PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Dispora) terus memperkuat sinergi dalam mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026. Hal ini ditandai dengan digelarnya pertemuan koordinasi lanjutan di Kantor Dispora Sumbar, Kamis (12/3/2026).
Rapat tersebut dipimpin Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur Musa, yang didampingi jajaran pejabat terkait. Dari KONI Sumbar hadir Ketua Umum Hamdanus, Ketua Pelaksana Porprov Septri, serta Sekretaris KONI Sumbar Risky Syahputra.
Pertemuan ini difokuskan pada percepatan berbagai aspek strategis menjelang pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Mahdianur Musa menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh suksesnya pelaksanaan ajang olahraga terbesar di tingkat daerah tersebut. Menurutnya, Porprov tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus mempererat kebersamaan antar daerah di Sumatera Barat.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara Dispora dan KONI agar seluruh tahapan persiapan berjalan tepat waktu.
“Kita ingin semua aspek, mulai dari kesiapan venue, teknis pertandingan, hingga dukungan anggaran dan administrasi, dapat dituntaskan lebih awal sehingga pelaksanaan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan sinkronisasi dengan Dispora terkait kebutuhan teknis dan kesiapan daerah peserta.
Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan seluruh elemen pendukung Porprov telah siap jauh sebelum pelaksanaan dimulai.
“Porprov ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menjaring atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” katanya.
Ia menambahkan, hasil dari Porprov XVI nantinya diharapkan mampu menjadi dasar pembinaan atlet menuju ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ketua Pelaksana Porprov, Septri, turut menyampaikan bahwa panitia terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, termasuk cabang olahraga dan pemerintah daerah.
“Seluruh persiapan terus kita kebut, baik dari sisi teknis pertandingan, perangkat pertandingan, hingga koordinasi dengan daerah peserta. Targetnya, semua cabang olahraga dapat dipertandingkan sesuai jadwal,” ujarnya.
Sebagai informasi, Porprov XVI Sumatera Barat menjadi ajang yang sangat dinantikan setelah sempat vakum selama delapan tahun, dengan penyelenggaraan terakhir pada 2018. Selain menjadi barometer pembinaan olahraga daerah, ajang ini juga menjadi pintu awal bagi atlet menuju level kompetisi nasional.






