KONI Sumbar Kumpulkan Pelatih, Matangkan Roadmap Pembinaan Menuju PON 2028

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat mengumpulkan puluhan pelatih dari berbagai cabang olahraga dalam rangka pemaparan roadmap pembinaan sekaligus evaluasi hasil tes atlet sebagai langkah awal menuju Pekan Olahraga Nasional 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang menjadi bagian dari program Pelatihan Provinsi (Pelatprov) ini digelar di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang, Selasa (10/3/2026), dan akan berlangsung sepanjang Maret hingga Desember 2026 sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa target besar yang diusung adalah membawa Sumatera Barat masuk 10 besar nasional pada PON 2028. “Target 10 besar bukan sekadar angka, tetapi komitmen bersama. Kita ingin memastikan target ini realistis dan bisa dicapai dengan kerja kolektif seluruh pihak,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang telah dipercaya bergabung dalam program Pelatprov. Menurutnya, pertemuan ini menjadi titik awal untuk membangun sinergi menuju peningkatan prestasi olahraga Sumbar. “KONI tidak akan berarti tanpa prestasi. Para pelatih yang dipilih adalah mereka yang memiliki pengalaman dan kapasitas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. Hamdanus menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI dan pelatih. Ia menyebutkan, KONI bertugas menyiapkan dukungan pembinaan, sementara pelatih fokus membentuk atlet agar mampu mencapai performa terbaik. Terkait pendanaan, ia mengakui masih terdapat keterbatasan anggaran. Namun KONI Sumbar akan berupaya mencari tambahan dukungan melalui APBD Perubahan maupun sumber lainnya. “Jika prestasi menunjukkan peningkatan, tentu dukungan dari pemerintah dan DPRD akan ikut menguat,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, mengungkapkan bahwa sebanyak 35 cabang olahraga telah ditetapkan untuk mengikuti program Pelatprov setelah melalui proses verifikasi. Ia menjelaskan bahwa sebelum program berjalan penuh, Bidang Pembinaan Prestasi telah melakukan serangkaian tes, mulai dari fisik, kesehatan hingga psikologi atlet. “Tes awal ini bertujuan melihat kondisi dasar atlet. Evaluasi berikutnya pada Mei akan mengukur perkembangan mereka,” ujarnya. Septri menambahkan, KONI Sumbar menargetkan perolehan 19 medali emas sebagai bagian dari upaya menembus 10 besar nasional. Dalam program pembinaan, atlet juga dikelompokkan ke dalam empat kategori, yaitu atlet andalan, prioritas, potensial, dan binaan, guna memaksimalkan pendekatan pembinaan. Ketua Pelatprov KONI Sumbar, Risky Syahputra, menegaskan bahwa sistem pembinaan kini berbasis data, bukan lagi sekadar asumsi. “Program latihan dirancang berdasarkan hasil tes fisik, kesehatan, dan psikologi. Dengan pendekatan ini, perkembangan atlet dapat dipantau secara objektif dan terukur,” jelasnya. Ia menambahkan, evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan setiap atlet mengalami peningkatan performa secara konsisten. “Kita ingin setiap fase latihan memiliki indikator yang jelas, sehingga jika diperlukan, program bisa segera disesuaikan,” pungkasnya.

48 Cabor Lolos Verifikasi, Porprov XVI Digelar 2–14 Oktober 2026

konisumbar.or.id – KONI Sumatera Barat memastikan pelaksanaan Porprov XVI akan digelar pada 2–14 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Event empat tahunan itu menjadi ajang kebangkitan olahraga Sumbar setelah beberapa tahun terakhir sempat tertunda. Ketua Pelaksana Porprov XVI yang juga Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, menyampaikan sebanyak 48 cabang olahraga telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan aktif secara legal melalui pendaftaran KONI kabupaten/kota. Data final cabor tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) bersama KONI kabupaten/kota dan pengurus provinsi yang dijadwalkan awal Maret 2026. Peserta Porprov XVI berasal dari seluruh kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan persyaratan atlet berstatus Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Sumbar, dibuktikan antara lain melalui KTP elektronik atau dokumen kependudukan lainnya. Dengan waktu persiapan sekitar delapan bulan, KONI Sumbar menargetkan seluruh aspek teknis dan nonteknis tuntas melalui koordinasi intensif lintas daerah dan cabang olahraga.

Padang Pariaman Siap Sukseskan Porprov XVI 2026, KONI Sumbar Apresiasi Komitmen Daerah

PARIK MALINTANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, bersama tim panitia persiapan Porprov melakukan pertemuan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di ruang pertemuan Bupati di Parik Malintang, Kamis (5/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan Porprov, baik dari sisi penyelenggaraan cabang olahraga maupun peningkatan prestasi atlet. Dalam pertemuan itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerahnya untuk meningkatkan prestasi olahraga pada Porprov XVI. Ia menargetkan Kabupaten Padang Pariaman dapat tampil maksimal dan bersaing memperebutkan posisi terbaik setelah pada Porprov sebelumnya menempati peringkat kedua. Selain peningkatan prestasi, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga yang direncanakan dapat digelar di Padang Pariaman antara lain renang, panjat tebing, sepak bola, tarung derajat, kriket, woodball, futsal, dan sambo. Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi Basir menjelaskan bahwa pihaknya telah mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah pengurus provinsi cabang olahraga untuk memastikan kesiapan daerah menjadi tuan rumah pertandingan. Awalnya, kata Asmadi, Padang Pariaman hanya merencanakan tiga cabang olahraga. Namun setelah dilakukan komunikasi dengan beberapa pengurus provinsi, peluangnya bertambah menjadi tujuh cabang olahraga bahkan lebih. “Kami terus menjalin koordinasi dengan pengurus provinsi cabang olahraga agar Padang Pariaman dapat menjadi tuan rumah yang siap dan kompetitif,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) persiapan Porprov XVI, Septri menilai pelaksanaan Porprov juga dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali fasilitas olahraga di daerah, termasuk Stadion Utama Sumbar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat. Menurutnya, dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan sekaligus meningkatkan prestasi atlet daerah. “Kami mengapresiasi semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta jajaran KONI daerah dalam menyukseskan Porprov 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan pengurus cabang olahraga sangat penting agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan melahirkan prestasi terbaik,” ujar Hamdanus. Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 11 kabupaten/kota di luar Kota Padang yang telah menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah bersama pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat. Hamdanus menjelaskan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kabupaten/kota untuk dapat menjadi tuan rumah cabang olahraga pada Porprov. Pertama, adanya surat rekomendasi dari pengurus provinsi cabang olahraga. Kedua, surat penetapan cabang olahraga tuan rumah dari KONI kabupaten/kota. Ketiga, surat persetujuan kepala daerah. Keempat, surat kesanggupan penyediaan sarana dan prasarana teknis cabang olahraga. Seluruh persyaratan tersebut selanjutnya akan diverifikasi oleh KONI Sumbar dan dibahas dalam rapat koordinasi teknis anggota sebelum ditetapkan sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVI tahun 2026. Dengan koordinasi yang terus diperkuat bersama pemerintah daerah, KONI Sumbar optimistis pelaksanaan Porprov XVI akan berlangsung sukses serta menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat.

Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim Tegaskan Dukungan Atlet Porprov Sumbar 2026, Siap Kawal Anggaran

Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet dari berbagai cabang olahraga agar tetap dapat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026. Hal tersebut disampaikan Muhajir saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, yang hadir bersama Wakil Sekretaris Umum II KONI Sumbar, Risky Syahputra, di rumah dinas Ketua DPRD Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Muhajir menegaskan bahwa para atlet merupakan aset daerah yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Menurutnya, dukungan terhadap atlet bukan hanya penting untuk menghadapi kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membina generasi muda serta mengharumkan nama daerah. Ia berharap Pemerintah Kota Pariaman bersama KONI dapat segera merumuskan langkah-langkah strategis dan solusi yang konkret agar pembinaan atlet tetap berjalan dengan baik, sekaligus memastikan kesiapan kontingen menghadapi Porprov mendatang. “Sebagai Ketua DPRD, saya akan mengawal penganggaran agar kontingen Kota Pariaman dapat dipersiapkan secara maksimal sehingga mampu meraih prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” ujarnya. Sementara itu, Hamdanus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pimpinan DPRD Kota Pariaman terhadap perkembangan olahraga di daerah tersebut. Menurutnya, komitmen dari lembaga legislatif sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program pembinaan atlet. Ia menilai dukungan tersebut akan memberikan motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan tanpa terbebani persoalan nonteknis, termasuk terkait pendanaan. “Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan KONI menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan atlet menghadapi Porprov. Dengan kerja sama yang solid, saya optimistis Kota Pariaman dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” katanya. Ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Berbagai tahapan persiapan terus dipercepat oleh panitia pelaksana agar penyelenggaraan berjalan lancar. Dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat bersama KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat di Padang pada Selasa (24/2), sebanyak 11 daerah awalnya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi 12 daerah setelah satu kota lain menyatakan kesediaannya untuk ikut menjadi tuan rumah bersama dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya komitmen kesiapan daerah tuan rumah, pengawalan anggaran, serta percepatan tahapan teknis sebagai langkah awal menuju suksesnya penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat. Selanjutnya, hasil rapat tersebut akan diselaraskan dengan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga sebelum ditetapkan secara resmi dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.***

