Porprov Sumbar 2026 Digelar Oktober, Delapan Daerah Siap Jadi Tuan Rumah

PADANG — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat dipastikan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Kepastian tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang digelar KONI Sumbar bersama KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat di UNP Hotel and Convention Center, Padang, Sabtu (9/5/2026). Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyebut seluruh peserta rapat telah menyatakan komitmen untuk menyukseskan Porprov sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, ajang olahraga terbesar di Sumbar itu menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali pembinaan atlet setelah sempat tidak digelar selama delapan tahun. Ia menilai vakumnya Porprov cukup memengaruhi perkembangan prestasi olahraga daerah. Karena itu, pelaksanaan tahun depan diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional. Dalam rapat tersebut juga diputuskan sejumlah daerah yang siap menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga. Dari total 12 daerah yang mengajukan diri, baru delapan daerah yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan kesiapan dukungan. Kabupaten Kepulauan Mentawai ditetapkan menjadi lokasi pertandingan selancar ombak, kabaddi, dan MMA. Sementara Tanah Datar akan menggelar cabang tinju dan bola voli. Untuk cabang kick boxing dan karate akan dipusatkan di Kabupaten Solok. Sedangkan Lima Puluh Kota dipercaya menjadi tuan rumah menembak dan pencak silat. Cabang arung jeram dan grasstrack dijadwalkan berlangsung di Pasaman Barat. Adapun Pesisir Selatan akan menggelar pertandingan catur dan sepak takraw. Di sisi lain, Kota Pariaman mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan soft tennis, sepatu roda, dan teqball. Sementara Kota Solok menjadi lokasi pertandingan taekwondo, hapkido, aerosport, angkat berat, dan angkat besi. Empat daerah lainnya yakni Kota Padang, Sawahlunto, Bukittinggi, dan Padang Pariaman masih diberi kesempatan melengkapi persyaratan administrasi hingga 19 Mei 2026. Panitia juga menegaskan konsep penyelenggaraan Porprov kali ini menggunakan sistem tuan rumah bersama. Model tersebut diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi sekaligus meningkatkan semarak olahraga di berbagai daerah di Sumbar. Selain itu, tanggung jawab penyelenggaraan juga dibagi antara KONI Sumbar, pengurus cabang olahraga, dan pemerintah daerah tuan rumah agar pelaksanaan berjalan efektif dan efisien.
DPRD Sumbar Komit Dukung Anggaran KONI Jelang Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dengan pemangku kebijakan daerah. Dalam pertemuan strategis bersama DPRD Sumbar yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Sumbar pada Selasa, 21 April 2026, pembahasan difokuskan pada dukungan anggaran serta keberlanjutan program pembinaan olahraga menjelang Porprov Sumbar 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sumbar Drs. Muhidi, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Wakil Ketua Umum III Editiawarman, Wakil Ketua Umum VII Dolla Indra, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Kabid Anggaran Nanda dan Riko Onki Putra. Dalam kesempatan tersebut, jajaran KONI Sumbar memaparkan berbagai program strategis pembinaan atlet serta kebutuhan anggaran guna menunjang peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat. Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang akan digelar pada 2–14 Oktober 2026. Ketua DPRD Sumbar, Drs. Muhidi, menyatakan komitmen kuat lembaganya untuk terus mendukung kemajuan olahraga di Ranah Minang. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mendorong kebijakan dan penguatan anggaran agar seluruh agenda olahraga, termasuk Porprov, dapat berjalan sukses. “DPRD Sumbar memiliki komitmen untuk mendukung olahraga daerah. Kegiatan seperti Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan atlet dan kebanggaan daerah,” ujarnya. Dukungan tersebut menjadi energi positif bagi KONI Sumbar dalam menjalankan berbagai program pembinaan berkelanjutan. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DPRD Sumbar selama ini, baik secara moril maupun melalui kebijakan yang berpihak pada kemajuan olahraga. “Kami mengapresiasi dukungan DPRD Sumbar yang selama ini konsisten membantu KONI, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran. Ini menjadi kekuatan besar bagi kami dalam membina atlet dan mempersiapkan ajang-ajang penting,” ungkap Hamdanus. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara KONI dan DPRD merupakan faktor kunci dalam mewujudkan prestasi olahraga Sumatera Barat, baik di tingkat regional maupun nasional. Pertemuan ini sekaligus mempertegas bahwa pembangunan olahraga tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor. Dengan sinergi yang kuat antara KONI Sumbar dan DPRD, diharapkan pembinaan atlet semakin optimal dan mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat di masa mendatang.
Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026, Fokus Prestasi dan Tuan Rumah Cabor

LIMAPULUH KOTA — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, baik dari sisi prestasi maupun kesiapan sebagai tuan rumah cabang olahraga. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, saat menerima kunjungan Ketua KONI Sumbar Hamdanus bersama Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Septri, di rumah dinas bupati, Sabtu (18/4/2026) malam. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum KONI Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2025–2029 Taufik Hidayatullah Ihsan, Sekretaris Umum Afri Yunaldi, Kabid Olahraga Farid, serta Riza Rahmawati. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Safni menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah berkomitmen untuk ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut, terlebih setelah Porprov sempat vakum selama delapan tahun. “Kalau tidak ikut Porprov, itu menjadi beban moril bagi kami. Maka saya pastikan Lima Puluh Kota ikut. Kami ingin pesta olahraga ini berjalan sukses,” tegasnya. Meski demikian, Safni mengakui kondisi keuangan daerah saat ini menjadi tantangan, sehingga partisipasi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Kami tidak memaksakan mengikuti semua cabang olahraga, tetapi akan fokus pada yang benar-benar siap,” ujarnya. Sebagai bentuk keseriusan, Lima Puluh Kota juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga strategis. “Kami siap menjadi tuan rumah pencak silat dan panahan,” tambah Safni. Sementara itu, Ketua KONI Lima Puluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga unggulan yang berpotensi meraih medali. “Kami fokus pada cabor yang punya peluang besar. Dengan keterbatasan anggaran, strategi kami adalah memaksimalkan atlet yang benar-benar siap bersaing,” ujarnya. Ia juga menyebut pembinaan atlet telah berjalan sejak jauh hari dengan intensitas latihan yang terus meningkat. “Semangat atlet sangat tinggi. Sejak awal tahun lalu mereka sudah menunjukkan keseriusan dalam latihan. Ini menjadi modal penting untuk tampil kompetitif di Porprov,” katanya. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah sangat menentukan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi. “Kalau anggaran tidak siap, atlet bisa saja memilih membela daerah lain. Dukungan kepala daerah sangat penting,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya Porprov sebagai bagian dari siklus pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurutnya, vakumnya Porprov dalam beberapa tahun terakhir berdampak pada penurunan prestasi Sumatera Barat. “Porprov adalah fondasi menuju PON. Tanpa itu, pembinaan tidak terukur dan berdampak pada prestasi,” ujarnya. Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Septri, menambahkan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga di Sumatera Barat. “Porprov menjadi sarana evaluasi pembinaan olahraga sekaligus mempererat persatuan antar daerah. Kami berharap seluruh daerah berpartisipasi optimal sesuai kemampuan masing-masing,” katanya. Ia juga menilai kesiapan daerah menjadi tuan rumah cabang olahraga merupakan kontribusi nyata dalam menyukseskan Porprov secara keseluruhan. “Partisipasi sebagai tuan rumah menunjukkan komitmen kuat daerah, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi,” tutupnya.
KONI Sumbar Finalisasi Lokasi Venue Porprov XVI 2026, Mayoritas Cabor Sudah Direkomendasikan

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026. Salah satu progres signifikan yang telah dicapai adalah penetapan lokasi venue pertandingan untuk puluhan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Berdasarkan data terbaru per 17 April 2026, mayoritas cabang olahraga telah mendapatkan rekomendasi resmi dari masing-masing Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor terkait lokasi pertandingan yang akan digunakan. Dari total cabor yang disiapkan, sebagian besar venue telah dinyatakan “rekomendasi oke”, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Kota Padang Dominasi Venue Utama Kota Padang menjadi pusat pelaksanaan dengan jumlah venue terbanyak. Sejumlah cabang olahraga seperti atletik, bola basket, futsal, bulutangkis, hingga e-sport akan digelar di ibu kota provinsi tersebut. Selain itu, beberapa cabor lain seperti sambo, gimnastik, dan arung jeram masih dalam tahap proses finalisasi rekomendasi. Dukungan Multi Daerah Tidak hanya terpusat di Padang, Porprov XVI juga akan melibatkan banyak daerah sebagai tuan rumah bersama, di antaranya: Kota Pariaman: sepatu roda, teqball, dan soft tenis Kota Bukittinggi: dance sport, pickleball, tenis meja, dan wushu Kabupaten Kepulauan Mentawai: selancar ombak dan kabaddi Kota Solok: aero sport, angkat besi, taekwondo, dan hapkido Kota Sawahlunto: kempo, bridge, dan MMA Kabupaten Padang Pariaman: sepak bola, aquatik, panjat tebing, hingga judo Kabupaten Tanah Datar: bola voli dan tinju Kabupaten Lima Puluh Kota: pencak silat dan menembak Kabupaten Solok: balap sepeda road race, karate, dan kick boxing Seluruh penunjukan lokasi ini merupakan hasil koordinasi intensif antara KONI Sumbar dan Pengprov masing-masing cabang olahraga guna memastikan kesiapan teknis dan kelayakan venue. Beberapa Cabor Masih Tahap Proses Meski sebagian besar telah direkomendasikan, terdapat beberapa cabang olahraga yang masih dalam tahap proses penilaian, seperti: Sambo Gimnastik Arung Jeram Balap Motor Road Race Binaraga Catur KONI Sumbar menargetkan seluruh venue dapat difinalisasi dalam waktu dekat agar tahapan berikutnya, seperti persiapan teknis dan operasional, dapat berjalan optimal. Ketua OC: Porprov Akan Sukses dan Obati Kerinduan Atlet Ketua Organizing Committee (OC) Porprov XVI Sumbar, Septri, menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan saat ini masih terus berjalan secara bertahap dan terukur. “Proses ini masih berlangsung dan kita pastikan semua berjalan sesuai tahapan. Kami optimistis Porprov XVI tahun 2026 akan terlaksana dengan sukses,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ajang ini memiliki makna penting bagi para atlet di Sumatera Barat yang sudah cukup lama menantikan kompetisi tingkat provinsi tersebut. “Porprov ini bukan sekadar event, tetapi akan menjadi momentum untuk mengobati kerinduan atlet Sumatera Barat yang sudah lama tidak merasakan atmosfer kompetisi daerah secara besar. Ini menjadi kebangkitan olahraga Sumbar,” tambahnya. Komitmen Sukseskan Porprov XVI KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Porprov XVI 2026 secara profesional, merata, dan berdampak bagi pengembangan olahraga di seluruh daerah. Dengan keterlibatan banyak kabupaten dan kota, Porprov kali ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pemerataan pembangunan olahraga serta peningkatan ekonomi daerah. Download Data per 17 April 2026
Pemko Solok Perkuat Komitmen Pembinaan Atlet Jelang Porprov XVI Sumbar 2026

Solok, KONI Sumbar — Pemerintah Kota Solok menggelar kegiatan buka puasa bersama atlet dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Solok di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembinaan olahraga sekaligus kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, bersama jajaran pengurus, Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon, serta para atlet dari berbagai cabang olahraga. Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan KONI Sumbar yang dinilai menjadi motivasi besar bagi insan olahraga di daerahnya. “Kehadiran Ketua KONI Sumbar menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi atlet dan pengurus olahraga di Kota Solok,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Kota Solok telah melakukan berbagai persiapan sejak dini untuk menghadapi Porprov 2026. Menurutnya, ajang tersebut merupakan panggung penting bagi atlet untuk membuktikan hasil pembinaan dan latihan yang telah dijalani. “Porprov adalah momentum pembuktian bagi atlet. Kami berkomitmen mendukung pembinaan olahraga secara maksimal, termasuk kesiapan sebagai tuan rumah,” katanya. Selain fokus pada olahraga, Pemerintah Kota Solok juga menunjukkan perhatian terhadap masa depan generasi muda melalui program pendidikan, seperti penyediaan bimbingan belajar gratis bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan. Sementara itu, Ketua KONI Kota Solok, Rudi Horizon, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah cabang olahraga unggulan untuk menghadapi Porprov mendatang. Sedikitnya terdapat 12 cabang olahraga yang menjadi andalan, di antaranya hapkido, taekwondo, tenis lapangan, renang, atletik, pencak silat, muaythai, gulat, soft tenis, paralayang, angkat berat, dan angkat besi. “Kami optimistis dengan persiapan yang matang, target menembus lima besar pada Porprov Sumbar 2026 dapat tercapai,” ujarnya. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, dalam arahannya menyampaikan bahwa Porprov XVI Sumbar akan digelar pada 2–14 Oktober 2026 dengan sistem tuan rumah bersama di beberapa kabupaten dan kota, termasuk Kota Solok. “Kota Solok merupakan salah satu daerah yang diperhitungkan, baik sebagai tuan rumah maupun dari sisi prestasi,” katanya. Ia menambahkan, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi daerah, tetapi juga menjadi pintu awal bagi atlet untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, seperti Porwil, Pra PON 2027, hingga PON 2028. “Jadikan Porprov sebagai panggung awal untuk menunjukkan kualitas dan membuka jalan menuju prestasi nasional bahkan internasional,” tegasnya. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, Kota Solok diharapkan mampu meraih prestasi optimal sekaligus sukses sebagai tuan rumah dalam gelaran Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Empat Daerah Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov XVI Sumbar 2026, Antusiasme Terus Meningkat

Solok — Antusiasme daerah di Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah cabang olahraga Porprov XVI/2026 terus meningkat. Hingga pertengahan Maret 2026, sedikitnya empat daerah telah resmi menyerahkan surat rekomendasi kepala daerah kepada KONI Sumbar. Empat daerah tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Solok. Penyerahan terbaru datang dari Kota Solok melalui Wali Kota Ramadhani Kirana Putra kepada Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, dalam agenda buka puasa bersama. Kota Solok mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk tiga cabang olahraga, yakni aerosport, angkat besi, dan angkat berat. Pemerintah daerah optimistis kesiapan fasilitas dan dukungan penuh akan menjadi modal utama menyukseskan pelaksanaan. Sebelumnya, Kepulauan Mentawai mengusulkan cabang selancar ombak dan kabaddi. Pasaman Barat mengajukan grass track, sementara Padang Pariaman menjadi daerah dengan usulan terbanyak, yakni tujuh cabang olahraga, termasuk renang, sepak bola, judo, hingga panjat tebing. Tujuh Daerah Masih Ditunggu Ketua Panitia Porprov XVI Sumbar, Septri, menyampaikan masih ada tujuh daerah yang belum menyerahkan surat resmi, meski telah menyatakan minat. Daerah tersebut meliputi Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pesisir Selatan. “Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi. Namun kelengkapan administrasi tetap menjadi syarat utama,” ujarnya. Panitia memberikan batas waktu hingga pekan depan untuk melengkapi dokumen tersebut. Hamdanus mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang telah lebih dulu mengajukan diri. Menurutnya, keterlibatan aktif daerah menjadi kunci sukses penyelenggaraan sekaligus mendorong pemerataan pembinaan olahraga di Sumatera Barat. Penetapan resmi tuan rumah cabang olahraga nantinya akan diputuskan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bersama pemerintah daerah dan pengurus provinsi cabang olahraga. Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dan akan diikuti ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
48 Cabor Lolos Verifikasi, Porprov XVI Digelar 2–14 Oktober 2026

konisumbar.or.id – KONI Sumatera Barat memastikan pelaksanaan Porprov XVI akan digelar pada 2–14 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Event empat tahunan itu menjadi ajang kebangkitan olahraga Sumbar setelah beberapa tahun terakhir sempat tertunda. Ketua Pelaksana Porprov XVI yang juga Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, menyampaikan sebanyak 48 cabang olahraga telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan aktif secara legal melalui pendaftaran KONI kabupaten/kota. Data final cabor tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) bersama KONI kabupaten/kota dan pengurus provinsi yang dijadwalkan awal Maret 2026. Peserta Porprov XVI berasal dari seluruh kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan persyaratan atlet berstatus Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Sumbar, dibuktikan antara lain melalui KTP elektronik atau dokumen kependudukan lainnya. Dengan waktu persiapan sekitar delapan bulan, KONI Sumbar menargetkan seluruh aspek teknis dan nonteknis tuntas melalui koordinasi intensif lintas daerah dan cabang olahraga.
