KONI Sumbar Rilis Layanan Pengecekan Data Atlet dan Pelatih Secara Online

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat melalui Bidang Digitalisasi resmi merilis layanan pengecekan data atlet dan pelatih secara online. Layanan ini memungkinkan atlet dan pelatih melakukan pengecekan secara mandiri terhadap data yang telah dihimpun dalam program pendataan olahraga Sumatera Barat. Program pendataan atlet dan pelatih tersebut telah dimulai sejak 17 Juli 2026 dan hingga 11 Agustus 2026 masih terus berlangsung. Pendataan dilakukan dengan melibatkan KONI Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya membangun basis data olahraga yang terintegrasi dan akurat. Hingga berita ini diterbitkan, lebih dari 7.000 atlet telah masuk dalam sistem pendataan. Sementara itu, jumlah data pelatih yang telah dihimpun telah mencapai hampir 2.000 orang. Data tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar penting dalam proses pendaftaran atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Atlet dan Pelatih Bisa Cek Data Secara Mandiri KONI Sumbar mengimbau seluruh atlet dan pelatih yang telah didata untuk melakukan pengecekan secara mandiri. Langkah ini penting untuk memastikan data yang tercatat dalam sistem sudah sesuai dan dapat segera diketahui apabila terdapat data yang belum masuk atau membutuhkan perbaikan. Pengecekan data dapat dilakukan melalui layanan online KONI Sumbar di: https://konisumbar.or.id/atlet/ Dengan layanan ini, atlet dan pelatih tidak perlu menunggu informasi secara manual dari masing-masing organisasi olahraga. Mereka dapat melakukan pengecekan langsung melalui sistem yang telah disediakan. Irwan Rusda: Data Harus Akurat dan Terverifikasi Kepala Bidang Digitalisasi KONI Sumbar, Irwan Rusda, mengatakan pendataan ini merupakan bagian dari proses membangun sistem data olahraga yang lebih tertib, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Pendataan ini bukan sekadar mengumpulkan jumlah atlet dan pelatih, tetapi bagaimana kita membangun database olahraga Sumatera Barat yang akurat dan terus diperbarui. Karena itu, kami mengajak atlet dan pelatih untuk ikut melakukan pengecekan terhadap data masing-masing,” ujar Irwan Rusda. Menurutnya, keterlibatan KONI Kabupaten/Kota sangat penting dalam proses tersebut. Data yang masuk akan terus dilakukan pengolahan dan verifikasi sehingga dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan administrasi dan penyelenggaraan olahraga di Sumatera Barat. “Kami masih membuka proses pendataan. Jika ada atlet atau pelatih yang merasa sudah didata tetapi belum menemukan datanya di sistem, silakan berkoordinasi dengan KONI Kabupaten/Kota atau pihak terkait agar dapat dilakukan pengecekan dan tindak lanjut,” tambahnya. Dolla Indra: Digitalisasi Menjadi Fondasi Tata Kelola Olahraga Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Sumbar Bidang Digitalisasi dan Sertifikasi, Dolla Indra, mengatakan digitalisasi merupakan bagian penting dalam pembenahan tata kelola olahraga di Sumatera Barat. Menurutnya, keberadaan database atlet dan pelatih yang terintegrasi akan memberikan manfaat tidak hanya untuk kebutuhan Porprov, tetapi juga untuk perencanaan pembinaan olahraga secara berkelanjutan. “Kita ingin olahraga Sumatera Barat ke depan memiliki data yang jelas. Siapa atletnya, siapa pelatihnya, dari cabang olahraga apa, berasal dari Kabupaten/Kota mana, semuanya harus tercatat dengan baik. Data menjadi fondasi dalam mengambil keputusan dan menyusun program pembinaan,” kata Dolla Indra. Ia menambahkan, proses digitalisasi yang dilakukan KONI Sumbar akan terus dikembangkan secara bertahap agar semakin memudahkan atlet, pelatih, KONI Kabupaten/Kota, dan organisasi cabang olahraga dalam mengakses serta memperbarui informasi. “Ini adalah bagian dari transformasi tata kelola olahraga Sumatera Barat. Kita tidak ingin digitalisasi hanya menjadi aplikasi, tetapi benar-benar menjadi sistem yang membantu pekerjaan organisasi dan memberikan kepastian data bagi atlet dan pelatih,” ujarnya. Pendataan Masih Terus Berlangsung KONI Sumbar menegaskan bahwa program pendataan atlet dan pelatih masih terus berlangsung. Oleh karena itu, atlet dan pelatih yang belum menemukan datanya di dalam sistem diharapkan tidak langsung menyimpulkan bahwa mereka tidak terdata. Proses pendataan melibatkan KONI Kabupaten/Kota dan terus dilakukan secara bertahap. KONI Sumbar juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memastikan data yang masuk benar, lengkap, dan dapat diverifikasi. Atlet dan pelatih dapat melakukan pengecekan data secara mandiri melalui: Layanan Pengecekan Data Atlet dan Pelatih KONI Sumbar https://konisumbar.or.id/atlet/ Langkah sederhana melakukan pengecekan data tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun Satu Data Olahraga Sumatera Barat, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 yang lebih tertib, transparan, dan berbasis data.