DPRD Kota Padang Dorong Kesiapan Anggaran Porprov 2026

Padang — Komisi IV DPRD Kota Padang menggelar rapat kerja bersama Dispora dan KONI Kota Padang guna membahas anggaran serta kesiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat XVI yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026. Rapat ini menjadi langkah awal evaluasi agar pelaksanaan berjalan lancar, terutama karena Kota Padang berperan sebagai tuan rumah utama. Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, meminta seluruh kebutuhan anggaran disampaikan secara terbuka. Ia menekankan pentingnya perincian biaya, mulai dari seremoni pembukaan dan penutupan hingga kebutuhan teknis kontingen. Menurutnya, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas secara detail usulan tersebut dalam pembahasan APBD maupun perubahan APBD Tahun 2026. Sementara itu, Plt Kepala Dispora Padang, Corry Saidan, menjelaskan bahwa Porprov 2026 direncanakan mulai 2 Oktober. Saat ini, KONI tengah menyusun seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan. Ia menambahkan, Dispora dan KONI Kota Padang juga telah berkoordinasi dengan KONI Sumbar untuk mempermudah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum diajukan ke legislatif. Rapat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung suksesnya Porprov Sumbar 2026 di Kota Padang.

Tantangan Konsep Tuan Rumah Bersama Porprov Sumbar 2026

konisumbar.or.id – Padang, Konsep tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 hadapi tantangan utama keterbatasan anggaran APBD daerah untuk venue, koordinasi lintas daerah, serta kesiapan berkas pengajuan administratif. Beberapa kabupaten/kota seperti Bukittinggi, Padangpanjang, Pariaman, dan Tanah Datar awalnya ragu ikut karena jadwal Juni-Juli 2026 tak terakomodir anggaran. Pengunduran jadwal ke Oktober 2026 beri ruang perubahan anggaran, tapi daerah pinggiran kesulitan infrastruktur venue dan logistik transportasi antar-lokasi, ditambah tekanan ekonomi pasca-bencana. KONI Sumbar dorong rapat koordinasi untuk finalisasi, meski berkas pengajuan calon tuan rumah masih belum lengkap. “Tekanan ekonomi menjadi tantangan besar bagi daerah-daerah untuk menjadi tuan rumah. Namun, konsep ini harus jalan demi pemerataan,” ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullah. “Kami butuh surat resmi dari kepala daerah dan KONI setempat. Koordinasi intensif krusial agar transparan dan tepat sasaran anggaran,” tegas Ketua KONI Sumbar Hamdanus.

Daftar Tuan Rumah Cabor Porprov Sumbar 2026

Padang — KONI Sumatera Barat menetapkan konsep tuan rumah bersama untuk 48 cabang olahraga pada Porprov XVI/2026 yang akan berlangsung 2–14 Oktober 2026. Penentuan lokasi pertandingan dilakukan melalui rapat koordinasi dan proses verifikasi venue yang saat ini masih berjalan. Sejumlah daerah telah mengajukan diri sebagai tuan rumah. Kepulauan Mentawai mengusulkan lima cabang olahraga, yakni sepak takraw, tinju, panahan, kabaddi, dan catur. Sementara itu, Kota Sawahlunto mengajukan sepuluh cabang olahraga, antara lain panjat tebing, binaraga, angkat berat, balap motor, tenis lapangan, kempo, taekwondo, catur, biliar, dan bridge. Kota Solok juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga aerosport. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyebut minat daerah cukup tinggi. Beberapa daerah lain seperti Pesisir Selatan dan Padang Pariaman juga ikut menyatakan kesiapan. “Kami sudah menginisiasi pertemuan dengan pengurus provinsi cabang olahraga untuk menetapkan lokasi pertandingan secara tepat,” ujarnya. Wakil Ketua KONI Sumbar, Septri, menegaskan bahwa proses verifikasi venue masih berlangsung. Menurutnya, konsep tuan rumah bersama menjadi strategi untuk mendorong pemerataan pembangunan olahraga di seluruh Sumatera Barat.

KONI Sumbar Tetapkan 48 Cabor Lolos Verifikasi Porprov XVI

konisumbar.or.id – Padang, KONI Sumbar menetapkan 48 cabang olahraga lolos verifikasi administrasi dan aktif secara legal untuk Porprov XVI Sumbar 2026 yang berlangsung 2-14 Oktober 2026. Daftar cabor ini disusun berdasarkan pendaftaran dari KONI kabupaten/kota dan akan dibahas secara final dalam rakornis pada 7 Maret 2026. Keputusan ini menjadi bagian persiapan matang KONI Sumbar pasca-terbitnya SK Gubernur Nomor 426-121-2026, mencakup cabang konvensional hingga modern seperti e-sport dan pickleball. Daftar lengkap 48 cabor meliputi sepak takraw, taekwondo, atletik, panahan, biliar, akuatik, catur, bola voli, tinju, pencak silat, tenis meja, angkat besi, karate, menembak, bulutangkis, kempo, sepak bola, futsal, angkat berat, dayung, panjat tebing, tarung derajat, tenis lapangan, bola basket, bridge, bola tangan, wushu, gulat, gimnastik, soft tenis, sepatu roda, hapkido, binaraga, arung jeram, aero sport, balap motor, pickleball, petanque, e-sport, judo, muaythai, mixed martial arts, kick boxing, dance sport, balap sepeda, cricket, sambo, gateball, dan woodball. “Sebanyak 48 cabang olahraga sudah terverifikasi dan aktif secara legal, ini akan kita bawa dalam rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov peserta Porprov yang direncanakan Sabtu, 7 Maret 2026,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Porprov XVI, Dr. Septri, di Padang, Sabtu (21/2/2026). “Tempat pelaksanaan rakornis akan kami informasikan kemudian, sinergi lintas daerah dan antar-cabor menjadi kunci sukses Porprov XVI,” tambahnya. Ia menegaskan, atlet peserta wajib WNI, berdomisili di Sumbar, dengan KTP elektronik paling lambat Juni 2025 atau dibuktikan KK/KIA bagi yang belum cukup umur. (r)

Gubernur Mahyeldi Ultimatum KONI Daerah Soal Porprov 2026

Padang — Mahyeldi Ansharullah menegaskan sikap tegas terhadap kesiapan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026. Dalam audiensi resmi di Istana Gubernur pada Senin (12 Januari 2026), ia mengultimatum bahwa pengurus KONI yang tidak siap dapat diganti. Dukungan Pemprov Sudah Jelas dan Terukur Gubernur menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menunjukkan komitmen nyata. Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar melalui APBD. Selain itu, dukungan administratif juga diperkuat dengan Surat Keputusan Gubernur yang diterbitkan pada 18 November 2025. Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mahdianur Musa, bersama jajaran terkait. Pertemuan ini membahas secara rinci kronologi dukungan pemerintah sejak rapat koordinasi Februari 2025, berlanjut September, hingga penetapan kebijakan pada November 2025. Tidak Ada Alasan Lagi Soal Anggaran Dalam forum itu, Gubernur secara tegas menyatakan bahwa persoalan anggaran tidak bisa lagi dijadikan alasan oleh daerah. Ia menilai seluruh tahapan dukungan telah diberikan secara berkelanjutan. “Dengan kronologis ini, tidak ada alasan lagi bagi KONI daerah mempermasalahkan anggaran atau kesiapan. Pemprov sudah jelas mendukung Porprov,” tegas Mahyeldi. Ancaman Tegas: Siap atau Diganti Gubernur juga menyoroti masih adanya daerah yang diragukan partisipasinya. Setidaknya tujuh daerah disebut belum menunjukkan kesiapan penuh, bahkan salah satunya memilih mundur karena keterbatasan anggaran. Menurutnya, ketidaksiapan tersebut mencerminkan lemahnya komunikasi antara pengurus KONI dengan kepala daerah masing-masing. “Kalau KONI tidak bisa mengatakan siap, berarti Ketua KONI-nya tidak betul dan tidak mampu mengomunikasikan dengan kepala daerah. Lebih baik ganti saja Ketua KONI-nya,” ujarnya dengan tegas. Porprov 2026 Momentum Kebangkitan Olahraga Sumbar Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah setelah vakum cukup lama. Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh kabupaten dan kota dapat berpartisipasi penuh, sehingga pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan berdampak pada peningkatan prestasi atlet Sumatera Barat di tingkat nasional.

Porprov Sumbar 2026 Dorong Pembangunan Daerah

konisumbar.or.id – Padang, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 mendorong pembangunan infrastruktur olahraga dan pemerataan di berbagai kabupaten/kota sebagai tuan rumah bersama. Event ini memacu renovasi venue seperti lapangan paralayang, voli pantai, dan GOR, sekaligus investasi pembinaan atlet menuju PON 2028. Konsep tuan rumah bersama memastikan daerah pinggiran seperti Mentawai, Pessel, Pariaman, dan Sawahlunto mendapat alokasi anggaran APBD untuk fasilitas olahraga representatif, meningkatkan daya saing dan akses pelayanan publik. Porprov juga sejalan dengan RPJMD Sumbar 2025-2030 untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan pasca-bencana. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan, “Porprov bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mendorong pembangunan daerah, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta memperkuat citra daerah.”​ Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menambahkan, “Porprov harus dimaknai sebagai investasi pembinaan atlet. Seluruh daerah bertanggung jawab menyiapkan dukungan anggaran agar penyelenggaraannya berjalan sukses.”

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat