Padang, KONI Sumbar — Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Barat memanggil 53 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Pertemuan berlangsung pada 10–11 April 2026 di Kantor KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said, Padang.
Kegiatan ini melibatkan Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), serta Bidang Perencanaan (Rena) KONI Sumbar untuk membahas alokasi anggaran bagi masing-masing cabang olahraga.
Ketua OC Porprov, Septri, menyampaikan bahwa dari total cabor yang diundang, masih terdapat beberapa yang belum hadir, di antaranya panjat tebing, akuatik, menembak, atletik, dan sambo.
Dalam forum tersebut, setiap cabang olahraga diberikan pemahaman terkait besaran anggaran yang akan dialokasikan melalui APBD Provinsi Sumatera Barat. Septri menegaskan bahwa pembagian dana tidak dilakukan secara merata, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabor.
“Setiap cabor memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari honor wasit dan juri, konsumsi, hingga kebutuhan teknis lainnya. Karena itu, alokasi anggaran disesuaikan secara proporsional,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara cabang olahraga dengan daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Hal ini karena pemerintah daerah turut menanggung sejumlah kebutuhan teknis pelaksanaan pertandingan.
“Daerah tuan rumah bertanggung jawab terhadap penginapan wasit dan juri, penyediaan venue, layanan kesehatan, kebersihan, keamanan, hingga panitia lokal. Karena itu, cabor harus segera berkoordinasi,” tambahnya.
Sementara itu, cabang olahraga sambo terancam tidak dapat berpartisipasi dalam Porprov 2026. Hingga saat ini, persyaratan administrasi belum terpenuhi, termasuk pengajuan venue dan penunjukan technical delegate.
“Jika persyaratan tidak segera dilengkapi, maka sambo berpotensi tidak dapat dipertandingkan,” tegas Septri.
Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dan diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet daerah sekaligus ajang seleksi menuju kompetisi tingkat nasional.