Ketua DPRD Agam Pastikan Dukungan Anggaran untuk Sukseskan Porprov Sumbar 2026

LUBUK BASUNG – Ketua DPRD Kabupaten Agam, Ilham, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Ilham saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, bersama Wakil Sekretaris II KONI Sumbar, Risky Syahputra, dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPRD Agam, Rabu (4/3/2026). Menurut Ilham, dukungan DPRD terhadap pelaksanaan Porprov tidak hanya bersifat simbolis, tetapi telah diwujudkan melalui kebijakan anggaran daerah. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan untuk kegiatan tersebut telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan kembali disesuaikan pada anggaran perubahan agar selaras dengan jadwal penyelenggaraan Porprov yang berada pada triwulan akhir tahun. “Pada prinsipnya DPRD Kabupaten Agam memberikan dukungan penuh. Penganggaran sudah dimasukkan dalam APBD dan nantinya juga akan diselaraskan kembali pada perubahan anggaran agar sesuai dengan jadwal pelaksanaan Porprov,” ujar Ilham. Ia menilai ajang olahraga tingkat provinsi tersebut memiliki arti penting, tidak hanya dalam mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda serta pembangunan karakter melalui olahraga. “Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga. Ini juga merupakan investasi jangka panjang bagi pembinaan atlet dan penguatan karakter generasi muda di daerah,” tambahnya. Sementara itu, persiapan Kabupaten Agam menghadapi Porprov XVI juga terus dimatangkan. KONI Kabupaten Agam sebelumnya telah melakukan kegiatan asistensi pada 16–18 Januari 2026 dengan melibatkan puluhan cabang olahraga untuk menyelaraskan data atlet serta memetakan potensi perolehan medali. Dari 48 cabang olahraga yang diundang dalam kegiatan tersebut, sekitar 32 cabang olahraga telah terdata aktif dan siap berpartisipasi dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat itu. Kabupaten Agam juga memiliki target untuk tampil kompetitif, mengingat pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya daerah ini berhasil menembus tiga besar klasemen akhir perolehan medali. Di sisi lain, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi komitmen pimpinan DPRD Agam yang dinilai memberikan dukungan nyata terhadap pembinaan atlet. Ia menyebut dukungan dari unsur legislatif sangat penting agar para atlet dapat fokus menjalani program latihan tanpa terbebani persoalan administratif maupun pendanaan. “Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kabupaten Agam. Komitmen seperti ini sangat penting agar atlet dapat berlatih dengan tenang tanpa terganggu persoalan nonteknis,” kata Hamdanus. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Porprov sangat bergantung pada kerja sama antara berbagai pihak, mulai dari DPRD, pemerintah daerah, hingga KONI dan pengurus cabang olahraga. “Jika seluruh unsur bergerak bersama, saya optimistis Kabupaten Agam dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada Porprov XVI nanti,” ujarnya. Sebagai penyelenggara, Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat juga terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Porprov XVI. Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain penyelesaian regulasi pertandingan dan technical handbook, koordinasi dengan daerah calon tuan rumah, verifikasi cabang olahraga peserta, serta pemantauan kesiapan venue dan perangkat pertandingan. Selain itu, KONI Sumbar juga memperkuat sistem pendataan atlet dan konsolidasi internal agar pelaksanaan Porprov berjalan tertib, transparan, serta sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah serta kesiapan teknis yang terus dimatangkan, Kabupaten Agam optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal sekaligus bersaing secara kompetitif pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 mendatang.
Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim Tegaskan Dukungan Atlet Porprov Sumbar 2026, Siap Kawal Anggaran

Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet dari berbagai cabang olahraga agar tetap dapat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026. Hal tersebut disampaikan Muhajir saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, yang hadir bersama Wakil Sekretaris Umum II KONI Sumbar, Risky Syahputra, di rumah dinas Ketua DPRD Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Muhajir menegaskan bahwa para atlet merupakan aset daerah yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Menurutnya, dukungan terhadap atlet bukan hanya penting untuk menghadapi kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membina generasi muda serta mengharumkan nama daerah. Ia berharap Pemerintah Kota Pariaman bersama KONI dapat segera merumuskan langkah-langkah strategis dan solusi yang konkret agar pembinaan atlet tetap berjalan dengan baik, sekaligus memastikan kesiapan kontingen menghadapi Porprov mendatang. “Sebagai Ketua DPRD, saya akan mengawal penganggaran agar kontingen Kota Pariaman dapat dipersiapkan secara maksimal sehingga mampu meraih prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” ujarnya. Sementara itu, Hamdanus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pimpinan DPRD Kota Pariaman terhadap perkembangan olahraga di daerah tersebut. Menurutnya, komitmen dari lembaga legislatif sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program pembinaan atlet. Ia menilai dukungan tersebut akan memberikan motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan tanpa terbebani persoalan nonteknis, termasuk terkait pendanaan. “Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan KONI menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan atlet menghadapi Porprov. Dengan kerja sama yang solid, saya optimistis Kota Pariaman dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” katanya. Ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Berbagai tahapan persiapan terus dipercepat oleh panitia pelaksana agar penyelenggaraan berjalan lancar. Dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat bersama KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat di Padang pada Selasa (24/2), sebanyak 11 daerah awalnya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi 12 daerah setelah satu kota lain menyatakan kesediaannya untuk ikut menjadi tuan rumah bersama dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya komitmen kesiapan daerah tuan rumah, pengawalan anggaran, serta percepatan tahapan teknis sebagai langkah awal menuju suksesnya penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat. Selanjutnya, hasil rapat tersebut akan diselaraskan dengan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga sebelum ditetapkan secara resmi dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.***
DPRD Kota Padang Dorong Kesiapan Anggaran Porprov 2026

Padang — Komisi IV DPRD Kota Padang menggelar rapat kerja bersama Dispora dan KONI Kota Padang guna membahas anggaran serta kesiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat XVI yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026. Rapat ini menjadi langkah awal evaluasi agar pelaksanaan berjalan lancar, terutama karena Kota Padang berperan sebagai tuan rumah utama. Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, meminta seluruh kebutuhan anggaran disampaikan secara terbuka. Ia menekankan pentingnya perincian biaya, mulai dari seremoni pembukaan dan penutupan hingga kebutuhan teknis kontingen. Menurutnya, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas secara detail usulan tersebut dalam pembahasan APBD maupun perubahan APBD Tahun 2026. Sementara itu, Plt Kepala Dispora Padang, Corry Saidan, menjelaskan bahwa Porprov 2026 direncanakan mulai 2 Oktober. Saat ini, KONI tengah menyusun seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan. Ia menambahkan, Dispora dan KONI Kota Padang juga telah berkoordinasi dengan KONI Sumbar untuk mempermudah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum diajukan ke legislatif. Rapat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung suksesnya Porprov Sumbar 2026 di Kota Padang.