Balap Sepeda Sumbar Raih 1 Emas dan 2 Perak di Kejurnas ICF Pangandaran 2026

PANGANDARAN – Kontingen balap sepeda Sumatera Barat tampil membanggakan pada ajang Indonesia Cycling Federation (ICF) National Championship Road 2026 yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, 18-21 Juni 2026. Hingga hari ketiga perlombaan, tim Sumbar berhasil mengoleksi satu medali emas dan dua medali perak. Medali emas dipersembahkan oleh Rasjid Sahroni pada nomor Men Youth Individual Time Trial (ITT). Atlet muda andalan Sumbar itu juga menambah raihan medali perak pada nomor Men Youth Individual Road Race (IRR). Sementara satu medali perak lainnya diraih Khalifatul Umar Sidiq pada nomor Individual Time Trial (ITT) Men U-23. Kontingen Sumbar pada kejuaraan nasional tersebut diperkuat empat atlet, yakni Khalifatul Umar Sidiq, Ade Meisa, Rasjid Sahroni, dan Fernando Ibrahim. Mereka didampingi dua pelatih, Varian Kashira Putra dan Rafky Hidayat. Selain raihan medali, atlet binaan KONI Sumbar Ade Meisa juga menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi keenam nomor Men Elite Individual Time Trial (ITT). Ade masih berpeluang menambah prestasi Sumbar karena akan tampil pada nomor Individual Road Race (IRR) Men Elite. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, memberikan apresiasi atas capaian atlet balap sepeda Sumbar di ajang nasional tersebut. “Ini prestasi yang sangat membanggakan. Rasjid membuktikan pembinaan usia muda di Sumbar berjalan di jalur yang benar. Medali emas di Kejurnas level nasional merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan dukungan semua pihak. Semoga ini menjadi awal perjalanan prestasi yang lebih besar bagi Rasjid dan atlet-atlet Sumbar lainnya,” ujar Hamdanus. Pelatih ISSI Sumbar, Varian Kashira Putra, mengatakan keberhasilan Rasjid tidak terlepas dari persiapan yang matang sebelum berlaga di Pangandaran. “Rasjid menjalani program latihan dan adaptasi lintasan dengan baik. Dia tampil disiplin, sabar mengikuti ritme balapan, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada saat yang tepat. Hasil ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet Sumbar,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Umum ICF Sumbar, dr. Budi Azwar, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atlet Sumbar yang mampu bersaing dengan pebalap terbaik dari berbagai provinsi. “Alhamdulillah, hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan balap sepeda di Sumatera Barat terus berkembang. Raihan satu emas dan dua perak menjadi modal berharga untuk menghadapi agenda-agenda besar ke depan. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, serta dukungan KONI Sumbar yang terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga prestasi,” ujar dr. Budi Azwar. Menurutnya, peluang Sumbar untuk menambah medali masih terbuka melalui penampilan Ade Meisa pada nomor Men Elite Individual Road Race. “Kami berharap Ade dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik. Apa pun hasilnya nanti, seluruh atlet telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan membawa nama baik Sumatera Barat di tingkat nasional,” tambahnya. Kejurnas ICF National Championship Road 2026 di Pangandaran diikuti sekitar 450 atlet dari 26 provinsi di Indonesia. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang balap sepeda terbesar di Tanah Air sekaligus wadah pencarian atlet potensial untuk memperkuat Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional. (*)
Sekum KONI Sumbar Dampingi Farhan Berlaga di Kejuaraan Karate Asia 2026

BALI– Atlet karate binaan KONI Sumatera Barat, Bripda Farhan Al Amin, mendapat dukungan langsung dari Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, saat memperkuat Tim Nasional Indonesia pada Kejuaraan Karate Asia ke-22 dan Para-Karate Asia ke-5 (AKF Championship) 2026 di Bali, 18–21 Juni 2026. Kehadiran Dipo di arena kejuaraan menjadi bentuk nyata komitmen KONI Sumbar dalam mendampingi dan memberikan motivasi kepada atlet daerah yang tampil membawa nama Indonesia di pentas internasional. Farhan yang merupakan anggota Satbrimob Polda Sumbar dipercaya memperkuat Timnas Indonesia di nomor kumite putra kelas -67 kilogram, bersaing dengan karateka-karateka terbaik Asia. “Farhan adalah atlet binaan KONI Sumatera Barat. Sudah menjadi kewajiban kami memberikan dukungan penuh kepada atlet yang berjuang membawa nama Indonesia. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk support moral agar Farhan bisa tampil maksimal,” ujar Dipo di Bali, Kamis (18/6/2026) Kepercayaan membela Indonesia pada ajang AKF Championship menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier Farhan. Atlet muda asal Sumbar tersebut sebelumnya berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Sumbar pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan menjuarai Kejuaraan Karate Open Piala Wali Kota Padang 2025. Menurut Anandya, kesempatan tampil di kejuaraan level Asia merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang dan konsistensi prestasi yang ditunjukkan Farhan selama ini. Ia berharap pengalaman bertanding menghadapi atlet-atlet terbaik Asia dapat menjadi bekal berharga bagi Farhan untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya di masa mendatang. “Terlepas dari hasil yang diraih nanti, kepercayaan memperkuat Timnas Indonesia di level Asia merupakan kebanggaan besar bagi Sumatera Barat. Semoga Farhan mampu memberikan penampilan terbaik dan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berprestasi,” katanya. Kejuaraan Karate Asia ke-22 dan Kejuaraan Para-Karate Asia ke-5 yang berlangsung di Bali diikuti ratusan karateka terbaik dari berbagai negara Asia di bawah naungan Asian Karate Federation (AKF). Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate paling bergengsi di kawasan Asia sekaligus panggung pembuktian bagi atlet-atlet terbaik untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. (jiga)
Menuju PON 2028, KONI Sumbar Harapkan Dukungan Pangdam untuk Atlet TNI AD

PADANG — KONI Sumbar berharap dukungan penuh Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol agar atlet-atlet asal Sumbar yang kini berstatus prajurit TNI Angkatan Darat tetap mendapat kesempatan membela daerah pada berbagai ajang olahraga nasional menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT 2028. Harapan tersebut disampaikan Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, saat beraudiensi dengan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol yang diwakili Asisten Teritorial (Aster) Kolonel Candra di Makodam, Padang, Rabu (17/6/2026). Dalam pertemuan itu, Hamdanus didampingi Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumbar Jasman Herry serta jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumbar. Hamdanus mengatakan, atlet-atlet Sumbar yang telah direkrut menjadi prajurit TNI AD merupakan aset olahraga daerah yang perlu terus dibina dan diberikan ruang untuk tetap berprestasi di arena olahraga nasional. “Kami memohon dukungan Bapak Pangdam agar atlet-atlet Sumbar yang kini mengabdi sebagai prajurit TNI AD tetap dapat membela Sumatera Barat pada berbagai agenda olahraga nasional. Mereka adalah aset olahraga daerah yang telah dibina sejak usia muda dan memiliki potensi besar mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional,” ujar Hamdanus. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting mengingat Sumbar tengah menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi Porprov Sumbar 2026, Pra-PON 2027, hingga PON XXII NTB-NTT 2028. Salah satu cabang olahraga yang membutuhkan dukungan tersebut adalah dayung. Pengprov PODSI Sumbar saat ini tengah melaksanakan program pembinaan dan pemusatan latihan jangka panjang di Padang dan Danau Atas, Kabupaten Solok, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov XVI Sumbar 2026, Kejurnas 2026, Pra-PON 2027, dan PON 2028. Dalam program tersebut, terdapat dua atlet dayung Sumbar yang kini bertugas sebagai prajurit TNI AD di Yonif TP 904/Gara Mata, yakni Prada Kilpan Puberi dan Prada Zaki Hibrizi. Keduanya direkomendasikan oleh Pengprov PODSI Sumbar untuk mendapatkan izin dan dispensasi mengikuti pemusatan latihan hingga akhir tahun 2026 guna memperkuat tim dayung Sumbar pada agenda nasional mendatang. Selain meminta dukungan terhadap atlet yang telah menjadi prajurit TNI AD, Hamdanus juga berharap TNI AD memberikan perhatian kepada atlet-atlet berprestasi asal Sumbar melalui jalur rekrutmen. “Kami berharap atlet-atlet berprestasi asal Sumbar dapat memperoleh kesempatan dan prioritas dalam proses rekrutmen TNI AD sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi yang telah mereka persembahkan bagi daerah dan bangsa,” katanya. Hamdanus juga berharap Pangdam berkenan memberikan motivasi kepada atlet-atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan provinsi (Pelatprov) agar semakin bersemangat dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan nasional. Menanggapi hal tersebut, Kolonel Candra menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk atlet-atlet yang berstatus prajurit. “Atlet adalah duta daerah dan bangsa. Prajurit TNI yang juga berstatus atlet harus tetap diberi ruang untuk mengembangkan prestasinya selama tidak mengganggu tugas pokok kedinasan. Kami akan berupaya memberikan dukungan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya. Ia juga berpesan agar para atlet Sumbar terus menjaga disiplin dan semangat juang dalam mengejar prestasi. “Jangan pernah berhenti bermimpi menjadi juara. Disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah adalah modal utama untuk mencapai prestasi. Jadilah atlet yang membanggakan Sumatera Barat sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya. Dalam audiensi tersebut, KONI Sumbar turut menyampaikan data sejumlah atlet binaan yang kini berstatus anggota TNI AD, di antaranya atlet gulat Sumbar Letnan Dua Infanteri Gilang Ilhaza, S.Pd., Gr., yang bertugas sebagai Pama Mabes TNI pada Pusjaspermildas TNI, atlet Muaythai Prada Andika Mandala Darma yang bertugas di Yon TP 954/Naga Berkisar Kodam I/Bukit Barisan, serta dua atlet dayung PODSI Sumbar, Prada Kilpan Puberi dan Prada Zaki Hibrizi dari Yonif TP 904/Gara Mata. KONI Sumbar berharap sinergi antara dunia olahraga dan TNI AD terus terjalin demi memperkuat persiapan kontingen Ranah Minang menuju PON 2028. (jiga)
KONI Sumbar dan Dispora Perkuat Koordinasi, Persiapan Porprov XVI 2026 Kian Matang

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Dispora) terus memperkuat sinergi dalam mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026. Hal ini ditandai dengan digelarnya pertemuan koordinasi lanjutan di Kantor Dispora Sumbar, Kamis (12/3/2026). Rapat tersebut dipimpin Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur Musa, yang didampingi jajaran pejabat terkait. Dari KONI Sumbar hadir Ketua Umum Hamdanus, Ketua Pelaksana Porprov Septri, serta Sekretaris KONI Sumbar Risky Syahputra. Pertemuan ini difokuskan pada percepatan berbagai aspek strategis menjelang pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Mahdianur Musa menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh suksesnya pelaksanaan ajang olahraga terbesar di tingkat daerah tersebut. Menurutnya, Porprov tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus mempererat kebersamaan antar daerah di Sumatera Barat. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara Dispora dan KONI agar seluruh tahapan persiapan berjalan tepat waktu. “Kita ingin semua aspek, mulai dari kesiapan venue, teknis pertandingan, hingga dukungan anggaran dan administrasi, dapat dituntaskan lebih awal sehingga pelaksanaan berjalan maksimal,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan sinkronisasi dengan Dispora terkait kebutuhan teknis dan kesiapan daerah peserta. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan seluruh elemen pendukung Porprov telah siap jauh sebelum pelaksanaan dimulai. “Porprov ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menjaring atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” katanya. Ia menambahkan, hasil dari Porprov XVI nantinya diharapkan mampu menjadi dasar pembinaan atlet menuju ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Ketua Pelaksana Porprov, Septri, turut menyampaikan bahwa panitia terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, termasuk cabang olahraga dan pemerintah daerah. “Seluruh persiapan terus kita kebut, baik dari sisi teknis pertandingan, perangkat pertandingan, hingga koordinasi dengan daerah peserta. Targetnya, semua cabang olahraga dapat dipertandingkan sesuai jadwal,” ujarnya. Sebagai informasi, Porprov XVI Sumatera Barat menjadi ajang yang sangat dinantikan setelah sempat vakum selama delapan tahun, dengan penyelenggaraan terakhir pada 2018. Selain menjadi barometer pembinaan olahraga daerah, ajang ini juga menjadi pintu awal bagi atlet menuju level kompetisi nasional.