Aguswanto Pimpin JMSI Sumbar, KONI Sumbar Siap Perkuat Kolaborasi Informasi Olahraga

Padang, 25 April 2026 — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat menyambut positif terpilihnya Aguswanto sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar periode 2026–2030. Aguswanto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Sumbar yang digelar di aula Kantor DPD Golkar Sumbar, Padang, Sabtu (25/4/2026). KONI Sumbar: Media Mitra Strategis Olahraga Ketua KONI Sumbar, Hamdanus menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Aguswanto. Menurutnya, JMSI memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi olahraga kepada masyarakat luas. “Kami dari KONI Sumbar mengucapkan selamat kepada Aguswanto atas terpilihnya sebagai Ketua JMSI Sumbar. Kami berharap JMSI terus menjadi partner terbaik dalam menyebarluaskan informasi kegiatan olahraga, program KONI, serta prestasi atlet-atlet Sumatera Barat,” ujarnya. Ia menegaskan, sinergi antara KONI dan media sangat dibutuhkan, terutama dalam menyukseskan agenda besar olahraga daerah, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Dorong Publikasi Prestasi Atlet Sumbar KONI Sumbar menilai, publikasi yang kuat akan berdampak langsung terhadap peningkatan motivasi atlet dan dukungan masyarakat terhadap dunia olahraga. “Peran media sangat krusial. Atlet butuh publikasi, dan JMSI bisa menjadi jembatan informasi agar capaian atlet Sumbar dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya. Selain itu, KONI juga berharap JMSI mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, edukatif, dan membangun citra positif olahraga Sumbar. Aguswanto Siap Perkuat Organisasi dan Kolaborasi Sementara itu, Aguswanto menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi JMSI Sumbar melalui konsolidasi internal serta memperluas jaringan kepengurusan di kabupaten dan kota. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, legislatif, serta stakeholder lainnya. “Ke depan, kami ingin JMSI Sumbar tidak hanya berkembang secara organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” kata Aguswanto. Program prioritas lainnya meliputi pengembangan kapasitas pemilik media online, serta edukasi kepada generasi muda melalui kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Sinergi untuk Kemajuan Olahraga Sumbar Dengan kepengurusan baru JMSI Sumbar, KONI optimistis kolaborasi yang terjalin akan semakin kuat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong publikasi yang lebih masif, akurat, dan inspiratif tentang perkembangan olahraga di Sumatera Barat. “Ini momentum yang baik. Kami siap berjalan bersama JMSI untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih maju dan dikenal luas,” tutup Ketua KONI Sumbar.
