SK Gubernur Terbit, Porprov XVI Sumbar 2026 Resmi Digelar 2 Oktober

konisumbar.or.id – Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar menyambut terbitnya SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang menetapkan penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar dimulai 2 Oktober 2026 sebagai momentum kebangkitan olahraga Ranah Minang. SK ini menjadi dasar hukum resmi seluruh tahapan Porprov, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penetapan tuan rumah, hingga penguatan pembinaan atlet di kabupaten dan kota. Dalam sepekan terakhir, KONI Sumbar mematangkan persiapan teknis melalui verifikasi 48 cabang olahraga yang akan tampil di Porprov XVI, sekaligus menggelar rapat koordinasi untuk membahas tuan rumah setelah Kota Padang menyatakan mundur dan 11 daerah lain menyatakan siap mengajukan diri. Agenda berikutnya adalah rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov cabor pada 7 Maret 2026 untuk memfinalkan cabor, teknis pertandingan, serta mekanisme pelaksanaan berbasis sistem Satu Data Atlet. “Dengan SK Gubernur Nomor 426-121-2026 ini, dasar hukum penyelenggaraan sudah sangat kuat, ini menjadi momentum bagi seluruh insan olahraga untuk bersiap lebih maksimal, kami ingin Porprov XVI sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” ujar Ketua KONI Sumbar, Hamdanus. Ia menambahkan, kevakuman delapan tahun tanpa Porprov harus dijawab dengan konsolidasi serius di semua level agar atlet Sumbar kembali kompetitif di ajang Porwil dan PON. “Sebanyak 48 cabang olahraga sudah terverifikasi dan aktif secara legal, ini akan kita bawa dalam rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov peserta Porprov yang direncanakan Sabtu, 7 Maret 2026,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Porprov XVI, Dr. Septri, jelasnya. Ia menambahkan, rakor juga menegaskan komitmen dukungan anggaran APBD dan non-APBD serta pemanfaatan aplikasi Satu Data Atlet demi pelaksanaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, lanjutnya. (r)
Porprov Sumbar 2026 Dorong Pariwisata dan Sport Tourism

konisumbar.or.id – Padang, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 dengan konsep tuan rumah bersama berpotensi mempromosikan destinasi wisata di berbagai kabupaten/kota, termasuk Kepulauan Mentawai sebagai tuan rumah 5 cabang olahraga. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter akan memperkenalkan potensi alam, budaya, serta sport tourism di Bumi Sikerei dan daerah lain. Porprov pada 2-14 Oktober 2026 ini memanfaatkan momentum untuk pemerataan pembangunan infrastruktur olahraga sekaligus wisata, seperti pantai dan lapangan di Mentawai, Pariaman, Sawahlunto, serta Tanah Datar. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menekankan event ini memperkuat citra Sumbar sebagai destinasi olahraga dan pariwisata, mendukung target 2 juta kunjungan wisatawan pada 2025. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan, “Mentawai memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia, keindahan alam, maupun daya tarik wisata. Ini saatnya Mentawai unjuk gigi di level provinsi melalui penyelenggaraan cabang olahraga Porprov.” Ketua KONI Kepulauan Mentawai Ali Akbar menambahkan, “Ajang ini tidak hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga sarana promosi alam, budaya, dan potensi daerah Kepulauan Mentawai.” (r)
Porprov Sumbar 2026 Dongkrak Ekonomi Daerah

konisumbar.or.id – Padang, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 berpotensi menggerakkan perekonomian daerah melalui lonjakan kunjungan atlet, ofisial, dan wisatawan yang memicu aktivitas hotel, restoran, transportasi, serta UMKM. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menilai event ini menciptakan efek berantai positif, terutama pasca-bencana alam. Porprov dengan konsep tuan rumah bersama di berbagai kabupaten/kota akan menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan pendapatan pedagang makanan, penginapan, dan jasa pendukung, mirip dampak PON nasional yang menghasilkan multiplier effect miliaran rupiah. Pemprov Sumbar telah menganggarkan dana, sementara kabupaten/kota diminta ikut mendukung untuk maksimalkan manfaat ekonomi jangka pendek dan panjang. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyatakan, “Agenda Porprov ini juga bagian dari menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah-daerah. Dalam kondisi bencana, kita tetap harus bangkit, dan roda perekonomian harus terus bergerak.” Mahyeldi menambahkan, “Jika kita bisa mendatangkan event nasional atau bahkan internasional ke Sumbar, maka efek ekonominya akan sangat besar. Hotel, restoran, transportasi, dan UMKM akan ikut merasakan dampaknya.” (R)