Duka Sumatera Duka Kita: KONI Pusat Serukan Solidaritas Masyarakat Olahraga

JAKARTA – Bangsa Indonesia tengah dirundung duka akibat bencana yang menguji masyarakat Sumatera khususnya, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Berdasarkan informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 3 Desember 2025, sebanyak 753 orang telah kehilangan nyawa, 630 masih hilang, 2.600 luka. Total korban terdampak sekitar 3,3 juta, terdiri dari 1,5 juta penduduk Aceh, 1,7 juta penduduk Sumatera Utara dan 141,8 ribu jiwa dari Sumatera Barat, yang tersebar pada 50 kabupaten/kota. Atas ujian berat yang menimpa, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan doa dan ingin duka Sumatera ini berlalu. “Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan rasa duka mendalam dan saya mendoakan agar kondisi yang diakibatkan bencana, semakin hari semakin baik, semoga Allah SWT memberikan perlindungan bagi korban yang selamat dan menerima korban meninggal dunia di tempat yang mulia,” kata Ketum KONI Pusat. “Secara khusus, saya berharap masyarakat olahraga mulai dari atlet, pelatih, ofisial dan pengurus KONI Provinsi, organisasi fungsional, KONI Kabupaten Kota, Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga, Pengurus Kabupaten/Kota hingga klub, yang terdampak bencana ini mendapatkan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini serta dapat tabah atas kehilangan yang terjadi,” sambungnya. Ketum KONI Pusat berharap juga agar jumlah korban tidak bertambah, disamping korban hilang berangsur ditemukan dengan kondisi sehat dan penanganan semakin baik. Tak hanya itu, Ketum KONI Pusat juga mengajak seluruh masyarakat olahraga turut mendoakan dan mendukung saudara-saudari sebangsa yang terkena bencana. “Saya mengajak seluruh masyarakat olahraga prestasi, baik KONI, cabang olahraga, organisasi fungsional di seluruh Indonesia mendukung saudara-saudari kita yang terkena bencana,” lanjutnya. “Semoga kita bisa segera kembali pulih dan membangun Indonesia, mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi olahraga,” tambah Marciano. “Kita adalah Patriot Olahraga Prestasi Indonesia, kita adalah pejuang di masa damai, mari kita berjuang serta memberikan memotivasi agar bangkit dan pulih.” “Semoga kita bisa segera kembali pulih dan membangun Indonesia, mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi olahraga,” tutup Marciano. (hms-age)
Motivasi Sekum KONI Sumbar Meledak di TMII, Tim KBI Sumbar Mengamuk dengan 15 Medali

Jakarta — Kontingen Kick Boxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat tampil luar biasa pada Kejurnas KBI 2025 yang digelar 28 November–3 Desember di GOR Padepokan Silat TMII, Jakarta. Di tengah persaingan ketat lebih dari 250 atlet dari 19 provinsi, Sumbar mengamuk di arena dan sukses membawa pulang 15 medali, terdiri dari 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Semangat para atlet makin berkobar saat Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, hadir langsung di lokasi pertandingan untuk memberikan dorongan moral. Di tengah hiruk pikuk arena, Anandya menyapa atlet satu per satu, memotivasi, sekaligus memberikan apresiasi atas performa yang telah ditunjukkan tim Sumbar sejak hari pertama. “Kalian sudah membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Terus jaga fokus, jaga sportivitas, dan bertandinglah dengan hati. Ranah Minang bangga dengan kalian,” ujar Anandya memberi semangat kepada atlet-atlet muda tersebut. Kehadiran Sekum KONI Sumbar ini menjadi suntikan energi tersendiri, terutama saat lima atlet Sumbar memastikan diri melaju ke enam nomor final. Atmosfer dukungan dari pinggir arena membuat para kickboxer tampil tanpa gentar menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai provinsi. Performa Luar Biasa Kickboxer Sumbar Sumbar menurunkan 18 atlet yang bertanding di kategori Tatami Junior, Point Fighting Senior dan Junior, hingga Ring Sport Senior. Mereka berlaga di berbagai nomor seperti Kick