48 Cabor Lolos Verifikasi, Porprov XVI Digelar 2–14 Oktober 2026

konisumbar.or.id – KONI Sumatera Barat memastikan pelaksanaan Porprov XVI akan digelar pada 2–14 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Event empat tahunan itu menjadi ajang kebangkitan olahraga Sumbar setelah beberapa tahun terakhir sempat tertunda. Ketua Pelaksana Porprov XVI yang juga Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, menyampaikan sebanyak 48 cabang olahraga telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan aktif secara legal melalui pendaftaran KONI kabupaten/kota. Data final cabor tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) bersama KONI kabupaten/kota dan pengurus provinsi yang dijadwalkan awal Maret 2026. Peserta Porprov XVI berasal dari seluruh kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan persyaratan atlet berstatus Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Sumbar, dibuktikan antara lain melalui KTP elektronik atau dokumen kependudukan lainnya. Dengan waktu persiapan sekitar delapan bulan, KONI Sumbar menargetkan seluruh aspek teknis dan nonteknis tuntas melalui koordinasi intensif lintas daerah dan cabang olahraga.

Ketua DPRD Agam Pastikan Dukungan Anggaran untuk Sukseskan Porprov Sumbar 2026

LUBUK BASUNG – Ketua DPRD Kabupaten Agam, Ilham, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Ilham saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, bersama Wakil Sekretaris II KONI Sumbar, Risky Syahputra, dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPRD Agam, Rabu (4/3/2026). Menurut Ilham, dukungan DPRD terhadap pelaksanaan Porprov tidak hanya bersifat simbolis, tetapi telah diwujudkan melalui kebijakan anggaran daerah. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan untuk kegiatan tersebut telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan kembali disesuaikan pada anggaran perubahan agar selaras dengan jadwal penyelenggaraan Porprov yang berada pada triwulan akhir tahun. “Pada prinsipnya DPRD Kabupaten Agam memberikan dukungan penuh. Penganggaran sudah dimasukkan dalam APBD dan nantinya juga akan diselaraskan kembali pada perubahan anggaran agar sesuai dengan jadwal pelaksanaan Porprov,” ujar Ilham. Ia menilai ajang olahraga tingkat provinsi tersebut memiliki arti penting, tidak hanya dalam mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda serta pembangunan karakter melalui olahraga. “Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga. Ini juga merupakan investasi jangka panjang bagi pembinaan atlet dan penguatan karakter generasi muda di daerah,” tambahnya. Sementara itu, persiapan Kabupaten Agam menghadapi Porprov XVI juga terus dimatangkan. KONI Kabupaten Agam sebelumnya telah melakukan kegiatan asistensi pada 16–18 Januari 2026 dengan melibatkan puluhan cabang olahraga untuk menyelaraskan data atlet serta memetakan potensi perolehan medali. Dari 48 cabang olahraga yang diundang dalam kegiatan tersebut, sekitar 32 cabang olahraga telah terdata aktif dan siap berpartisipasi dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat itu. Kabupaten Agam juga memiliki target untuk tampil kompetitif, mengingat pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya daerah ini berhasil menembus tiga besar klasemen akhir perolehan medali. Di sisi lain, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi komitmen pimpinan DPRD Agam yang dinilai memberikan dukungan nyata terhadap pembinaan atlet. Ia menyebut dukungan dari unsur legislatif sangat penting agar para atlet dapat fokus menjalani program latihan tanpa terbebani persoalan administratif maupun pendanaan. “Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kabupaten Agam. Komitmen seperti ini sangat penting agar atlet dapat berlatih dengan tenang tanpa terganggu persoalan nonteknis,” kata Hamdanus. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Porprov sangat bergantung pada kerja sama antara berbagai pihak, mulai dari DPRD, pemerintah daerah, hingga KONI dan pengurus cabang olahraga. “Jika seluruh unsur bergerak bersama, saya optimistis Kabupaten Agam dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada Porprov XVI nanti,” ujarnya. Sebagai penyelenggara, Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat juga terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Porprov XVI. Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain penyelesaian regulasi pertandingan dan technical handbook, koordinasi dengan daerah calon tuan rumah, verifikasi cabang olahraga peserta, serta pemantauan kesiapan venue dan perangkat pertandingan. Selain itu, KONI Sumbar juga memperkuat sistem pendataan atlet dan konsolidasi internal agar pelaksanaan Porprov berjalan tertib, transparan, serta sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah serta kesiapan teknis yang terus dimatangkan, Kabupaten Agam optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal sekaligus bersaing secara kompetitif pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 mendatang.

Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim Tegaskan Dukungan Atlet Porprov Sumbar 2026, Siap Kawal Anggaran

Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet dari berbagai cabang olahraga agar tetap dapat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026. Hal tersebut disampaikan Muhajir saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, yang hadir bersama Wakil Sekretaris Umum II KONI Sumbar, Risky Syahputra, di rumah dinas Ketua DPRD Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Muhajir menegaskan bahwa para atlet merupakan aset daerah yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Menurutnya, dukungan terhadap atlet bukan hanya penting untuk menghadapi kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membina generasi muda serta mengharumkan nama daerah. Ia berharap Pemerintah Kota Pariaman bersama KONI dapat segera merumuskan langkah-langkah strategis dan solusi yang konkret agar pembinaan atlet tetap berjalan dengan baik, sekaligus memastikan kesiapan kontingen menghadapi Porprov mendatang. “Sebagai Ketua DPRD, saya akan mengawal penganggaran agar kontingen Kota Pariaman dapat dipersiapkan secara maksimal sehingga mampu meraih prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” ujarnya. Sementara itu, Hamdanus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pimpinan DPRD Kota Pariaman terhadap perkembangan olahraga di daerah tersebut. Menurutnya, komitmen dari lembaga legislatif sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program pembinaan atlet. Ia menilai dukungan tersebut akan memberikan motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan tanpa terbebani persoalan nonteknis, termasuk terkait pendanaan. “Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan KONI menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan atlet menghadapi Porprov. Dengan kerja sama yang solid, saya optimistis Kota Pariaman dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” katanya. Ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Berbagai tahapan persiapan terus dipercepat oleh panitia pelaksana agar penyelenggaraan berjalan lancar. Dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat bersama KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat di Padang pada Selasa (24/2), sebanyak 11 daerah awalnya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi 12 daerah setelah satu kota lain menyatakan kesediaannya untuk ikut menjadi tuan rumah bersama dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya komitmen kesiapan daerah tuan rumah, pengawalan anggaran, serta percepatan tahapan teknis sebagai langkah awal menuju suksesnya penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat. Selanjutnya, hasil rapat tersebut akan diselaraskan dengan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga sebelum ditetapkan secara resmi dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.***

DPRD Kota Padang Dorong Kesiapan Anggaran Porprov 2026

konisumbar.or.id – Komisi IV DPRD Kota Padang menggelar rapat kerja bersama Dispora dan KONI Kota Padang untuk membahas anggaran dan kesiapan menghadapi Porprov Sumbar XVI yang akan digelar Oktober 2026. Rapat itu menjadi forum evaluasi awal agar kontingen Kota Padang tidak menghadapi kendala ketika tampil sebagai tuan rumah utama. Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, meminta panitia Porprov mengajukan secara terbuka seluruh kebutuhan biaya, mulai dari seremonial pembukaan dan penutupan hingga kebutuhan teknis bagi kontingen. Ia menegaskan, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas lebih rinci usulan tersebut dalam pembahasan APBD maupun perubahan APBD 2026. Plt Kepala Dispora Padang, Corry Saidan, menjelaskan bahwa Porprov 2026 dijadwalkan mulai 2 Oktober 2026 dan saat ini KONI tengah menyusun seluruh kebutuhan yang diperlukan selama pelaksanaan event tersebut. Corry menyebut, Dispora dan KONI Kota Padang juga telah berkoordinasi dengan KONI Sumbar guna mempermudah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akan diajukan ke legislatif.

Tantangan Konsep Tuan Rumah Bersama Porprov Sumbar 2026

konisumbar.or.id – Padang, Konsep tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 hadapi tantangan utama keterbatasan anggaran APBD daerah untuk venue, koordinasi lintas daerah, serta kesiapan berkas pengajuan administratif. Beberapa kabupaten/kota seperti Bukittinggi, Padangpanjang, Pariaman, dan Tanah Datar awalnya ragu ikut karena jadwal Juni-Juli 2026 tak terakomodir anggaran. Pengunduran jadwal ke Oktober 2026 beri ruang perubahan anggaran, tapi daerah pinggiran kesulitan infrastruktur venue dan logistik transportasi antar-lokasi, ditambah tekanan ekonomi pasca-bencana. KONI Sumbar dorong rapat koordinasi untuk finalisasi, meski berkas pengajuan calon tuan rumah masih belum lengkap. “Tekanan ekonomi menjadi tantangan besar bagi daerah-daerah untuk menjadi tuan rumah. Namun, konsep ini harus jalan demi pemerataan,” ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullah. “Kami butuh surat resmi dari kepala daerah dan KONI setempat. Koordinasi intensif krusial agar transparan dan tepat sasaran anggaran,” tegas Ketua KONI Sumbar Hamdanus.

Daftar Tuan Rumah Cabor Porprov Sumbar 2026

konisumbar.or.id – Padang, KONI Sumatera Barat terapkan konsep tuan rumah bersama untuk 48 cabang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI/2026 pada 2-14 Oktober 2026, dengan penetapan lokasi melalui rapat koordinasi dan verifikasi venue. Daftar lengkap masih proses finalisasi, tapi sejumlah daerah ajukan diri. Pengajuan mencakup Kepulauan Mentawai untuk 5 cabor: Sepak Takraw (PSTI), Tinju (Pertina), Panahan (Perpani), Kabaddi, dan Catur; Kota Sawahlunto untuk 10 cabor: Panjat Tebing, Binaraga, Angkat Berat, Balap Motor, Tenis Lapangan, Kempo, Taekwondo, Catur, Biliar, Bridge; serta Kota Solok untuk Aero Sport. “Sejumlah daerah seperti Pesisir Selatan, Mentawai, Sawahlunto, Solok, Padang Pariaman, dan Kota Solok menyatakan minat. Kami inisiasi pertemuan dengan pengprov cabor untuk menetapkan lokasi,” ujar Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus. “Verifikasi venue sedang berlangsung. Konsep ini dorong pemerataan pembangunan olahraga di seluruh Sumbar,” tegas Wakil Ketua KONI Sumbar Septri.

KONI Sumbar Tetapkan 48 Cabor Lolos Verifikasi Porprov XVI

konisumbar.or.id – Padang, KONI Sumbar menetapkan 48 cabang olahraga lolos verifikasi administrasi dan aktif secara legal untuk Porprov XVI Sumbar 2026 yang berlangsung 2-14 Oktober 2026. Daftar cabor ini disusun berdasarkan pendaftaran dari KONI kabupaten/kota dan akan dibahas secara final dalam rakornis pada 7 Maret 2026. Keputusan ini menjadi bagian persiapan matang KONI Sumbar pasca-terbitnya SK Gubernur Nomor 426-121-2026, mencakup cabang konvensional hingga modern seperti e-sport dan pickleball. Daftar lengkap 48 cabor meliputi sepak takraw, taekwondo, atletik, panahan, biliar, akuatik, catur, bola voli, tinju, pencak silat, tenis meja, angkat besi, karate, menembak, bulutangkis, kempo, sepak bola, futsal, angkat berat, dayung, panjat tebing, tarung derajat, tenis lapangan, bola basket, bridge, bola tangan, wushu, gulat, gimnastik, soft tenis, sepatu roda, hapkido, binaraga, arung jeram, aero sport, balap motor, pickleball, petanque, e-sport, judo, muaythai, mixed martial arts, kick boxing, dance sport, balap sepeda, cricket, sambo, gateball, dan woodball. “Sebanyak 48 cabang olahraga sudah terverifikasi dan aktif secara legal, ini akan kita bawa dalam rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov peserta Porprov yang direncanakan Sabtu, 7 Maret 2026,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Porprov XVI, Dr. Septri, di Padang, Sabtu (21/2/2026). “Tempat pelaksanaan rakornis akan kami informasikan kemudian, sinergi lintas daerah dan antar-cabor menjadi kunci sukses Porprov XVI,” tambahnya. Ia menegaskan, atlet peserta wajib WNI, berdomisili di Sumbar, dengan KTP elektronik paling lambat Juni 2025 atau dibuktikan KK/KIA bagi yang belum cukup umur. (r)

Gubernur Mahyeldi Ultimatum KONI Daerah Soal Porprov 2026

konisumbar.or.id – Padang, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengultimatum KONI kabupaten/kota yang tak siap ikut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI/2026 dengan ancaman ganti pengurus saat audiensi di Istana Gubernur pada Senin (12/1/2026). Pernyataan itu respons keluhan keterbatasan anggaran dan kesiapan daerah, meski Pemprov alokasikan Rp12 miliar di APBD serta keluarkan SK Gubernur 18 November 2025. Audiensi hadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Kadispora Mahdianur Musa, serta jajaran; diskusikan kronologi dukungan Pemprov sejak rakor Februari 2025, September 2025, hingga November 2025. Tujuh daerah diragukan ikut, termasuk Bukittinggi mundur karena anggaran; Porprov rencana Juni-Juli 2026 dengan tuan rumah bersama. “Kalau KONI tidak bisa mengatakan siap, berarti Ketua KONI-nya tidak betul dan tidak mampu mengomunikasikan dengan kepala daerah. Lebih baik ganti saja Ketua KONI-nya,” tegas Gubernur Mahyeldi Ansharullah. “Dengan kronologis ini, tidak ada alasan lagi bagi KONI daerah mempermasalahkan anggaran atau kesiapan. Pemprov sudah jelas mendukung Porprov,” imbuhnya.

Porprov Sumbar 2026 Dorong Pembangunan Daerah

konisumbar.or.id – Padang, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 mendorong pembangunan infrastruktur olahraga dan pemerataan di berbagai kabupaten/kota sebagai tuan rumah bersama. Event ini memacu renovasi venue seperti lapangan paralayang, voli pantai, dan GOR, sekaligus investasi pembinaan atlet menuju PON 2028. Konsep tuan rumah bersama memastikan daerah pinggiran seperti Mentawai, Pessel, Pariaman, dan Sawahlunto mendapat alokasi anggaran APBD untuk fasilitas olahraga representatif, meningkatkan daya saing dan akses pelayanan publik. Porprov juga sejalan dengan RPJMD Sumbar 2025-2030 untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan pasca-bencana. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan, “Porprov bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mendorong pembangunan daerah, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta memperkuat citra daerah.”​ Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menambahkan, “Porprov harus dimaknai sebagai investasi pembinaan atlet. Seluruh daerah bertanggung jawab menyiapkan dukungan anggaran agar penyelenggaraannya berjalan sukses.”

SK Gubernur Terbit, Porprov XVI Sumbar 2026 Resmi Digelar 2 Oktober

konisumbar.or.id – Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar menyambut terbitnya SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang menetapkan penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar dimulai 2 Oktober 2026 sebagai momentum kebangkitan olahraga Ranah Minang. SK ini menjadi dasar hukum resmi seluruh tahapan Porprov, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penetapan tuan rumah, hingga penguatan pembinaan atlet di kabupaten dan kota. Dalam sepekan terakhir, KONI Sumbar mematangkan persiapan teknis melalui verifikasi 48 cabang olahraga yang akan tampil di Porprov XVI, sekaligus menggelar rapat koordinasi untuk membahas tuan rumah setelah Kota Padang menyatakan mundur dan 11 daerah lain menyatakan siap mengajukan diri. Agenda berikutnya adalah rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov cabor pada 7 Maret 2026 untuk memfinalkan cabor, teknis pertandingan, serta mekanisme pelaksanaan berbasis sistem Satu Data Atlet. “Dengan SK Gubernur Nomor 426-121-2026 ini, dasar hukum penyelenggaraan sudah sangat kuat, ini menjadi momentum bagi seluruh insan olahraga untuk bersiap lebih maksimal, kami ingin Porprov XVI sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” ujar Ketua KONI Sumbar, Hamdanus. Ia menambahkan, kevakuman delapan tahun tanpa Porprov harus dijawab dengan konsolidasi serius di semua level agar atlet Sumbar kembali kompetitif di ajang Porwil dan PON. “Sebanyak 48 cabang olahraga sudah terverifikasi dan aktif secara legal, ini akan kita bawa dalam rakornis bersama KONI kabupaten/kota dan pengprov peserta Porprov yang direncanakan Sabtu, 7 Maret 2026,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Porprov XVI, Dr. Septri, jelasnya. Ia menambahkan, rakor juga menegaskan komitmen dukungan anggaran APBD dan non-APBD serta pemanfaatan aplikasi Satu Data Atlet demi pelaksanaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, lanjutnya. (r)

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat