JAKARTA — Kontingen Kick Boxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat tampil impresif pada Kejurnas KBI 2025 yang digelar 28 November hingga 3 Desember di GOR Padepokan Silat TMII, Jakarta. Menghadapi lebih dari 250 atlet dari 19 provinsi, tim Sumbar sukses mengoleksi 15 medali dengan rincian 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.
Penampilan gemilang ini semakin lengkap dengan kehadiran Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, yang datang langsung memberikan dukungan kepada para atlet. Kehadirannya di arena menjadi suntikan motivasi tambahan bagi tim yang tengah berjuang di berbagai nomor pertandingan.
“Kalian sudah membuktikan bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil. Tetap fokus, junjung sportivitas, dan bertanding dengan penuh semangat. Sumatera Barat bangga,” ujar Anandya.
Dukungan tersebut terasa signifikan, terutama saat sejumlah atlet Sumbar berhasil melaju ke babak final. Atmosfer positif dari tim dan ofisial membuat para atlet tampil lebih percaya diri menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.
Sumatera Barat menurunkan 18 atlet yang bertanding di berbagai kategori, mulai dari Tatami Junior, Point Fighting, hingga Ring Sport Senior. Mereka tampil di nomor seperti Kick Light, Light Contact, Point Fighting, Low Kick, Full Contact, hingga K1.
Di bawah arahan pelatih kepala Firman Syafi’i bersama tim pelatih William Jalmav, Oka Aljes, dan Zelly Heriyanto, para atlet menunjukkan performa disiplin dan penuh determinasi. Manajer tim Fazril Ale juga memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi selama kejuaraan berlangsung.
Firman Syafi’i mengaku bangga dengan perkembangan mental bertanding para atlet.
“Mereka tampil lebih matang dan percaya diri. Dukungan langsung dari KONI Sumbar menjadi energi tambahan bagi tim,” ujarnya.
Adapun empat medali emas diraih melalui nomor Light Contact dan Point Fighting, sementara medali lainnya diperoleh dari berbagai nomor yang menunjukkan kedalaman kekuatan tim Sumbar di cabang kickboxing.
Lebih dari sekadar capaian medali, keberhasilan ini dinilai mencerminkan karakter atlet Sumatera Barat yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kickboxing bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga integritas dan mental juang. Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan kita berada di jalur yang tepat,” tegas Anandya.
Dengan torehan tersebut, Sumatera Barat kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan di kancah kickboxing nasional. Tim KBI Sumbar pun pulang tidak hanya membawa medali, tetapi juga semangat baru untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.






