Payakumbuh — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dengan agenda pemilihan Ketua KONI masa bakti 2026–2030. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (25/4/2026), dan mendapat perhatian penuh dari KONI Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan organisasi olahraga daerah.
Dari perspektif KONI Sumbar, Musorkot ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan serta peningkatan kualitas pembinaan atlet di daerah.
Hadir mewakili KONI Sumbar, Wakil Ketua III Editiawarman, Wakil Sekretaris Umum Dr. Risky Syahputra, Ketua Bidang Sarpras Azwar Akip, serta Humas Ridho Syarlinto. Turut hadir unsur Pemerintah Kota Payakumbuh, yakni Asisten Pemerintahan Novriwandi, Ketua DPRD Wirman Putra, Kadispora Yunida Fatwa, serta Ketua KONI Payakumbuh periode 2022–2026 Yengki Oktrio.
Tiga bakal calon yang maju dalam Musorkot ini adalah Armen Faindal, Jeffry Ricardo Magno, dan Chairul Mufti—yang seluruhnya merupakan figur aktif dalam pembinaan olahraga di Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Editiawarman menegaskan bahwa dinamika pencalonan menunjukkan proses regenerasi yang sehat di tubuh KONI Payakumbuh. Dari tujuh kandidat yang sempat berminat, empat memperoleh dukungan cabang olahraga, dan tiga resmi mengembalikan formulir pencalonan.
“Ini menandakan banyaknya calon pemimpin olahraga di Payakumbuh. Apalagi yang maju saat ini relatif masih muda. Siapapun yang terpilih adalah pilihan terbaik kita bersama,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh insan olahraga untuk bersatu mendukung kepengurusan baru dan berperan aktif dalam menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Menurutnya, Porprov yang sempat vakum selama delapan tahun kini tengah dipersiapkan secara maksimal oleh panitia SC dan OC. Hingga saat ini, sudah ada empat kabupaten/kota yang dipastikan menjadi tuan rumah dari total 12 daerah yang sebelumnya menyatakan minat.
“Sudah empat daerah yang clear. Payakumbuh jangan sampai tertinggal untuk ambil bagian sebagai tuan rumah Porprov,” tegas Editiawarman.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musorkot KONI Payakumbuh. Ia menilai forum ini menjadi indikator positif bagi kemajuan tata kelola organisasi olahraga di daerah.
“Selamat atas pelaksanaan Musorkot. Kami berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Payakumbuh di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Ucapan selamat sekaligus dorongan transformasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum VII KONI Sumbar, Dolla Indra, yang membidangi digitalisasi dan sertifikasi. Ia menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam tata kelola organisasi olahraga.
“KONI Payakumbuh ke depan harus mulai memperkuat sistem digital, baik dalam pendataan atlet, manajemen kompetisi, hingga transparansi organisasi. Selain itu, peningkatan sertifikasi pelatih dan tenaga keolahragaan juga menjadi kunci dalam mendorong prestasi yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadapi era olahraga modern yang berbasis data dan profesionalisme.
KONI Sumbar optimistis, melalui proses demokratis dan semangat regenerasi yang kuat, KONI Payakumbuh akan semakin solid dan mampu berkontribusi besar dalam peta prestasi olahraga Sumatera Barat.






