Katiet Jadi Alternatif Venue Porprov Sumbar XVI 2026

Mentawai – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026 terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah survei lokasi venue selancar ombak di kawasan Katiet, Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan survei ini dilaksanakan setelah pelantikan pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian persiapan daerah dalam menyambut ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Penanggung jawab (PIC) venue Porprov, Dr. Risky, menyampaikan bahwa dari hasil peninjauan, kawasan Katiet dinilai cukup layak untuk diperhitungkan sebagai alternatif lokasi pertandingan, selain Pantai Mapadegat yang selama ini menjadi opsi utama. Menurutnya, kondisi geografis pantai di Katiet yang relatif landai memberikan peluang tidak hanya untuk cabang olahraga selancar ombak, tetapi juga memungkinkan dipertandingkannya cabang olahraga lain. “Pantai Katiet cukup potensial. Selain untuk selancar, kondisi pantainya juga mendukung kemungkinan digelarnya cabang olahraga lain seperti kabaddi, sepak takraw, dan beberapa nomor lainnya,” ujarnya. Meski demikian, keputusan akhir terkait penetapan venue akan tetap melalui kesepakatan bersama antara tuan rumah dan pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga, dengan fasilitasi dari KONI Sumatera Barat. Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar menegaskan bahwa keberadaan beberapa alternatif lokasi justru menjadi keuntungan dalam mengantisipasi faktor cuaca yang kerap berubah, khususnya di wilayah pesisir Mentawai. “Dengan bertambahnya titik lokasi dan masih berada dalam satu pulau, yakni Sipora, hal ini semakin menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat layak menjadi tuan rumah pertandingan selancar ombak pada Porprov Sumbar 2026,” ungkapnya. Tak hanya dari sisi olahraga, kawasan Katiet dan wilayah Kepulauan Mentawai secara umum juga menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Dikenal sebagai salah satu destinasi selancar kelas dunia, Mentawai memiliki ombak yang konsisten, garis pantai yang masih alami, serta panorama laut biru jernih yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Keasrian alam Mentawai yang masih terjaga menjadi nilai tambah tersendiri. Hamparan pantai berpasir putih, hutan tropis yang hijau, serta kehidupan masyarakat lokal yang masih kental dengan budaya tradisional menjadikan kawasan ini tidak hanya ideal untuk ajang olahraga, tetapi juga sebagai destinasi sport tourism unggulan di Sumatera Barat. Dengan kombinasi potensi olahraga dan pariwisata tersebut, pelaksanaan Porprov Sumbar XVI 2026 diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Mentawai.

Atlet Silat Sumbar Borong Medali di Belgia, Disambut Meriah

PADANG – Tiga atlet pencak silat Sumatera Barat sukses mengharumkan nama daerah dan Indonesia di ajang internasional Belgium Open Pencak Silat Championship 2026. Mereka tiba di Padang pada Kamis (30/4/2026) dan disambut hangat oleh jajaran KONI Sumatera Barat, aparat kepolisian, serta para atlet di bandara. Penyambutan dipimpin langsung Wakil Ketua II KONI Sumbar, Dr. Septri, didampingi Kepala Bidang Talent Manajemen Pelaku Olahraga Liswendi Kamar dan Kabid Humas Hendri Parjiga dan Abdul Rouf anggota tim Digitalisasi dan Branding Koni Sumatera Barat. Kehadiran personel dari Polda Sumatera Barat turut menambah suasana penuh kebanggaan atas prestasi yang diraih. Kejuaraan yang berlangsung pada 24–26 April 2026 di Sporthal Vordenstein, Schoten, Belgia tersebut menghasilkan torehan gemilang bagi kontingen Sumbar. Mereka berhasil membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Medali emas diraih oleh Ramaken Sigit yang tampil impresif di kelas E (65–70 kg) putra. Sementara itu, Zahra Fadli menyumbangkan medali perak dari kelas D (60–65 kg) putri. Adapun medali perunggu dipersembahkan M. Farid di kelas B (50–55 kg) putra. Ketiga atlet tersebut diketahui berasal dari perguruan Satria Muda Indonesia. Selain aktif sebagai atlet, mereka juga memiliki latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam. Ramaken merupakan anggota Direktorat Samapta Polda Sumbar sejak 2025 melalui jalur prestasi. Farid tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Padang jurusan Manajemen Rekayasa Konstruksi, sementara Zahra adalah mahasiswa di STIKes Indonesia. Wakil Ketua II KONI Sumbar, Dr. Septri, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet di Sumatera Barat berjalan dengan baik dan mampu bersaing di tingkat internasional. “Prestasi ini sangat membanggakan. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga di Sumatera Barat,” ujarnya. Namun demikian, ia mengingatkan para atlet untuk tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak agenda penting yang harus dipersiapkan ke depan, mulai dari Porprov, Porwil, Babak Kualifikasi PON, hingga puncaknya PON 2028 di NTT dan NTB. “Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Target ke depan jauh lebih besar,” tegasnya. Sebelumnya, prestasi membanggakan juga ditorehkan atlet taekwondo Sumbar, Ressya Faolingga, yang meraih satu emas dan satu perak di 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang. Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah bersama KONI Sumbar berencana mengarak para atlet berprestasi tersebut dalam kegiatan car free day di Kota Padang. Selain itu, para atlet juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat pada awal Mei 2026 mendatang.

