” tambahnya. Langkah ini menegaskan peran KONI Sumbar tidak hanya dalam mencetak prestasi olahraga, tetapi juga dalam membuka peluang masa depan bagi para atlet agar dapat berkontribusi lebih luas di tengah masyarakat.

Bupati Padang Pariaman Targetkan Juara Porprov Sumbar 2026, Tegaskan KONI Harus Lahirkan Prestasi

Target Juara Porprov 2026 PARIK MALINTANG – Bupati Padang Pariaman John Kenedy Aziz (JKA) menargetkan daerahnya meraih prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang akan digelar pada 2–14 Oktober 2026. Target tersebut disampaikan JKA saat pelantikan pengurus KONI Kabupaten Padang Pariaman, Senin (16/3/2026). Di hadapan pengurus baru dan insan olahraga, JKA menyampaikan harapan besar terhadap masa depan olahraga daerah. “Saya ingin Padang Pariaman juara,” tegasnya. Ia bahkan mengulang kalimat tersebut hingga tiga kali. Hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong prestasi olahraga. Menurut JKA, kepengurusan KONI harus bekerja cepat setelah dilantik. Ia tidak ingin organisasi olahraga hanya kuat dalam seremoni, tetapi lemah dalam prestasi. “Sehebat apa pun seremoninya, tanpa juara tidak ada artinya. KONI itu identik dengan juara,” ujarnya. Pembinaan Atlet Harus Jadi Prioritas Bupati menegaskan bahwa pembinaan atlet harus menjadi fokus utama kepengurusan baru. Prestasi olahraga, menurutnya, tidak bisa dicapai secara instan. Karena itu, KONI diminta menyusun strategi pembinaan yang jelas dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan pentingnya regenerasi atlet sejak usia dini. Tanpa kaderisasi yang baik, prestasi olahraga akan sulit berkembang. “Jangan sampai atlet Padang Pariaman tidak membela Padang Pariaman. Perhatikan kesejahteraan mereka,” kata JKA. Menurutnya, perhatian terhadap atlet sangat penting. Atlet yang sejahtera akan lebih fokus dalam berlatih dan bertanding. Anggaran Harus Transparan Selain pembinaan atlet, JKA juga menyoroti pengelolaan anggaran organisasi olahraga. Ia meminta pengurus KONI menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Pemerintah daerah, kata dia, harus yakin bahwa anggaran yang diberikan benar-benar berdampak pada prestasi. Namun demikian, JKA juga mendorong KONI untuk tidak hanya bergantung pada dana APBD. “KONI juga harus pandai mencari dukungan dari luar. Banyak masyarakat Padang Pariaman yang cinta olahraga,” ujarnya. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak dapat memperkuat pembinaan olahraga daerah. Padang Pariaman Siap Jadi Tuan Rumah Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman Asmadi mengatakan kepengurusan baru memiliki tugas besar menjelang Porprov Sumatera Barat 2026. Padang Pariaman telah mengusulkan diri sebagai tuan rumah untuk tujuh cabang olahraga. Karena itu, seluruh pengurus cabang olahraga diminta memperkuat koordinasi. “KONI adalah rumah besar insan olahraga Padang Pariaman. Kita ingin melahirkan juara baru,” kata Asmadi. Selain itu, KONI juga berencana menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Kegiatan ini menjadi ajang penjaringan atlet potensial. Porkab akan dilaksanakan di sela-sela rangkaian Porprov 2026. Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Penting Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus menilai dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam pembinaan olahraga. Ia mengapresiasi kehadiran Bupati dan pimpinan DPRD dalam pelantikan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan KONI akan menentukan keberhasilan pembinaan atlet. “Kami sangat mengapresiasi dukungan kepala daerah. Dukungan itu sangat menentukan,” ujar Hamdanus. Ia menambahkan, keberhasilan dalam Porprov tidak hanya dilihat dari prestasi atlet. Kesiapan daerah sebagai tuan rumah juga menjadi faktor penting. Padang Pariaman, menurutnya, memiliki peluang besar untuk sukses di Porprov 2026. “Kami optimistis jika semua pihak bersatu, Padang Pariaman bisa meraih hasil terbaik,” katanya.

Padang Pariaman Siap Sukseskan Porprov XVI 2026, KONI Sumbar Apresiasi Komitmen Daerah