Zikrha Dwi Putri, Atlet Teqball Peraih Perak SEA Games 2025 Disambut di BIM

PADANG— Zikrha Dwi Putri, Peraih medali perak SEA Games 2025 Thailand dari nomor teqball single putri, disambut di Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (16/12/2025). Begitu sampai di pintu kedatangan bandara, pahlawan Merah-Putih itu disambut pengalungan bunga oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar Mahdianur, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Plh Sekretaris KONI Sumbar Zaimul Bahri, Waketum Vi KONI Sumbar Revdi Iwan Syahputra. Turut juga dalam penyambutan Kabid Kesejahteraan Pelaku Olahraga Liswendi Kamar, Kabid Organisasi Syahindra Nurben, Kabid Humas Hendri Parjiga, Sekum Pengprov Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia ( POTSI) Sumbar Peba Raski dan jajarannya, beserta keluarga Zikrha. Seperti dikutip fokussumbar.com, Zikrha meraih medali perak setelah tampil hingga partai final SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand, Jumat (13/12/2025). Pada laga puncak, atlet asal Kota Pariaman tersebut harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Jutatip Kuntatong, atlet peringkat satu dunia teqball saat ini. Meski gagal meraih emas, capaian tersebut dinilai sebagai prestasi membanggakan bagi Indonesia dan Sumatera Barat. Sebelumnya, Zikrha tampil impresif dengan menyingkirkan Nur Natasha Amyra (Malaysia) di semifinal serta Hsu Mon Aung (Myanmar) di perempat final. Kepala Dispora Sumbar Mahdianur yang tak bisa menyembunyikan rasa harunya menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. “Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa dan patut kita banggakan. Ini bukan hanya keberhasilan pribadi Zikrha, tetapi juga menjadi bukti kebangkitan olahraga Sumatera Barat di level nasional dan internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Sumbar mampu bersaing dengan atlet terbaik Asia Tenggara,” ujar Mahdianur. Mahdinur menambahkan, capaian ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi yang baik antara Dispora Sumbar, KONI Sumbar, serta pengurus cabang olahraga. Ke depan, prestasi Zikrha harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Sumbar agar terus berlatih dan berprestasi,” tambahnya. Hal senada, juga diungkapkan Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus. Menurut Hamdanus, prestasi Zikrha membuktikan atlet Sumatera Barat memiliki daya saing di tingkat Asia Tenggara. “Kami mengucapkan terima kasih karena telah mengharumkan nama daerah dan Indonesia,” kata Hamdanus. Hamdanus menekankan bahwa sudah seharusnya atlet berprestasi mendapat jaminan masa depan. “KONI Sumbar berkomitmen tidak hanya hadir saat atlet menang, tetapi juga memperjuangkan keberlanjutan karier dan kesejahteraan mereka. Atlet seperti Zikrha harus mendapat dukungan konkret melalui jalur prestasi, baik dalam pembinaan lanjutan maupun akses pengabdian kepada negara. Ini tanggung jawab moral kita bersama,” tegasnya. Di balik kesuksesannya itu, Zikrha Dwi Putri secara terbuka menyampaikan harapannya untuk mendapat dukungan menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). “Cita-cita menjadi anggota Polri itu merupakan keinginan Zikrha sejak kecil. Saya berharap Dispora Sumbar dan KONI Sumbar bisa membantu memperjuangkan keinginan saya ini melalui jalur prestasi. Saya ingin tetap mengabdi untuk negara, baik melalui olahraga maupun melalui institusi Polri,” tegas Zikrha. Lalu, siapa Zikrha Dwi Putri? Ia lahir di Pariaman pada 23 Desember 2004. Zikrha merupakan mahasiswa tingkat akhir STIT Tarbiyah Syeh Burhanuddin Padang Pariaman, Program Studi Pendidikan PAUD. Anak kedua dari empat bersaudara pasangan M. Rodi dan Fitria Yenti ini sebelumnya merupakan atlet sepak takraw yang dibina melalui PPLP Sumbar sejak 2018, dan telah meraih sejumlah prestasi, mulai dari lokal, regional, nasional, hingga internasional. (ndri)