Atlet Taekwondo Sumbar Ressya Faolingga Tiba di Padang, Disambut Hangat Usai Raih Emas dan Perak di Jepang

PADANG — Kebanggaan kembali dirasakan masyarakat Sumatera Barat. Atlet taekwondo andalan daerah, Ressya Faolingga, tiba di Kota Padang, Rabu (29/4/2026), usai mengukir prestasi gemilang di ajang 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang. Dalam kejuaraan internasional tersebut, Ressya berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perak untuk Indonesia. Kedatangan Ressya yang akrab disapa Olin itu disambut langsung di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) oleh Direktur Samapta (Sabhara) Polda Sumbar Kombes Pol Akmadi. Turut hadir Wakil Ketua II KONI Sumbar, Dr. Septri beserta jajaran, perwakilan Dispora Sumbar, Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Sumbar Yudha A. Nugraha, keluarga, serta rekan-rekan Olin sesama Polwan di Dit Sabhara Polda Sumbar. Suasana haru dan bangga menyelimuti penyambutan atlet berprestasi tersebut. Keberhasilan ini merupakan lanjutan dari capaian luar biasa yang sebelumnya telah diberitakan, di mana Ressya tampil impresif di kelas -68 kilogram putri dan sukses menjadi yang terbaik di ajang yang berlangsung pada 24–27 April 2026 di Sakai City Ohama Arena, Osaka. Ia tampil sebagai bagian dari Pelatnas Polri dan menunjukkan performa konsisten sepanjang kejuaraan. Wakil Ketua Umum KONI Sumbar, Dr. Septri, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Ressya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet di Sumatera Barat yang berjalan secara berjenjang dan berkelanjutan. “Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Sumatera Barat, tetapi juga Indonesia. Ressya telah menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat dunia,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan Ressya menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet muda Sumbar untuk terus berjuang dan meningkatkan kualitas diri. “Kami di KONI Sumbar sangat bangga dengan capaian Ressya. Ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kerja keras, atlet Sumbar mampu bersaing di level internasional. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi pemicu semangat bagi atlet lainnya,” ungkap Anandya. Sebelumnya, Ressya yang merupakan atlet binaan Sumbar telah meniti karier dari program pembinaan sejak usia dini dan terus menunjukkan perkembangan signifikan hingga dipercaya tampil di ajang internasional. Capaian di Jepang ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet potensial Indonesia di cabang olahraga taekwondo. Kejuaraan WATA Open 2026 sendiri diikuti oleh atlet dari berbagai negara dan menjadi salah satu ajang bergengsi dalam cabang olahraga taekwondo. Dengan kepulangan Ressya ke Padang, KONI Sumbar memastikan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan atlet berprestasi guna menjaga konsistensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua KONI Sumbar Lepas Kontingen Senam Senior Menuju Kejurnas 2026 di Bandung

Padang — Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, secara resmi melepas kontingen Sumatera Barat yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional Senam Senior Tahun 2026 di Bandung. Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor KONI Sumbar pada Selasa, 28 April 2026, dengan penuh semangat dan optimisme. Kejuaraan yang akan digelar pada 1 hingga 10 Mei 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet untuk menunjukkan kualitas terbaik sekaligus melanjutkan tren positif prestasi olahraga Sumatera Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tiga atlet terbaik Sumatera Barat yang akan tampil adalah Gilang Ramadhan, Irvan Gusalim, dan M. Abdul Malik. Mereka akan didampingi oleh pelatih Sutrisno, dengan target mampu tampil maksimal, percaya diri, serta membawa pulang prestasi membanggakan. Dalam sambutannya, Hamdanus menegaskan bahwa keberangkatan kontingen senam ini tidak terlepas dari semangat kebangkitan prestasi olahraga Sumbar yang terus menunjukkan hasil positif dalam berbagai ajang. Ia mencontohkan capaian terbaru atlet Sumbar di level internasional. Sebelumnya, atlet taekwondo Sumbar, Ressya Faolingga, berhasil meraih medali emas pada ajang internasional WATA 2026 di Jepang, yang menjadi kebanggaan daerah dan bukti bahwa atlet Sumbar mampu bersaing di level dunia . Tidak hanya itu, cabang olahraga silat juga mencatat prestasi membanggakan dengan raihan 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu pada ajang Harimau Belgium International Championship 2026 di Belgia . Menurut Hamdanus, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh atlet, termasuk kontingen senam, untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan mental bertanding. “Prestasi yang telah diraih atlet-atlet Sumbar di tingkat internasional menjadi bukti bahwa kita memiliki potensi besar. Saya berharap atlet senam yang berangkat hari ini dapat melanjutkan tren positif tersebut dan memberikan hasil terbaik untuk Sumatera Barat,” ujarnya. KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan, agar semakin banyak atlet daerah yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional.

KONI Sumbar Bentuk Tim Fundraising, Perkuat Pembiayaan Porprov XVI 2026 dan Pembinaan Atlet

Padang — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat resmi membentuk tim fundraising guna menggalang dukungan sponsor untuk menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026. Tim ini diketuai oleh Reido Deskumar, dengan Sengaja Budi Syukur sebagai Ketua Dewan Penasehat. Pembentukan tim tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, dalam rapat internal di Kantor KONI Sumbar pada Selasa (27/4/2026). Langkah ini menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan pembiayaan event olahraga terbesar di Sumbar sekaligus memperkuat keberlanjutan pembinaan atlet. Hamdanus menegaskan, kehadiran tim fundraising diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya sektor swasta dan dunia usaha, sehingga pelaksanaan Porprov Sumbar XVI dapat berlangsung maksimal tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah. “Tim ini kita bentuk untuk menghadirkan solusi konkret dalam pembiayaan, tidak hanya untuk Porprov, tetapi juga untuk mendukung atlet-atlet binaan KONI Sumbar agar terus berkembang dan berprestasi,” ujar Hamdanus. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan tokoh profesional seperti Sengaja Budi Syukur menjadi nilai tambah tersendiri dalam membangun kepercayaan mitra sponsor. Sementara itu, Ketua Tim Fundraising, Reido Deskumar, menyatakan kesiapan timnya untuk bergerak cepat menyusun strategi dan menjalin komunikasi dengan berbagai calon sponsor, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Kami akan menyusun pendekatan yang profesional dan terukur, mulai dari pemetaan potensi sponsor hingga penawaran paket kerja sama yang saling menguntungkan. Target kami bukan hanya sukses Porprov, tetapi juga membangun ekosistem pendanaan olahraga yang berkelanjutan di Sumatera Barat,” ungkap Reido. Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat, Sengaja Budi Syukur, menilai bahwa olahraga memiliki nilai strategis yang tinggi, baik dari sisi prestasi maupun dampak ekonomi. “Porprov bukan sekadar event olahraga, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi daerah dan promosi potensi Sumatera Barat. Dunia usaha tentu memiliki kepentingan untuk terlibat, dan kami akan menjembatani hal tersebut agar tercipta sinergi yang kuat antara olahraga dan sektor bisnis,” ujar Sengaja. Dengan terbentuknya tim fundraising ini, KONI Sumbar optimistis pelaksanaan Porprov XVI 2026 akan semakin solid, sekaligus menjadi tonggak baru dalam penguatan pembiayaan olahraga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Atlet Silat Sumbar Sabet 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu di Harimau Belgium International Championship 2026 Belgia

PADANG — Atlet Silat Sumbar kembali mencatatkan kebanggaan di pentas internasional. Setelah sebelumnya diberangkatkan mengikuti ajang Harimau Belgium International Championship 2026, tiga atlet pencak silat Sumatera Barat sukses mempersembahkan prestasi gemilang dengan torehan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Kejuaraan yang berlangsung pada 24–26 April 2026 di Schoten, Belgia tersebut memang menjadi momentum penting bagi atlet Sumbar untuk menguji kemampuan di level dunia sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional. Adapun raihan medali yang berhasil dicatatkan adalah: Ramaken Sigit meraih medali emas Zahra Fadli meraih medali perak M. Farid meraih medali perunggu Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan atlet berdaya saing tinggi di tingkat global. Koni Sumbar Apresiasi Ketua Pelatprov Sumbar, Dr. Risky Syahputra, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian luar biasa tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak dalam proses pembinaan. “Selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal dan mengharumkan nama Sumatera Barat serta Indonesia. Ini adalah hasil dari disiplin, latihan keras, dan semangat juang yang tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, turut memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tim silat Sumbar di ajang internasional tersebut. Ia menilai capaian ini menjadi motivasi besar bagi atlet lain untuk terus berprestasi. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan ini. Ini membuktikan bahwa atlet Sumatera Barat mampu bersaing dan berprestasi di level internasional. KONI Sumbar akan terus memberikan dukungan penuh agar prestasi seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung atlet pencak silat nasional yang konsisten melahirkan prestasi. KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan, peningkatan kualitas, serta membuka lebih banyak peluang bagi atlet tampil di ajang internasional. Semangat juang dan hasil membanggakan ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh cabang olahraga di Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai agenda besar ke depan, termasuk Porprov dan event nasional lainnya.

Atlet Taekwondo Sumbar Raih Emas di Kejuaraan Internasional WATA 2026 Jepang

Padang, KONI Sumbar — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Sumatera Barat di kancah internasional. Atlet Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, Ressya Faolingga (Olin), berhasil meraih medali emas untuk Indonesia pada ajang 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Osaka, Jepang. Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Sumatera Barat sekaligus bukti nyata bahwa atlet daerah mampu bersaing di level dunia. KONI Sumbar menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak dalam pembinaan olahraga prestasi. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Ressya Faolingga. Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan semangat pembinaan atlet di Sumatera Barat. “Prestasi ini adalah kebanggaan bagi Sumatera Barat. Ressya Faolingga telah membuktikan bahwa atlet kita mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat internasional. Ini harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujar Hamdanus. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh World All Taekwondo Association (WATA) ini merupakan salah satu event internasional yang diikuti oleh atlet dari berbagai negara. WATA Open dikenal sebagai ajang bergengsi yang mengedepankan kualitas teknik, pengalaman tanding, serta sportivitas tinggi dalam olahraga taekwondo. KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas atlet melalui pembinaan berkelanjutan, dukungan program latihan, serta membuka peluang lebih luas bagi atlet Sumbar untuk tampil di berbagai kejuaraan internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi dunia olahraga Sumatera Barat dalam menatap agenda-agenda besar ke depan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti Pekan Olahraga Provinsi XVI Sumatera Barat pada 2 -14 Oktober 2026.