Light, Light Contact, Point Fighting, Low Kick, Full Contact, hingga K1. Di bawah komando pelatih kepala Firman Syafi’i, serta didampingi para pelatih William Jalmav, Oka Aljes, dan Zelly Heriyanto, para atlet tampil kompak, disiplin, dan penuh determinasi. Manajer tim, Fazril Ale, memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi sehingga mereka dapat fokus penuh dalam pertandingan. Pelatih Firman Syafi’i mengaku bangga dengan mental juang para atlet. “Mereka tampil lebih percaya diri, lebih matang. Kehadiran Sekum KONI Sumbar memberi dorongan moral besar. Kami merasakan energi positif yang sangat membantu,” katanya. Daftar Peraih Medali – Kejurnas KBI 2025 Emas (4) 1. Barnes – Light Contact -50 kg putra 2. Trisno Teguh – Light Contact -57 kg putra 3. Celsi – Point Fighting -50 kg putri 4. Milioner – Point Fighting -75 kg putra Perak (4) 1. Tricea Ade Putri – Kick Light -50 kg putri 2. Faizah Ummul Makwa – Point Fighting -60 kg putri 3. Barnes – Kick Light -50 kg putra 4. Hasan Thariq – Light Contact -57 kg putra Perunggu (7) 1. Cinta Damar – Point Fighting -55 kg putri 2. Revalina – Point Fighting -55 kg putri 3. Farhan Orsil – Kick Light -50 kg putra 4. William Rasfanjadi – Low Kick -51 kg putra 5. M. Syaputra – Low Kick -75 kg putra 6. Rahel Aljes – K1 -51 kg putra 7. M. Rizky Arif Hakim – Full Contact -57 kg putra Sportivitas, Semangat, dan Identitas Sumbar Anandya menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya soal medali, melainkan pencapaian kolektif yang mencerminkan karakter atlet Sumatera Barat: disiplin, sportif, dan pantang menyerah. “Kickboxing adalah arena menguji nyali dan integritas. Teruslah bertanding dengan kepala tegak dan hati yang bersih. Hari ini kalian bukan hanya mengharumkan Sumbar, tapi juga membuktikan bahwa pembinaan kita berada di jalur yang benar,” tegasnya. Dengan hasil ini, Sumbar menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan kickboxing nasional. Semangat para atlet, dukungan pelatih, dan motivasi langsung dari Sekum KONI Sumbar menjadi kombinasi yang menghasilkan pencapaian membanggakan di penghujung tahun. Tim KBI Sumbar pulang dari Jakarta tidak hanya membawa medali, tapi juga membawa kebanggaan bagi Ranah Minang—dan api semangat untuk prestasi yang lebih tinggi.(*)
KONI Sumbar Gelar Lomba Desain Logo dan Maskot PORPROV XVI 2026

Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat resmi membuka Lomba Desain Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Ajang kreatif untuk masyarakat umum ini menyediakan total hadiah Rp10 juta, dengan batas akhir pengiriman karya pada 10 Desember 2025. Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengatakan lomba ini menjadi ruang partisipasi publik untuk menyemarakkan PORPROV XVI yang akan digelar tahun 2026. “Kami ingin masyarakat ikut menjadi bagian dari sejarah PORPROV XVI. Logo dan maskot bukan hanya identitas visual, tetapi simbol semangat olahraga Sumatera Barat. Karena itu kami mengundang para desainer dan kreator untuk berkompetisi secara sehat dan kreatif, ” ujar Hamdanus. Lomba ini mengusung tema “Sumbar Hebat, Olahraga Juara”. Menurut Hamdanus, tema tersebut menggambarkan optimisme Sumatera Barat menatap kebangkitan prestasi olahraga daerah. “PORPROV XVI akan menjadi momentum meningkatkan prestasi dan memperkuat ekosistem olahraga di Sumatera Barat. Semangat itu harus tercermin dalam karya logo dan maskot tahun ini,” tambahnya. Terbuka untuk Semua, Peserta Boleh Kirim Lebih dari Satu Karya Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Waketum VII KONI Sumbar, Dolla Indra, menjelaskan bahwa lomba ini dibuka untuk masyarakat umum tanpa batasan latar belakang. “Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk siapa pun yang punya kreativitas. Peserta bahkan boleh mengirim lebih dari satu karya, asalkan orisinal dan menyertakan filosofi desainnya,” kata Dolla. Karya dikirim dalam format JPEG dan file asli (CDR/PSD atau link Canva/digital platform lainnya), diunggah ke Instagram dengan menandai akun @konisumbar_official, serta mengirim file ke email panitia: porprovsumbar2026@gmail.com dengan subjek nama peserta_lomba logo dan maskot. Waketum II Bidang Prestasi: Saatnya Kebangkitan Olahraga Sumbar Waketum II Bidang Prestasi KONI Sumbar yang juga Panitia Pengarah PORPROV XVI, Septri, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba desain, tetapi bagian dari gerakan besar membangkitkan olahraga daerah. “Ini momentum kebangkitan olahraga Sumbar. Kami mengajak seluruh masyarakat berkolaborasi mengangkat marwah olahraga kita. PORPROV adalah instrumen pembinaan berkelanjutan, dari sinilah bibit-bibit unggul daerah muncul dan ditempa,” ujar Septri. Ia berharap antusiasme masyarakat dalam lomba desain ini menjadi awal keterlibatan publik yang lebih luas menjelang PORPROV XVI. “Kreativitas masyarakat adalah energi tambahan bagi kebangkitan prestasi olahraga Sumbar, ” tambahnya. Penutupan 10 Desember, Pengumuman 13 Desember 2025 Keputusan panitia bersifat final dan seluruh karya pemenang akan menjadi hak milik KONI Sumbar. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 13 Desember 2025.(*)
Bonus Rp9 Miliar untuk 266 Atlet dan Pelatih, Sumbar Siap Hadapi Porprov 2026

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bonus senilai Rp9.015.650.000 kepada 266 atlet dan pelatih berprestasi yang meraih medali pada berbagai ajang olahraga nasional. Penyerahan berlangsung di Istana Gubernur, Minggu (16/11/2025). Bonus tersebut diberikan kepada para peraih medali di Porwanas Jatim 2022, Pra Popnas 2022 Jakarta, Popnas 2023 Palembang, Piala Soeratin U-17 Jatim 2024, hingga PON XXI Aceh–Sumut 2024. Data Dispora Sumbar menunjukkan, alokasi terbesar diperuntukkan bagi atlet dan pelatih PON XXI 2024, yakni Rp8.065.250.000 untuk 134 penerima. Berikutnya Pra Popnas 2022 sebesar Rp436.800.000, Popnas 2023 Rp404.600.000, Soeratin 2024 Rp94.000.000, dan Porwanas 2022 Rp15.000.000. Plt. Kepala Dispora Sumbar, Dedy Diantolani, menegaskan bahwa penyaluran bonus ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah sekaligus upaya memperkuat motivasi atlet dalam menghadapi agenda olahraga daerah berikutnya. “Penghargaan ini adalah komitmen pemerintah untuk mendukung pembinaan atlet. Ini juga bagian dari persiapan panjang menuju Porprov 2026,” ujarnya. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menjelaskan bahwa bonus tersebut sudah ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD melalui perubahan anggaran 2025, serta memohon maaf atas keterlambatan pencairan. Mahyeldi menegaskan perhatian pemerintah terhadap sektor olahraga terus diperkuat menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. “Porprov 2026 harus dipersiapkan lebih baik. Saya minta seluruh Pengprov dan cabang olahraga kompak. Kalau cabor tidak kompak, kami akan menahan dana. Dukungan hanya bisa diberikan jika semuanya berjalan solid,” tegasnya. Mahyeldi juga menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai penggerak sektor lain, termasuk pariwisata. Ia mendorong Pengprov cabor menghadirkan lebih banyak kejuaraan nasional di Sumbar untuk meningkatkan perputaran ekonomi daerah. Selain fokus pada Porprov 2026, ia menegaskan Sumbar siap menjadi tuan rumah PON 2032. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar atas alokasi bonus bagi atlet dan pelatih. Ia menyebut dukungan tersebut sangat penting dalam menyongsong Porprov 2026. “KONI mendapat dukungan penuh pemerintah, terutama untuk persiapan Porprov 2026. Ini momentum konsolidasi dan percepatan pembinaan olahraga daerah,” kata Hamdanus. Ia menambahkan, KONI juga memperjuangkan kemudahan bagi para atlet, termasuk dispensasi bagi mahasiswa dan pelajar yang jadwal pendidikannya berbenturan dengan program latihan. Penyerahan bonus ini menjadi komitmen bersama pemerintah dan KONI Sumbar untuk memperkuat pembinaan prestasi menuju Porprov Sumbar 2026, agenda olahraga terbesar di provinsi tersebut. (*)