KONI Sumbar Apresiasi Pengukuhan Pencak Silat Militer oleh Pangdam, Dorong Dukungan Porprov

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menyambut positif pengukuhan pencak silat militer yang diresmikan oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., pada Kamis, 23 April 2026. Dari perspektif KONI Sumbar, langkah ini tidak hanya memperkuat kemampuan bela diri prajurit, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pelestarian nilai budaya sekaligus pembinaan olahraga prestasi, khususnya cabang pencak silat di daerah. Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga. Selain itu, pencak silat juga menjadi bagian penting dalam pembinaan fisik dan karakter prajurit TNI Angkatan Darat. “Pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya dan identitas bangsa yang harus terus kita jaga,” ujar Mayjen TNI Arief Gajah Mada. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Sumbar, Ketua Harian IPSI Sumbar Martias Wanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Maidianur, serta Ketua KONI Sumbar Hamdanus. KONI Sumbar Dorong Sinergi untuk Porprov Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menegaskan bahwa momentum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara TNI dan dunia olahraga di Sumatera Barat. Ia menyampaikan bahwa KONI Sumbar tengah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan kembali digelar setelah vakum selama kurang lebih delapan tahun. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, sangat dibutuhkan agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berkualitas. “Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak, termasuk Pangdam dan jajaran, agar Porprov dapat terlaksana dengan baik dan menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” ujar Hamdanus. Peluang Atlet Masuk TNI Semakin Terbuka KONI Sumbar juga menilai sinergi dengan TNI membuka peluang lebih luas bagi atlet berprestasi untuk berkarier di lingkungan militer. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi atlet daerah untuk terus meningkatkan prestasi. Hamdanus menyebutkan, beberapa atlet Sumatera Barat telah berhasil bergabung dengan TNI, bahkan ada yang telah menjadi perwira. Namun, masih banyak atlet lain yang membutuhkan dukungan dan fasilitasi agar dapat mengikuti jejak tersebut. “Kami melihat potensi besar atlet Sumbar untuk berkarier di TNI. Ke depan, kami berharap adanya dukungan hingga ke tingkat satuan agar pembinaan atlet semakin optimal,” katanya. Pangdam Siap Perkuat Kolaborasi Menanggapi hal tersebut, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan KONI Sumbar dan seluruh insan olahraga di daerah. Ke depan, komunikasi dan kolaborasi akan terus ditingkatkan guna mendukung pembinaan atlet serta pengembangan olahraga prestasi di Sumatera Barat. KONI Sumbar menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus menjaga nilai budaya melalui pencak silat. (**)
DPRD Sumbar Komit Dukung Anggaran KONI Jelang Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dengan pemangku kebijakan daerah. Dalam pertemuan strategis bersama DPRD Sumbar yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Sumbar pada Selasa, 21 April 2026, pembahasan difokuskan pada dukungan anggaran serta keberlanjutan program pembinaan olahraga menjelang Porprov Sumbar 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sumbar Drs. Muhidi, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Wakil Ketua Umum III Editiawarman, Wakil Ketua Umum VII Dolla Indra, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Kabid Anggaran Nanda dan Riko Onki Putra. Dalam kesempatan tersebut, jajaran KONI Sumbar memaparkan berbagai program strategis pembinaan atlet serta kebutuhan anggaran guna menunjang peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat. Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang akan digelar pada 2–14 Oktober 2026. Ketua DPRD Sumbar, Drs. Muhidi, menyatakan komitmen kuat lembaganya untuk terus mendukung kemajuan olahraga di Ranah Minang. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mendorong kebijakan dan penguatan anggaran agar seluruh agenda olahraga, termasuk Porprov, dapat berjalan sukses. “DPRD Sumbar memiliki komitmen untuk mendukung olahraga daerah. Kegiatan seperti Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan atlet dan kebanggaan daerah,” ujarnya. Dukungan tersebut menjadi energi positif bagi KONI Sumbar dalam menjalankan berbagai program pembinaan berkelanjutan. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DPRD Sumbar selama ini, baik secara moril maupun melalui kebijakan yang berpihak pada kemajuan olahraga. “Kami mengapresiasi dukungan DPRD Sumbar yang selama ini konsisten membantu KONI, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran. Ini menjadi kekuatan besar bagi kami dalam membina atlet dan mempersiapkan ajang-ajang penting,” ungkap Hamdanus. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara KONI dan DPRD merupakan faktor kunci dalam mewujudkan prestasi olahraga Sumatera Barat, baik di tingkat regional maupun nasional. Pertemuan ini sekaligus mempertegas bahwa pembangunan olahraga tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor. Dengan sinergi yang kuat antara KONI Sumbar dan DPRD, diharapkan pembinaan atlet semakin optimal dan mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat di masa mendatang.
KONI Sumbar Dorong Penguatan Organisasi ABTI untuk Hadapi Agenda Kompetisi Daerah

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola organisasi cabang olahraga, salah satunya melalui dukungan terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026) pukul 10.00 hingga 16.00 WIB di Ruang Banggar DPRD Provinsi Sumatera Barat ini mengusung tema “Optimalisasi Pengprov, Pengkab dan Pengkot ABTI Mengikuti Agenda Kompetisi Daerah Sumatera Barat.” Rakerda ABTI Sumbar dibuka langsung oleh Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, secara virtual melalui Zoom. Sementara itu, kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Umum ABTI Sumatera Barat, Muhayatul, dan dihadiri oleh jajaran pengurus provinsi serta perwakilan dari 16 Pengkab dan Pengkot ABTI se-Sumatera Barat. Kehadiran Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, bersama Kabid Organisasi KONI Sumbar, Syahindra Nurben, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan organisasi dan pembinaan cabang olahraga bola tangan di daerah. KONI Sumatera Barat memandang Rakerda ini sebagai langkah strategis dalam menyatukan visi dan meningkatkan kesiapan organisasi ABTI di semua tingkatan. Optimalisasi peran Pengprov, Pengkab, dan Pengkot dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk event tingkat provinsi maupun nasional. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antar pengurus serta konsistensi dalam pembinaan atlet sejak daerah. Menurutnya, kekuatan olahraga Sumatera Barat sangat ditentukan oleh soliditas organisasi di tingkat bawah. “Rakerda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi dan memastikan setiap daerah memiliki kesiapan menghadapi kompetisi. KONI Sumbar akan terus mendorong setiap cabang olahraga, termasuk ABTI, untuk aktif, terukur, dan berorientasi pada prestasi,” ujarnya. Melalui forum ini, KONI Sumbar berharap ABTI dapat semakin solid dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.
KONI Sumbar: Rakerprov Wushu Indonesia Sumbar Perkuat Sinergi Pembinaan Menuju Prestasi dan Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menilai pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Barat sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga daerah. Rakerprov yang digelar di Padang, Minggu (19/4/2026), mengusung tema “Sinergitas Dalam Pembinaan Atlet untuk Prestasi” dan diikuti oleh 15 Pengurus Cabang (Pengcab) WI kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus. Ketua Umum Pengprov WI Sumbar, Yanisman, menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan prestasi atlet melalui program pembinaan berkelanjutan, termasuk keikutsertaan dalam kejuaraan nasional, pelaksanaan kejuaraan tingkat provinsi, serta peningkatan kualitas wasit dan juri. “Kami terus berupaya meningkatkan prestasi atlet melalui berbagai program strategis. Pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet berdaya saing,” ujar Yanisman. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 sebagai momentum evaluasi pembinaan sekaligus ajang melahirkan atlet potensial dari seluruh daerah. “Porprov menjadi tolok ukur hasil pembinaan yang telah dilakukan. Kami siap berkontribusi menyukseskan, baik dari sisi atlet maupun perangkat pertandingan,” tegasnya. KONI Sumbar memandang bahwa pemerataan pembinaan di seluruh kabupaten dan kota merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet. Upaya pemusatan latihan serta program pelatihan berkelanjutan dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi prestasi ke depan. Tren positif juga mulai terlihat dari capaian prestasi wushu Sumbar di tingkat nasional. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta, kontingen Sumbar berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu. Terkait Porprov 2026, cabang olahraga wushu direncanakan berpeluang dipertandingkan di Kota Bukittinggi, meskipun penetapan resmi masih menunggu keputusan pemerintah daerah. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa keberhasilan prestasi tidak terlepas dari tata kelola organisasi yang baik. Ia mengapresiasi Pengprov WI Sumbar yang telah menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. “Tidak mungkin ada prestasi tanpa organisasi yang dikelola dengan baik. WI Sumbar telah menunjukkan komitmen dan capaian yang positif di tingkat nasional,” ujar Hamdanus. Ia juga memastikan bahwa Porprov Sumbar 2026 tetap akan dilaksanakan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Hingga saat ini, sudah ada tujuh kepala daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Lebih jauh, Hamdanus menegaskan bahwa Porprov menjadi bagian penting dalam menyiapkan data atlet menuju ajang yang lebih besar, seperti Porwil dan Pra PON 2027, hingga puncaknya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB–NTT. “Kita menargetkan masuk 10 besar pada PON 2028 dengan raihan sekitar 20 medali emas. Target ini harus menjadi motivasi bersama,” tegasnya. KONI Sumbar optimistis, melalui sinergi yang kuat antara pengurus, pelatih, dan atlet, prestasi olahraga Sumatera Barat, khususnya cabang olahraga wushu, akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Monev Gulat Jadi Bukti Keseriusan Pembinaan, KONI Sumbar Optimistis Prestasi Atlet Terus Meningkat

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan prestasi atlet daerah melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang terus digencarkan. Salah satunya terlihat pada monev cabang olahraga gulat yang dilaksanakan di GOR Serba Guna KONI Sumbar. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 atlet yang menjalani latihan intensif di bawah arahan pelatih Arnaldi dan Ediswal. Program latihan yang diterapkan berjalan konsisten setiap hari, dengan materi yang telah disusun secara sistematis untuk meningkatkan kekuatan fisik, teknik, dan daya tahan atlet. Tim monev KONI Sumbar telah melakukan pemantauan sebanyak dua kali, yakni pada 11 April dan 18 April 2026. Dari hasil pemantauan tersebut, terlihat adanya progres positif dalam disiplin latihan serta peningkatan kualitas performa atlet. Tiga atlet binaan KONI Sumbar turut hadir dalam sesi latihan tersebut. Sementara itu, salah satu atlet andalan, Gilang, saat ini masih mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan menghadapi ajang SEA Games, yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Barat. KONI Sumbar menilai bahwa konsistensi program latihan yang dijalankan menjadi indikator penting dalam membangun prestasi jangka panjang. Melalui kegiatan monev ini, organisasi semakin yakin bahwa pembinaan atlet berada di jalur yang tepat. Optimisme tersebut tidak lepas dari komitmen pelatih dan atlet yang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap sesi latihan. KONI Sumbar percaya, dengan pengawasan yang berkelanjutan dan program pembinaan yang terarah, atlet-atlet Sumatera Barat akan mampu bersaing dan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan monev ini juga menjadi bagian dari strategi KONI Sumbar dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda penting ke depan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Ketua KONI Sumbar: Rakor Kodrat Jadi Fondasi Kuat Menuju Target Besar PON 2028

BATUSANGKAR — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, menegaskan bahwa Rapat Koordinasi (Rakor) Pengprov Komite Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (Kodrat) Sumbar menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi prestasi olahraga daerah menuju target besar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Rakor yang digelar di Hotel Emersia, Sabtu (18/4/2026), dinilai bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum penting untuk menyatukan visi pembinaan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurut Hamdanus, semangat yang ditunjukkan insan Tarung Derajat Sumbar mencerminkan kesiapan menghadapi tantangan kompetisi ke depan. “Ini bukan hanya soal rapat, tapi bagaimana kita memastikan sistem pembinaan berjalan efektif. Saya melihat semangat luar biasa dari Kodrat Sumbar, dan ini harus dijaga dengan kolaborasi yang kuat antara pengprov, pengcab, hingga pelatih di lapangan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan olahraga tidak ditentukan oleh struktur organisasi semata, melainkan oleh kerja nyata di satuan latihan (satlat). “Yang menentukan prestasi itu bukan hanya pengurus di atas, tapi satlat yang bekerja setiap hari membina atlet. Karena itu, pengcab harus aktif membangun komunikasi dengan KONI, DPRD, dan pemerintah daerah agar pembinaan berjalan optimal,” ujarnya. Lebih jauh, Hamdanus menegaskan bahwa Sumatera Barat telah memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Nasional 2028, yakni menembus 10 besar nasional dengan raihan 20 medali emas. Menurutnya, target tersebut bukan hal yang mustahil jika seluruh cabang olahraga serius mempersiapkan diri sejak level daerah. “Target itu harus dimulai dari Porprov. Kalau masih ragu, berarti belum serius. Porprov adalah pintu awal untuk melahirkan atlet-atlet terbaik Sumbar,” katanya. Rakor Kodrat Sumbar sendiri membahas pembagian wilayah pembinaan menjadi tiga zona, yakni timur, barat, dan selatan, sebagai upaya pemerataan dan efektivitas pembinaan atlet. Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026, Septri, menyebut bahwa ajang Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah setelah vakum cukup lama. “Porprov ini bukan sekadar event, tapi titik kebangkitan olahraga Sumbar. Kita ingin mencetak atlet yang mampu bersaing di Porwil 2027 hingga PON 2028,” ujarnya. Ia juga memastikan adanya dukungan penuh dari KONI Sumbar dalam hal pembinaan, termasuk untuk cabang olahraga Tarung Derajat. Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026, dengan Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah cabang olahraga Tarung Derajat. Ajang ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju prestasi nasional sekaligus mengobati kerinduan masyarakat terhadap perhelatan olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Tim Monev KONI Sumbar Pantau Latihan Intensif Atlet PABSI Teluk Nibung, Pembinaan Berjalan Konsisten

TELUK NIBUNG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memastikan kualitas pembinaan atlet berjalan optimal melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). Kali ini, tim monev KONI Sumbar turun langsung memantau latihan rutin atlet binaan cabang olahraga Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) di Teluk Nibung. Dalam pemantauan tersebut, terlihat aktivitas latihan berlangsung disiplin dan terstruktur di bawah arahan pelatih Fatimah. Sekitar 50 atlet mengikuti sesi latihan yang digelar setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Pelatih Fatimah menjelaskan bahwa program latihan difokuskan pada peningkatan kekuatan, teknik, serta konsistensi performa atlet. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan kedisiplinan sebagai kunci meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Salah satu atlet unggulan yang menjadi perhatian dalam monev tersebut adalah Haris. Atlet ini dinilai memiliki potensi besar dan perkembangan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga diharapkan mampu menjadi andalan Sumatera Barat pada ajang mendatang. Tim monev KONI Sumbar mengapresiasi keseriusan pelatih dan atlet dalam menjalani program pembinaan. Monitoring ini menjadi bagian dari upaya KONI Sumbar untuk memastikan seluruh cabang olahraga berada pada jalur yang tepat dalam persiapan menghadapi agenda kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Melalui kegiatan monev ini, KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mengawal pembinaan atlet secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Pemko Solok Perkuat Komitmen Pembinaan Atlet Jelang Porprov XVI Sumbar 2026

Solok, KONI Sumbar — Pemerintah Kota Solok menggelar kegiatan buka puasa bersama atlet dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Solok di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembinaan olahraga sekaligus kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, bersama jajaran pengurus, Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon, serta para atlet dari berbagai cabang olahraga. Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan KONI Sumbar yang dinilai menjadi motivasi besar bagi insan olahraga di daerahnya. “Kehadiran Ketua KONI Sumbar menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi atlet dan pengurus olahraga di Kota Solok,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Kota Solok telah melakukan berbagai persiapan sejak dini untuk menghadapi Porprov 2026. Menurutnya, ajang tersebut merupakan panggung penting bagi atlet untuk membuktikan hasil pembinaan dan latihan yang telah dijalani. “Porprov adalah momentum pembuktian bagi atlet. Kami berkomitmen mendukung pembinaan olahraga secara maksimal, termasuk kesiapan sebagai tuan rumah,” katanya. Selain fokus pada olahraga, Pemerintah Kota Solok juga menunjukkan perhatian terhadap masa depan generasi muda melalui program pendidikan, seperti penyediaan bimbingan belajar gratis bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan. Sementara itu, Ketua KONI Kota Solok, Rudi Horizon, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah cabang olahraga unggulan untuk menghadapi Porprov mendatang. Sedikitnya terdapat 12 cabang olahraga yang menjadi andalan, di antaranya hapkido, taekwondo, tenis lapangan, renang, atletik, pencak silat, muaythai, gulat, soft tenis, paralayang, angkat berat, dan angkat besi. “Kami optimistis dengan persiapan yang matang, target menembus lima besar pada Porprov Sumbar 2026 dapat tercapai,” ujarnya. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, dalam arahannya menyampaikan bahwa Porprov XVI Sumbar akan digelar pada 2–14 Oktober 2026 dengan sistem tuan rumah bersama di beberapa kabupaten dan kota, termasuk Kota Solok. “Kota Solok merupakan salah satu daerah yang diperhitungkan, baik sebagai tuan rumah maupun dari sisi prestasi,” katanya. Ia menambahkan, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi daerah, tetapi juga menjadi pintu awal bagi atlet untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, seperti Porwil, Pra PON 2027, hingga PON 2028. “Jadikan Porprov sebagai panggung awal untuk menunjukkan kualitas dan membuka jalan menuju prestasi nasional bahkan internasional,” tegasnya. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, Kota Solok diharapkan mampu meraih prestasi optimal sekaligus sukses sebagai tuan rumah dalam gelaran Porprov XVI Sumatera Barat 2026.