PADANG — Kebanggaan kembali dirasakan masyarakat Sumatera Barat. Atlet taekwondo andalan daerah, Ressya Faolingga, tiba di Kota Padang, Rabu (29/4/2026), usai mengukir prestasi gemilang di ajang 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang. Dalam kejuaraan internasional tersebut, Ressya berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perak untuk Indonesia.
Kedatangan Ressya yang akrab disapa Olin itu disambut langsung di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) oleh Direktur Samapta (Sabhara) Polda Sumbar Kombes Pol Akmadi. Turut hadir Wakil Ketua II KONI Sumbar, Dr. Septri beserta jajaran, perwakilan Dispora Sumbar, Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Sumbar Yudha A. Nugraha, keluarga, serta rekan-rekan Olin sesama Polwan di Dit Sabhara Polda Sumbar. Suasana haru dan bangga menyelimuti penyambutan atlet berprestasi tersebut.
Keberhasilan ini merupakan lanjutan dari capaian luar biasa yang sebelumnya telah diberitakan, di mana Ressya tampil impresif di kelas -68 kilogram putri dan sukses menjadi yang terbaik di ajang yang berlangsung pada 24–27 April 2026 di Sakai City Ohama Arena, Osaka. Ia tampil sebagai bagian dari Pelatnas Polri dan menunjukkan performa konsisten sepanjang kejuaraan.
Wakil Ketua Umum KONI Sumbar, Dr. Septri, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Ressya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet di Sumatera Barat yang berjalan secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Sumatera Barat, tetapi juga Indonesia. Ressya telah menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan Ressya menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet muda Sumbar untuk terus berjuang dan meningkatkan kualitas diri.
“Kami di KONI Sumbar sangat bangga dengan capaian Ressya. Ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kerja keras, atlet Sumbar mampu bersaing di level internasional. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi pemicu semangat bagi atlet lainnya,” ungkap Anandya.
Sebelumnya, Ressya yang merupakan atlet binaan Sumbar telah meniti karier dari program pembinaan sejak usia dini dan terus menunjukkan perkembangan signifikan hingga dipercaya tampil di ajang internasional. Capaian di Jepang ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet potensial Indonesia di cabang olahraga taekwondo.
Kejuaraan WATA Open 2026 sendiri diikuti oleh atlet dari berbagai negara dan menjadi salah satu ajang bergengsi dalam cabang olahraga taekwondo. Dengan kepulangan Ressya ke Padang, KONI Sumbar memastikan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan atlet berprestasi guna menjaga konsistensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.






