KONI Sumbar Bentuk Tim Fundraising, Perkuat Pembiayaan Porprov XVI 2026 dan Pembinaan Atlet

Padang — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat resmi membentuk tim fundraising guna menggalang dukungan sponsor untuk menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026. Tim ini diketuai oleh Reido Deskumar, dengan Sengaja Budi Syukur sebagai Ketua Dewan Penasehat. Pembentukan tim tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, dalam rapat internal di Kantor KONI Sumbar pada Selasa (27/4/2026). Langkah ini menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan pembiayaan event olahraga terbesar di Sumbar sekaligus memperkuat keberlanjutan pembinaan atlet. Hamdanus menegaskan, kehadiran tim fundraising diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya sektor swasta dan dunia usaha, sehingga pelaksanaan Porprov Sumbar XVI dapat berlangsung maksimal tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah. “Tim ini kita bentuk untuk menghadirkan solusi konkret dalam pembiayaan, tidak hanya untuk Porprov, tetapi juga untuk mendukung atlet-atlet binaan KONI Sumbar agar terus berkembang dan berprestasi,” ujar Hamdanus. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan tokoh profesional seperti Sengaja Budi Syukur menjadi nilai tambah tersendiri dalam membangun kepercayaan mitra sponsor. Sementara itu, Ketua Tim Fundraising, Reido Deskumar, menyatakan kesiapan timnya untuk bergerak cepat menyusun strategi dan menjalin komunikasi dengan berbagai calon sponsor, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Kami akan menyusun pendekatan yang profesional dan terukur, mulai dari pemetaan potensi sponsor hingga penawaran paket kerja sama yang saling menguntungkan. Target kami bukan hanya sukses Porprov, tetapi juga membangun ekosistem pendanaan olahraga yang berkelanjutan di Sumatera Barat,” ungkap Reido. Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat, Sengaja Budi Syukur, menilai bahwa olahraga memiliki nilai strategis yang tinggi, baik dari sisi prestasi maupun dampak ekonomi. “Porprov bukan sekadar event olahraga, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi daerah dan promosi potensi Sumatera Barat. Dunia usaha tentu memiliki kepentingan untuk terlibat, dan kami akan menjembatani hal tersebut agar tercipta sinergi yang kuat antara olahraga dan sektor bisnis,” ujar Sengaja. Dengan terbentuknya tim fundraising ini, KONI Sumbar optimistis pelaksanaan Porprov XVI 2026 akan semakin solid, sekaligus menjadi tonggak baru dalam penguatan pembiayaan olahraga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Atlet Silat Sumbar Sabet 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu di Harimau Belgium International Championship 2026 Belgia

PADANG — Atlet Silat Sumbar kembali mencatatkan kebanggaan di pentas internasional. Setelah sebelumnya diberangkatkan mengikuti ajang Harimau Belgium International Championship 2026, tiga atlet pencak silat Sumatera Barat sukses mempersembahkan prestasi gemilang dengan torehan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Kejuaraan yang berlangsung pada 24–26 April 2026 di Schoten, Belgia tersebut memang menjadi momentum penting bagi atlet Sumbar untuk menguji kemampuan di level dunia sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional. Adapun raihan medali yang berhasil dicatatkan adalah: Ramaken Sigit meraih medali emas Zahra Fadli meraih medali perak M. Farid meraih medali perunggu Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan atlet berdaya saing tinggi di tingkat global. Koni Sumbar Apresiasi Ketua Pelatprov Sumbar, Dr. Risky Syahputra, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian luar biasa tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak dalam proses pembinaan. “Selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal dan mengharumkan nama Sumatera Barat serta Indonesia. Ini adalah hasil dari disiplin, latihan keras, dan semangat juang yang tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, turut memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tim silat Sumbar di ajang internasional tersebut. Ia menilai capaian ini menjadi motivasi besar bagi atlet lain untuk terus berprestasi. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan ini. Ini membuktikan bahwa atlet Sumatera Barat mampu bersaing dan berprestasi di level internasional. KONI Sumbar akan terus memberikan dukungan penuh agar prestasi seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung atlet pencak silat nasional yang konsisten melahirkan prestasi. KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan, peningkatan kualitas, serta membuka lebih banyak peluang bagi atlet tampil di ajang internasional. Semangat juang dan hasil membanggakan ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh cabang olahraga di Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai agenda besar ke depan, termasuk Porprov dan event nasional lainnya.
Atlet Taekwondo Sumbar Raih Emas di Kejuaraan Internasional WATA 2026 Jepang