KONI Sumbar Lakukan Monev Tarung Derajat, Fokus Persiapan Kejurnas 2026

Padang — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesiapan atlet binaan menghadapi agenda nasional. Pada Minggu, 26 April 2026, KONI Sumbar melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) cabang olahraga tarung derajat yang berlangsung di Kota Padang. Kegiatan monev ini dipimpin oleh Hilmainur Syampurma, S.Pd, M.Pd, AIFMO-P bersama Ardo Okilanda, M.Pd. Keduanya melakukan pemantauan langsung terhadap proses latihan atlet binaan KONI Sumbar sebagai bagian dari penguatan pembinaan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun 2026, menunggu jadwal resmi dari PB Kodrat. Dalam sesi latihan tersebut, dari lima atlet binaan KONI Sumbar, tercatat tiga atlet hadir mengikuti latihan secara penuh. Sementara dua atlet lainnya berhalangan hadir dengan alasan sakit dan kegiatan perkuliahan. Latihan berlangsung di bawah pendampingan dua pelatih binaan KONI Sumbar, yakni Fuad dan Ade. Keduanya secara konsisten hadir mendampingi dan mengawasi jalannya latihan, memastikan setiap program berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun. Program latihan yang diberikan kepada para atlet dinilai telah berjalan sesuai dengan jadwal dan target yang ditetapkan. Materi latihan difokuskan pada peningkatan teknik, fisik, serta kesiapan mental atlet dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional. Selain atlet binaan KONI Sumbar, kegiatan latihan juga diikuti oleh sejumlah atlet dari Pengurus Cabang (Pengcab) Kodrat Kota Padang. Kehadiran atlet daerah ini turut menambah intensitas dan kualitas latihan melalui sparring dan interaksi teknik di lapangan. Melalui kegiatan monev ini, KONI Sumbar berharap proses pembinaan atlet tarung derajat dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam memastikan setiap atlet berada pada performa terbaiknya jelang Kejurnas mendatang.

Musorkot KONI Payakumbuh Digelar, KONI Sumbar Dorong Regenerasi dan Sukses Porprov 2026

Payakumbuh — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dengan agenda pemilihan Ketua KONI masa bakti 2026–2030. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (25/4/2026), dan mendapat perhatian penuh dari KONI Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan organisasi olahraga daerah. Dari perspektif KONI Sumbar, Musorkot ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan serta peningkatan kualitas pembinaan atlet di daerah. Hadir mewakili KONI Sumbar, Wakil Ketua III Editiawarman, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Ketua Bidang Sarpras Azwar Akip, serta Humas Ridho Syarlinto. Turut hadir unsur Pemerintah Kota Payakumbuh, yakni Asisten Pemerintahan Novriwandi, Ketua DPRD Wirman Putra, Kadispora Yunida Fatwa, serta Ketua KONI Payakumbuh periode 2022–2026 Yengki Oktrio. Tiga bakal calon yang maju dalam Musorkot ini adalah Armen Faindal, Jeffry Ricardo Magno, dan Chairul Mufti—yang seluruhnya merupakan figur aktif dalam pembinaan olahraga di Payakumbuh. Dalam sambutannya, Editiawarman menegaskan bahwa dinamika pencalonan menunjukkan proses regenerasi yang sehat di tubuh KONI Payakumbuh. Dari tujuh kandidat yang sempat berminat, empat memperoleh dukungan cabang olahraga, dan tiga resmi mengembalikan formulir pencalonan. “Ini menandakan banyaknya calon pemimpin olahraga di Payakumbuh. Apalagi yang maju saat ini relatif masih muda. Siapapun yang terpilih adalah pilihan terbaik kita bersama,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh insan olahraga untuk bersatu mendukung kepengurusan baru dan berperan aktif dalam menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Menurutnya, Porprov yang sempat vakum selama delapan tahun kini tengah dipersiapkan secara maksimal oleh panitia SC dan OC. Hingga saat ini, sudah ada empat kabupaten/kota yang dipastikan menjadi tuan rumah dari total 12 daerah yang sebelumnya menyatakan minat. “Sudah empat daerah yang clear. Payakumbuh jangan sampai tertinggal untuk ambil bagian sebagai tuan rumah Porprov,” tegas Editiawarman. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musorkot KONI Payakumbuh. Ia menilai forum ini menjadi indikator positif bagi kemajuan tata kelola organisasi olahraga di daerah. “Selamat atas pelaksanaan Musorkot. Kami berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Payakumbuh di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya. Ucapan selamat sekaligus dorongan transformasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum VII KONI Sumbar, Dolla Indra, yang membidangi digitalisasi dan sertifikasi. Ia menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam tata kelola organisasi olahraga. “KONI Payakumbuh ke depan harus mulai memperkuat sistem digital, baik dalam pendataan atlet, manajemen kompetisi, hingga transparansi organisasi. Selain itu, peningkatan sertifikasi pelatih dan tenaga keolahragaan juga menjadi kunci dalam mendorong prestasi yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya. Ia menambahkan, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadapi era olahraga modern yang berbasis data dan profesionalisme. KONI Sumbar optimistis, melalui proses demokratis dan semangat regenerasi yang kuat, KONI Payakumbuh akan semakin solid dan mampu berkontribusi besar dalam peta prestasi olahraga Sumatera Barat.

Aguswanto Pimpin JMSI Sumbar, KONI Sumbar Siap Perkuat Kolaborasi Informasi Olahraga

Padang, 25 April 2026 — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat menyambut positif terpilihnya Aguswanto sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar periode 2026–2030. Aguswanto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Sumbar yang digelar di aula Kantor DPD Golkar Sumbar, Padang, Sabtu (25/4/2026). KONI Sumbar: Media Mitra Strategis Olahraga Ketua KONI Sumbar, Hamdanus menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Aguswanto. Menurutnya, JMSI memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi olahraga kepada masyarakat luas. “Kami dari KONI Sumbar mengucapkan selamat kepada Aguswanto atas terpilihnya sebagai Ketua JMSI Sumbar. Kami berharap JMSI terus menjadi partner terbaik dalam menyebarluaskan informasi kegiatan olahraga, program KONI, serta prestasi atlet-atlet Sumatera Barat,” ujarnya. Ia menegaskan, sinergi antara KONI dan media sangat dibutuhkan, terutama dalam menyukseskan agenda besar olahraga daerah, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Dorong Publikasi Prestasi Atlet Sumbar KONI Sumbar menilai, publikasi yang kuat akan berdampak langsung terhadap peningkatan motivasi atlet dan dukungan masyarakat terhadap dunia olahraga. “Peran media sangat krusial. Atlet butuh publikasi, dan JMSI bisa menjadi jembatan informasi agar capaian atlet Sumbar dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya. Selain itu, KONI juga berharap JMSI mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, edukatif, dan membangun citra positif olahraga Sumbar. Aguswanto Siap Perkuat Organisasi dan Kolaborasi Sementara itu, Aguswanto menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi JMSI Sumbar melalui konsolidasi internal serta memperluas jaringan kepengurusan di kabupaten dan kota. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, legislatif, serta stakeholder lainnya. “Ke depan, kami ingin JMSI Sumbar tidak hanya berkembang secara organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” kata Aguswanto. Program prioritas lainnya meliputi pengembangan kapasitas pemilik media online, serta edukasi kepada generasi muda melalui kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Sinergi untuk Kemajuan Olahraga Sumbar Dengan kepengurusan baru JMSI Sumbar, KONI optimistis kolaborasi yang terjalin akan semakin kuat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong publikasi yang lebih masif, akurat, dan inspiratif tentang perkembangan olahraga di Sumatera Barat. “Ini momentum yang baik. Kami siap berjalan bersama JMSI untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih maju dan dikenal luas,” tutup Ketua KONI Sumbar.

ALAMAT

Jl. Rasuna Said No.87, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

KONI SUMBAR

STRUKTUR KONI SUMBAR

KONI KABUPATEN / KOTA

PENGPROV

PRESTASI

RILIS MEDIA

© 2025 dikelola oleh bidang digitalisasi koni sumatera barat