Jakarta – Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Pusat yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026 di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, resmi menetapkan Provinsi Banten dan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas dan disepakati dalam forum yang dihadiri pengurus KONI provinsi dari seluruh Indonesia.
Dari Sumatera Barat, kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, Sekretaris Umum Anandya Dipo Pratama, serta Wakil Ketua Umum Dolla Indra.
Penetapan Banten dan Lampung sebagai penyelenggara pesta olahraga terbesar di Indonesia itu diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan PON yang berkualitas, sekaligus menjadi momentum percepatan pembangunan olahraga nasional melalui peningkatan sarana dan prasarana, pembinaan atlet, serta penguatan ekosistem olahraga di daerah.
Hamdanus menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Lampung, serta KONI kedua daerah yang telah mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
“Selamat kepada Banten dan Lampung yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032. Ini merupakan amanah besar sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menyelenggarakan event olahraga nasional yang berkualitas dan berkesan,” ujar Hamdanus.
Menurutnya, penetapan tuan rumah PON 2032 juga menjadi motivasi bagi seluruh daerah, termasuk Sumatera Barat, untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan.
“Bagi KONI Sumbar, keputusan ini menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik lagi. Pembinaan atlet harus semakin terukur, sistematis, dan berorientasi pada prestasi. Kami ingin memastikan atlet-atlet Sumatera Barat mampu bersaing di tingkat nasional dan memberikan hasil terbaik pada ajang-ajang multi event mendatang,” katanya.
Hamdanus menambahkan bahwa KONI Sumbar saat ini tengah mempersiapkan berbagai program pembinaan menuju agenda olahraga nasional mendatang, termasuk optimalisasi pelaksanaan Porprov Sumatera Barat sebagai sarana penjaringan atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota.
“Semangat yang ditunjukkan daerah-daerah dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON harus menjadi inspirasi bagi kita semua. KONI Sumbar berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan, tata kelola organisasi, serta dukungan terhadap atlet agar prestasi olahraga Sumatera Barat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menilai keputusan Musornaslub tersebut menjadi momentum bagi seluruh daerah untuk memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini.
“Persaingan olahraga nasional akan semakin kompetitif. Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang, berbasis data, dan didukung program latihan yang berkelanjutan. KONI Sumbar terus mendorong penguatan pembinaan di setiap cabang olahraga agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Dengan telah ditetapkannya Banten dan Lampung sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032, perhatian insan olahraga Indonesia kini mulai tertuju pada berbagai persiapan yang akan dilakukan kedua provinsi tersebut guna menyukseskan penyelenggaraan pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.