Padang, KONI Sumbar — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Sumatera Barat di kancah internasional. Atlet Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, Ressya Faolingga (Olin), berhasil meraih medali emas untuk Indonesia pada ajang 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Osaka, Jepang. Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Sumatera Barat sekaligus bukti nyata bahwa atlet daerah mampu bersaing di level dunia. KONI Sumbar menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak dalam pembinaan olahraga prestasi. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Ressya Faolingga. Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan semangat pembinaan atlet di Sumatera Barat. “Prestasi ini adalah kebanggaan bagi Sumatera Barat. Ressya Faolingga telah membuktikan bahwa atlet kita mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat internasional. Ini harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujar Hamdanus. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh World All Taekwondo Association (WATA) ini merupakan salah satu event internasional yang diikuti oleh atlet dari berbagai negara. WATA Open dikenal sebagai ajang bergengsi yang mengedepankan kualitas teknik, pengalaman tanding, serta sportivitas tinggi dalam olahraga taekwondo. KONI Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas atlet melalui pembinaan berkelanjutan, dukungan program latihan, serta membuka peluang lebih luas bagi atlet Sumbar untuk tampil di berbagai kejuaraan internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi dunia olahraga Sumatera Barat dalam menatap agenda-agenda besar ke depan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti Pekan Olahraga Provinsi XVI Sumatera Barat pada 2 -14 Oktober 2026.
KONI Sumbar Lakukan Monev Tarung Derajat, Fokus Persiapan Kejurnas 2026

Padang — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesiapan atlet binaan menghadapi agenda nasional. Pada Minggu, 26 April 2026, KONI Sumbar melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) cabang olahraga tarung derajat yang berlangsung di Kota Padang. Kegiatan monev ini dipimpin oleh Hilmainur Syampurma, S.Pd, M.Pd, AIFMO-P bersama Ardo Okilanda, M.Pd. Keduanya melakukan pemantauan langsung terhadap proses latihan atlet binaan KONI Sumbar sebagai bagian dari penguatan pembinaan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun 2026, menunggu jadwal resmi dari PB Kodrat. Dalam sesi latihan tersebut, dari lima atlet binaan KONI Sumbar, tercatat tiga atlet hadir mengikuti latihan secara penuh. Sementara dua atlet lainnya berhalangan hadir dengan alasan sakit dan kegiatan perkuliahan. Latihan berlangsung di bawah pendampingan dua pelatih binaan KONI Sumbar, yakni Fuad dan Ade. Keduanya secara konsisten hadir mendampingi dan mengawasi jalannya latihan, memastikan setiap program berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun. Program latihan yang diberikan kepada para atlet dinilai telah berjalan sesuai dengan jadwal dan target yang ditetapkan. Materi latihan difokuskan pada peningkatan teknik, fisik, serta kesiapan mental atlet dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional. Selain atlet binaan KONI Sumbar, kegiatan latihan juga diikuti oleh sejumlah atlet dari Pengurus Cabang (Pengcab) Kodrat Kota Padang. Kehadiran atlet daerah ini turut menambah intensitas dan kualitas latihan melalui sparring dan interaksi teknik di lapangan. Melalui kegiatan monev ini, KONI Sumbar berharap proses pembinaan atlet tarung derajat dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam memastikan setiap atlet berada pada performa terbaiknya jelang Kejurnas mendatang.
Musorkot KONI Payakumbuh Digelar, KONI Sumbar Dorong Regenerasi dan Sukses Porprov 2026

Payakumbuh — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dengan agenda pemilihan Ketua KONI masa bakti 2026–2030. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (25/4/2026), dan mendapat perhatian penuh dari KONI Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan organisasi olahraga daerah. Dari perspektif KONI Sumbar, Musorkot ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan serta peningkatan kualitas pembinaan atlet di daerah. Hadir mewakili KONI Sumbar, Wakil Ketua III Editiawarman, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Ketua Bidang Sarpras Azwar Akip, serta Humas Ridho Syarlinto. Turut hadir unsur Pemerintah Kota Payakumbuh, yakni Asisten Pemerintahan Novriwandi, Ketua DPRD Wirman Putra, Kadispora Yunida Fatwa, serta Ketua KONI Payakumbuh periode 2022–2026 Yengki Oktrio. Tiga bakal calon yang maju dalam Musorkot ini adalah Armen Faindal, Jeffry Ricardo Magno, dan Chairul Mufti—yang seluruhnya merupakan figur aktif dalam pembinaan olahraga di Payakumbuh. Dalam sambutannya, Editiawarman menegaskan bahwa dinamika pencalonan menunjukkan proses regenerasi yang sehat di tubuh KONI Payakumbuh. Dari tujuh kandidat yang sempat berminat, empat memperoleh dukungan cabang olahraga, dan tiga resmi mengembalikan formulir pencalonan. “Ini menandakan banyaknya calon pemimpin olahraga di Payakumbuh. Apalagi yang maju saat ini relatif masih muda. Siapapun yang terpilih adalah pilihan terbaik kita bersama,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh insan olahraga untuk bersatu mendukung kepengurusan baru dan berperan aktif dalam menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Menurutnya, Porprov yang sempat vakum selama delapan tahun kini tengah dipersiapkan secara maksimal oleh panitia SC dan OC. Hingga saat ini, sudah ada empat kabupaten/kota yang dipastikan menjadi tuan rumah dari total 12 daerah yang sebelumnya menyatakan minat. “Sudah empat daerah yang clear. Payakumbuh jangan sampai tertinggal untuk ambil bagian sebagai tuan rumah Porprov,” tegas Editiawarman. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musorkot KONI Payakumbuh. Ia menilai forum ini menjadi indikator positif bagi kemajuan tata kelola organisasi olahraga di daerah. “Selamat atas pelaksanaan Musorkot. Kami berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Payakumbuh di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya. Ucapan selamat sekaligus dorongan transformasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum VII KONI Sumbar, Dolla Indra, yang membidangi digitalisasi dan sertifikasi. Ia menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam tata kelola organisasi olahraga. “KONI Payakumbuh ke depan harus mulai memperkuat sistem digital, baik dalam pendataan atlet, manajemen kompetisi, hingga transparansi organisasi. Selain itu, peningkatan sertifikasi pelatih dan tenaga keolahragaan juga menjadi kunci dalam mendorong prestasi yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya. Ia menambahkan, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadapi era olahraga modern yang berbasis data dan profesionalisme. KONI Sumbar optimistis, melalui proses demokratis dan semangat regenerasi yang kuat, KONI Payakumbuh akan semakin solid dan mampu berkontribusi besar dalam peta prestasi olahraga Sumatera Barat.
Aguswanto Pimpin JMSI Sumbar, KONI Sumbar Siap Perkuat Kolaborasi Informasi Olahraga

Padang, 25 April 2026 — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat menyambut positif terpilihnya Aguswanto sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar periode 2026–2030. Aguswanto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Sumbar yang digelar di aula Kantor DPD Golkar Sumbar, Padang, Sabtu (25/4/2026). KONI Sumbar: Media Mitra Strategis Olahraga Ketua KONI Sumbar, Hamdanus menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Aguswanto. Menurutnya, JMSI memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi olahraga kepada masyarakat luas. “Kami dari KONI Sumbar mengucapkan selamat kepada Aguswanto atas terpilihnya sebagai Ketua JMSI Sumbar. Kami berharap JMSI terus menjadi partner terbaik dalam menyebarluaskan informasi kegiatan olahraga, program KONI, serta prestasi atlet-atlet Sumatera Barat,” ujarnya. Ia menegaskan, sinergi antara KONI dan media sangat dibutuhkan, terutama dalam menyukseskan agenda besar olahraga daerah, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Dorong Publikasi Prestasi Atlet Sumbar KONI Sumbar menilai, publikasi yang kuat akan berdampak langsung terhadap peningkatan motivasi atlet dan dukungan masyarakat terhadap dunia olahraga. “Peran media sangat krusial. Atlet butuh publikasi, dan JMSI bisa menjadi jembatan informasi agar capaian atlet Sumbar dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya. Selain itu, KONI juga berharap JMSI mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, edukatif, dan membangun citra positif olahraga Sumbar. Aguswanto Siap Perkuat Organisasi dan Kolaborasi Sementara itu, Aguswanto menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi JMSI Sumbar melalui konsolidasi internal serta memperluas jaringan kepengurusan di kabupaten dan kota. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, legislatif, serta stakeholder lainnya. “Ke depan, kami ingin JMSI Sumbar tidak hanya berkembang secara organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” kata Aguswanto. Program prioritas lainnya meliputi pengembangan kapasitas pemilik media online, serta edukasi kepada generasi muda melalui kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Sinergi untuk Kemajuan Olahraga Sumbar Dengan kepengurusan baru JMSI Sumbar, KONI optimistis kolaborasi yang terjalin akan semakin kuat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong publikasi yang lebih masif, akurat, dan inspiratif tentang perkembangan olahraga di Sumatera Barat. “Ini momentum yang baik. Kami siap berjalan bersama JMSI untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih maju dan dikenal luas,” tutup Ketua KONI Sumbar.
KONI Sumbar Apresiasi Pengukuhan Pencak Silat Militer oleh Pangdam, Dorong Dukungan Porprov

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menyambut positif pengukuhan pencak silat militer yang diresmikan oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., pada Kamis, 23 April 2026. Dari perspektif KONI Sumbar, langkah ini tidak hanya memperkuat kemampuan bela diri prajurit, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pelestarian nilai budaya sekaligus pembinaan olahraga prestasi, khususnya cabang pencak silat di daerah. Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga. Selain itu, pencak silat juga menjadi bagian penting dalam pembinaan fisik dan karakter prajurit TNI Angkatan Darat. “Pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya dan identitas bangsa yang harus terus kita jaga,” ujar Mayjen TNI Arief Gajah Mada. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Sumbar, Ketua Harian IPSI Sumbar Martias Wanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Maidianur, serta Ketua KONI Sumbar Hamdanus. KONI Sumbar Dorong Sinergi untuk Porprov Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menegaskan bahwa momentum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara TNI dan dunia olahraga di Sumatera Barat. Ia menyampaikan bahwa KONI Sumbar tengah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan kembali digelar setelah vakum selama kurang lebih delapan tahun. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, sangat dibutuhkan agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berkualitas. “Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak, termasuk Pangdam dan jajaran, agar Porprov dapat terlaksana dengan baik dan menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” ujar Hamdanus. Peluang Atlet Masuk TNI Semakin Terbuka KONI Sumbar juga menilai sinergi dengan TNI membuka peluang lebih luas bagi atlet berprestasi untuk berkarier di lingkungan militer. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi atlet daerah untuk terus meningkatkan prestasi. Hamdanus menyebutkan, beberapa atlet Sumatera Barat telah berhasil bergabung dengan TNI, bahkan ada yang telah menjadi perwira. Namun, masih banyak atlet lain yang membutuhkan dukungan dan fasilitasi agar dapat mengikuti jejak tersebut. “Kami melihat potensi besar atlet Sumbar untuk berkarier di TNI. Ke depan, kami berharap adanya dukungan hingga ke tingkat satuan agar pembinaan atlet semakin optimal,” katanya. Pangdam Siap Perkuat Kolaborasi Menanggapi hal tersebut, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan KONI Sumbar dan seluruh insan olahraga di daerah. Ke depan, komunikasi dan kolaborasi akan terus ditingkatkan guna mendukung pembinaan atlet serta pengembangan olahraga prestasi di Sumatera Barat. KONI Sumbar menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus menjaga nilai budaya melalui pencak silat. (**)
Atlet dan Pelatih Silat Sumbar Bertolak ke Belgia, KONI Sumbar Dukung Penuh Kiprah Internasional

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menyampaikan dukungan penuh atas keberangkatan atlet dan pelatih pencak silat asal Sumbar yang akan mengikuti rangkaian kegiatan internasional di Belgia. Keberangkatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Harimau Belgium International Championship yang akan digelar pada 24–26 April 2026 di di Sporthal Vordenstein, Schoten, Belgia. Sebelumnya, para atlet dan pelatih telah mengikuti pemusatan latihan (training centre) di Jakarta pada 6–28 April 2026. Adapun atlet dan pelatih asal Sumatera Barat yang tergabung dalam kontingen tersebut adalah: M. Farid (Kelas A Putra) Ramaken Sigit (Kelas E Putra) Zahra Fadli (Kelas D Putri) Hendri, SH (Pelatih) Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus menyampaikan bahwa keikutsertaan atlet dalam ajang internasional ini menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding di level dunia. “Kami bangga atlet dan pelatih silat Sumatera Barat mendapat kesempatan tampil di kejuaraan internasional. Ini bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah global,” ujarnya. KONI Sumbar menilai, keikutsertaan dalam kejuaraan internasional seperti ini merupakan bagian dari pembinaan prestasi berkelanjutan, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan atlet menuju event yang lebih besar ke depan. Selain itu, pengalaman bertanding di luar negeri diharapkan mampu meningkatkan mental, teknik, dan daya saing atlet Sumbar agar semakin kompetitif. “Kami berharap para atlet dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi. Dukungan penuh terus kami berikan sebagai bentuk komitmen dalam memajukan olahraga prestasi di Sumatera Barat,” tambahnya setelah melantik Koni Kota Solok, Rabu, 22 April 2026. Keberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa atlet-atlet binaan daerah memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai salah satu daerah penghasil atlet silat berprestasi di Indonesia.
KONI Sumbar Lantik KONI Kota Solok, Target Tiga Besar Porprov 2026 Dicanangkan

SOLOK — KONI Sumatera Barat terus memperkuat konsolidasi organisasi olahraga di daerah dengan melantik pengurus KONI Kota Solok masa bakti 2026–2030, Rabu (22/4/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan prestasi atlet daerah menuju Porprov Sumbar 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kubuang 13 Kota Solok tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi Septri, Plh Sekretaris Umum Rizky Saputra, serta jajaran pengurus KONI kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) serta pengesahan melalui Surat Keputusan KONI Sumbar, sebagai bagian dari upaya penguatan struktur organisasi olahraga di tingkat daerah. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mempercepat pembinaan atlet secara terarah dan berkelanjutan. “Pelantikan ini adalah bagian dari konsolidasi besar KONI Sumbar dalam menghadapi Porprov 2026. Kita ingin seluruh daerah, termasuk Kota Solok, siap secara organisasi, pembinaan, dan prestasi,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar merupakan ajang strategis yang telah lama dinantikan, setelah sempat tertunda dalam beberapa periode. “Sudah cukup lama Porprov tidak terlaksana. Ini momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat, dan harus kita sukseskan bersama,” ujarnya. Lebih lanjut, Hamdanus mendorong dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan anggaran, agar program pembinaan atlet dapat berjalan optimal. “Kami berharap dukungan pemerintah daerah, termasuk Kota Solok, dapat maksimal terutama dari sisi anggaran. Ini penting agar target prestasi bisa tercapai,” tambahnya. Sementara itu, Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi maksimal dalam Porprov 2026. Ia menargetkan Kota Solok mampu menembus tiga besar dalam ajang tersebut. “Kami menargetkan masuk tiga besar Porprov Sumbar 2026. Ini menjadi semangat baru untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga Kota Solok,” ujarnya. Rudi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikutsertakan sekitar 42 cabang olahraga dalam berbagai ajang, baik tingkat daerah maupun nasional, serta siap menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga. Di sisi lain, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyatakan dukungan penuh terhadap pengurus KONI yang baru dilantik, terutama dalam penguatan pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi prestasi jangka panjang. “Pemerintah Kota Solok bersama Forkopimda siap mendukung. Kita ingin KONI Kota Solok mampu menorehkan prestasi dan mencapai target tiga besar di Porprov 2026,” ungkapnya. Dengan pelantikan ini, KONI Sumbar menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang solid dan kompetitif di seluruh kabupaten/kota. Sinergi antara KONI provinsi, daerah, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.
DPRD Sumbar Komit Dukung Anggaran KONI Jelang Porprov 2026

PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dengan pemangku kebijakan daerah. Dalam pertemuan strategis bersama DPRD Sumbar yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Sumbar pada Selasa, 21 April 2026, pembahasan difokuskan pada dukungan anggaran serta keberlanjutan program pembinaan olahraga menjelang Porprov Sumbar 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sumbar Drs. Muhidi, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Wakil Ketua Umum III Editiawarman, Wakil Ketua Umum VII Dolla Indra, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Kabid Anggaran Nanda dan Riko Onki Putra. Dalam kesempatan tersebut, jajaran KONI Sumbar memaparkan berbagai program strategis pembinaan atlet serta kebutuhan anggaran guna menunjang peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat. Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang akan digelar pada 2–14 Oktober 2026. Ketua DPRD Sumbar, Drs. Muhidi, menyatakan komitmen kuat lembaganya untuk terus mendukung kemajuan olahraga di Ranah Minang. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mendorong kebijakan dan penguatan anggaran agar seluruh agenda olahraga, termasuk Porprov, dapat berjalan sukses. “DPRD Sumbar memiliki komitmen untuk mendukung olahraga daerah. Kegiatan seperti Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan atlet dan kebanggaan daerah,” ujarnya. Dukungan tersebut menjadi energi positif bagi KONI Sumbar dalam menjalankan berbagai program pembinaan berkelanjutan. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DPRD Sumbar selama ini, baik secara moril maupun melalui kebijakan yang berpihak pada kemajuan olahraga. “Kami mengapresiasi dukungan DPRD Sumbar yang selama ini konsisten membantu KONI, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran. Ini menjadi kekuatan besar bagi kami dalam membina atlet dan mempersiapkan ajang-ajang penting,” ungkap Hamdanus. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara KONI dan DPRD merupakan faktor kunci dalam mewujudkan prestasi olahraga Sumatera Barat, baik di tingkat regional maupun nasional. Pertemuan ini sekaligus mempertegas bahwa pembangunan olahraga tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor. Dengan sinergi yang kuat antara KONI Sumbar dan DPRD, diharapkan pembinaan atlet semakin optimal dan mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat di masa mendatang.