PARIK MALINTANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, bersama tim panitia persiapan Porprov melakukan pertemuan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di ruang pertemuan Bupati di Parik Malintang, Kamis (5/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan Porprov, baik dari sisi penyelenggaraan cabang olahraga maupun peningkatan prestasi atlet. Dalam pertemuan itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerahnya untuk meningkatkan prestasi olahraga pada Porprov XVI. Ia menargetkan Kabupaten Padang Pariaman dapat tampil maksimal dan bersaing memperebutkan posisi terbaik setelah pada Porprov sebelumnya menempati peringkat kedua. Selain peningkatan prestasi, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga yang direncanakan dapat digelar di Padang Pariaman antara lain renang, panjat tebing, sepak bola, tarung derajat, kriket, woodball, futsal, dan sambo. Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi Basir menjelaskan bahwa pihaknya telah mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah pengurus provinsi cabang olahraga untuk memastikan kesiapan daerah menjadi tuan rumah pertandingan. Awalnya, kata Asmadi, Padang Pariaman hanya merencanakan tiga cabang olahraga. Namun setelah dilakukan komunikasi dengan beberapa pengurus provinsi, peluangnya bertambah menjadi tujuh cabang olahraga bahkan lebih. “Kami terus menjalin koordinasi dengan pengurus provinsi cabang olahraga agar Padang Pariaman dapat menjadi tuan rumah yang siap dan kompetitif,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) persiapan Porprov XVI, Septri menilai pelaksanaan Porprov juga dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali fasilitas olahraga di daerah, termasuk Stadion Utama Sumbar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat. Menurutnya, dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan sekaligus meningkatkan prestasi atlet daerah. “Kami mengapresiasi semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta jajaran KONI daerah dalam menyukseskan Porprov 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan pengurus cabang olahraga sangat penting agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan melahirkan prestasi terbaik,” ujar Hamdanus. Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 11 kabupaten/kota di luar Kota Padang yang telah menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah bersama pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat. Hamdanus menjelaskan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kabupaten/kota untuk dapat menjadi tuan rumah cabang olahraga pada Porprov. Pertama, adanya surat rekomendasi dari pengurus provinsi cabang olahraga. Kedua, surat penetapan cabang olahraga tuan rumah dari KONI kabupaten/kota. Ketiga, surat persetujuan kepala daerah. Keempat, surat kesanggupan penyediaan sarana dan prasarana teknis cabang olahraga. Seluruh persyaratan tersebut selanjutnya akan diverifikasi oleh KONI Sumbar dan dibahas dalam rapat koordinasi teknis anggota sebelum ditetapkan sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVI tahun 2026. Dengan koordinasi yang terus diperkuat bersama pemerintah daerah, KONI Sumbar optimistis pelaksanaan Porprov XVI akan berlangsung sukses serta menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat.

Ketua DPRD Agam Pastikan Dukungan Anggaran untuk Sukseskan Porprov Sumbar 2026

LUBUK BASUNG – Ketua DPRD Kabupaten Agam, Ilham, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Ilham saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, bersama Wakil Sekretaris II KONI Sumbar, Risky Syahputra, dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPRD Agam, Rabu (4/3/2026). Menurut Ilham, dukungan DPRD terhadap pelaksanaan Porprov tidak hanya bersifat simbolis, tetapi telah diwujudkan melalui kebijakan anggaran daerah. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan untuk kegiatan tersebut telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan kembali disesuaikan pada anggaran perubahan agar selaras dengan jadwal penyelenggaraan Porprov yang berada pada triwulan akhir tahun. “Pada prinsipnya DPRD Kabupaten Agam memberikan dukungan penuh. Penganggaran sudah dimasukkan dalam APBD dan nantinya juga akan diselaraskan kembali pada perubahan anggaran agar sesuai dengan jadwal pelaksanaan Porprov,” ujar Ilham. Ia menilai ajang olahraga tingkat provinsi tersebut memiliki arti penting, tidak hanya dalam mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda serta pembangunan karakter melalui olahraga. “Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga. Ini juga merupakan investasi jangka panjang bagi pembinaan atlet dan penguatan karakter generasi muda di daerah,” tambahnya. Sementara itu, persiapan Kabupaten Agam menghadapi Porprov XVI juga terus dimatangkan. KONI Kabupaten Agam sebelumnya telah melakukan kegiatan asistensi pada 16–18 Januari 2026 dengan melibatkan puluhan cabang olahraga untuk menyelaraskan data atlet serta memetakan potensi perolehan medali. Dari 48 cabang olahraga yang diundang dalam kegiatan tersebut, sekitar 32 cabang olahraga telah terdata aktif dan siap berpartisipasi dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat itu. Kabupaten Agam juga memiliki target untuk tampil kompetitif, mengingat pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya daerah ini berhasil menembus tiga besar klasemen akhir perolehan medali. Di sisi lain, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi komitmen pimpinan DPRD Agam yang dinilai memberikan dukungan nyata terhadap pembinaan atlet. Ia menyebut dukungan dari unsur legislatif sangat penting agar para atlet dapat fokus menjalani program latihan tanpa terbebani persoalan administratif maupun pendanaan. “Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kabupaten Agam. Komitmen seperti ini sangat penting agar atlet dapat berlatih dengan tenang tanpa terganggu persoalan nonteknis,” kata Hamdanus. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Porprov sangat bergantung pada kerja sama antara berbagai pihak, mulai dari DPRD, pemerintah daerah, hingga KONI dan pengurus cabang olahraga. “Jika seluruh unsur bergerak bersama, saya optimistis Kabupaten Agam dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada Porprov XVI nanti,” ujarnya. Sebagai penyelenggara, Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat juga terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Porprov XVI. Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain penyelesaian regulasi pertandingan dan technical handbook, koordinasi dengan daerah calon tuan rumah, verifikasi cabang olahraga peserta, serta pemantauan kesiapan venue dan perangkat pertandingan. Selain itu, KONI Sumbar juga memperkuat sistem pendataan atlet dan konsolidasi internal agar pelaksanaan Porprov berjalan tertib, transparan, serta sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah serta kesiapan teknis yang terus dimatangkan, Kabupaten Agam optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal sekaligus bersaing secara kompetitif pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 mendatang.

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat