KONI Sumbar: Rakerprov Wushu Indonesia Sumbar Perkuat Sinergi Pembinaan Menuju Prestasi dan Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menilai pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Barat sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga daerah. Rakerprov yang digelar di Padang, Minggu (19/4/2026), mengusung tema “Sinergitas Dalam Pembinaan Atlet untuk Prestasi” dan diikuti oleh 15 Pengurus Cabang (Pengcab) WI kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus. Ketua Umum Pengprov WI Sumbar, Yanisman, menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan prestasi atlet melalui program pembinaan berkelanjutan, termasuk keikutsertaan dalam kejuaraan nasional, pelaksanaan kejuaraan tingkat provinsi, serta peningkatan kualitas wasit dan juri. “Kami terus berupaya meningkatkan prestasi atlet melalui berbagai program strategis. Pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet berdaya saing,” ujar Yanisman. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 sebagai momentum evaluasi pembinaan sekaligus ajang melahirkan atlet potensial dari seluruh daerah. “Porprov menjadi tolok ukur hasil pembinaan yang telah dilakukan. Kami siap berkontribusi menyukseskan, baik dari sisi atlet maupun perangkat pertandingan,” tegasnya. KONI Sumbar memandang bahwa pemerataan pembinaan di seluruh kabupaten dan kota merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet. Upaya pemusatan latihan serta program pelatihan berkelanjutan dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi prestasi ke depan. Tren positif juga mulai terlihat dari capaian prestasi wushu Sumbar di tingkat nasional. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta, kontingen Sumbar berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu. Terkait Porprov 2026, cabang olahraga wushu direncanakan berpeluang dipertandingkan di Kota Bukittinggi, meskipun penetapan resmi masih menunggu keputusan pemerintah daerah. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa keberhasilan prestasi tidak terlepas dari tata kelola organisasi yang baik. Ia mengapresiasi Pengprov WI Sumbar yang telah menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. “Tidak mungkin ada prestasi tanpa organisasi yang dikelola dengan baik. WI Sumbar telah menunjukkan komitmen dan capaian yang positif di tingkat nasional,” ujar Hamdanus. Ia juga memastikan bahwa Porprov Sumbar 2026 tetap akan dilaksanakan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Hingga saat ini, sudah ada tujuh kepala daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Lebih jauh, Hamdanus menegaskan bahwa Porprov menjadi bagian penting dalam menyiapkan data atlet menuju ajang yang lebih besar, seperti Porwil dan Pra PON 2027, hingga puncaknya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB–NTT. “Kita menargetkan masuk 10 besar pada PON 2028 dengan raihan sekitar 20 medali emas. Target ini harus menjadi motivasi bersama,” tegasnya. KONI Sumbar optimistis, melalui sinergi yang kuat antara pengurus, pelatih, dan atlet, prestasi olahraga Sumatera Barat, khususnya cabang olahraga wushu, akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat